Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

8 Bacaan Wajib Mahasiswa tentang Gerakan, Kritik, dan Kesadaran Sosial

Redaksi by Redaksi
Desember 20, 2025 12:38 pm
in Politik
 Tiga cover novel tentang gerakan mahasiswa. Foto / Gemini.

 Tiga cover novel tentang gerakan mahasiswa. Foto / Gemini.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Aktivisme mahasiswa kerap hadir sebagai denyut perubahan dalam sejarah Indonesia. Selain tercatat dalam arsip peristiwa dan lembaran berita, dinamika gerakan mahasiswa juga terekam dalam karya sastra dan buku reflektif.

Melalui novel dan catatan personal, para penulis menghadirkan potret kegelisahan, perlawanan, serta kesadaran kritis generasi muda dalam menghadapi ketidakadilan sosial dan kekuasaan negara.

READ ALSO

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Mahasiswa Baru Wajib Pilih Unisma untuk Masa Depan Gemilang

Berikut adalah beberapa buku yang bisa menjadi rujukan penting dalam membaca dunia aktivisme mahasiswa, baik secara historis maupun kultural.

1. Laut Bercerita

Novel ini mengisahkan nasib aktivis mahasiswa pada era Orde Baru yang menjadi korban penculikan paksa. Tokoh Laut Biru digambarkan sebagai representasi mahasiswa idealis yang berani melawan represi negara.

Laut Bercerita tidak hanya merekam perjuangan gerakan bawah tanah, tetapi juga menghadirkan luka kolektif keluarga korban pelanggaran HAM.

Penulis: Leila S. Chudori
Tahun Terbit: 2017
Penerbit: Pepustakaan Populer Gramedia (KPG)

2. Pulang

Pulang mengangkat kisah para eksil politik Indonesia pasca-1965 yang hidup di pengasingan. Meski tidak sepenuhnya berlatar kampus, novel ini menampilkan kesinambungan idealisme aktivisme lintas generasi. Semangat perlawanan, solidaritas, dan pencarian identitas menjadi benang merah cerita.

Penulis: Leila S. Chudori
Tahun Terbit: 2012
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)

Baca Juga: Mahasiswa di Malang Jadi Korban Dugaan Kekerasan Seksual Sesama Jenis di Vila Kota Batu

3. BEM

Buku ini mengulas dinamika organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa sebagai ruang pembelajaran politik mahasiswa. Konflik internal, tarik-menarik kepentingan, hingga pertarungan idealisme digambarkan secara realistis. BEM merepresentasikan kampus sebagai miniatur praktik demokrasi.

Penulis: Alit Susanto
Tahun Terbit: 2018
Penerbit: Indie Book Corner

4. Catatan Seorang Demonstran

Kumpulan catatan harian dan esai Soe Hok Gie ini menjadi salah satu karya paling berpengaruh dalam literatur gerakan mahasiswa Indonesia. Isinya memuat kritik terhadap kekuasaan, refleksi moral, serta kegelisahan seorang mahasiswa yang memilih tetap kritis di tengah arus politik. Buku ini hingga kini masih menjadi bacaan wajib kalangan aktivis.

Penulis: Soe Hok Gie
Tahun Terbit: 1983
Penerbit: LP3ES

5. Matahari Merah Bulan Mei

Novel ini berlatar peristiwa Mei 1998, masa krusial runtuhnya Orde Baru. Mochtar Lubis menggambarkan situasi sosial-politik yang penuh ketegangan, demonstrasi mahasiswa, dan kekerasan struktural. Karya ini menjadi refleksi sastra atas peristiwa sejarah yang menentukan arah reformasi Indonesia.

Penulis: Mochtar Lubis
Tahun Terbit: 1998
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia

6. Negeri Para Bedebah

Meski berlatar dunia ekonomi dan keuangan global, novel ini sarat kritik terhadap oligarki dan praktik kekuasaan yang korup. Semangat perlawanan intelektual dalam Negeri Para Bedebah kerap dibaca relevan dengan kesadaran kritis mahasiswa dalam membaca ketimpangan sistemik.

Penulis: Tere Liye
Tahun Terbit: 2012
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

7. Amba

Amba mengangkat tragedi politik pasca-1965 melalui kisah personal. Tokoh Bhisma digambarkan sebagai aktivis dan intelektual muda yang terjebak dalam pusaran sejarah. Novel ini menunjukkan bagaimana aktivisme mahasiswa dan kekuasaan negara berdampak panjang terhadap kehidupan individu.

Penulis: Laksmi Pamuntjak
Tahun Terbit: 2012
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

8. Mei Hwa dan Sang Pelintas Zaman

Novel ini menuturkan perjalanan sejarah bangsa dari perspektif tokoh perempuan keturunan Tionghoa. Dengan latar peristiwa sosial-politik dan dinamika gerakan mahasiswa, buku ini mengangkat isu identitas, diskriminasi, serta perjuangan kemanusiaan lintas generasi.

Penulis: Afifah Afra
Tahun Terbit: 2018
Penerbit: DIVA Press

Buku-buku berlatar aktivisme mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya berlangsung di ruang aksi, tetapi juga hidup dalam narasi sastra dan ingatan kolektif bangsa. Melalui literasi, nilai keberanian, sikap kritis, dan tanggung jawab sosial dapat terus dirawat, terutama di tengah tantangan demokrasi hari ini.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Jazuli (magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: demokrasiGerakan Mahasiswakesadaran kritisliterasimahasiswaSastra Indonesia

Related Posts

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda
Advertorial

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Selasa, 13 Okt 2026
Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial
Politik

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 Sep 2026
HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai
Politik

HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai

Minggu, 27 Sep 2026
Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang
Politik

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang

Minggu, 23 Agu 2026
PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Politik

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Senin, 3 Agu 2026
Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam
Politik

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

Minggu, 2 Agu 2026
Next Post
Ilustrasi sabun cuci motor. Foto/ Pinterest

7 Rekomendasi Sabun Cuci Motor Terbaik, Bikin Motor Kinclong dan Cat Tetap Awet

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.