MALANG, Tugumalang.id — Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang pada Minggu (7/12) memicu dua kejadian tanah longsor di Kecamatan Poncokusumo dan Kecamatan Wagir.
Longsor pertama terjadi sekitar pukul 15.30 di Jalan Raya Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo. Hujan lebat yang turun sejak satu jam sebelumnya menyebabkan tebing setinggi kurang lebih enam meter longsor.
Baca Juga: Tanah Longsor di Wagir Timpa Rumah Warga dan 3 Sepeda Motor
Material longsor memiliki volume panjang sekitar empat meter dan ketebalan satu meter. Akibatnya, akses jalan menuju Desa Pandansari tertutup.
“Masyarakat dan tim di lapangan langsung melakukan pembersihan secara manual,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan.
Beberapa jam kemudian, akses jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan sistem buka-tutup. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan pada kejadian ini.
Baca Juga: Banjir dan Tanah Longsor di Tirtoydo Malang, 83 Rumah Terdampak
Insiden kedua terjadi pada pukul 17.30 di Dusun Sekarputih, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir. Longsoran terjadi pada bagian tembok penahan tanah (TPT) sayap DAM irigasi bagian hilir akibat hujan intens sejak pukul 15.00.
Longsor memiliki panjang sekitar 15 meter dengan ketinggian tebing antara 5-6 meter. Longsor ini mengakibatkan kerusakan ringan pada bagian dapur dua rumah warga.
“Bagian dapur dua rumah terdampak tidak dapat difungsikan,” kata Sadono.
BPBD Kabupaten Malang telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan muspika untuk penanganan lanjutan. Perbaikan TPT menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah longsor susulan.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Sadono.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























