Malang, Tugumalang.id – Bakorwil III Malang menggelar Fasilitasi Pemberdayaan UMKM Mendukung Pelaku UMKM Naik Kelas pada 3-4 Desember 2025. Dalam kegiatan ini, para pelaku UMKM didorong untuk naik kelas melalui workshop yang membahas strategi strategi jitu penguatan bisnis.
Selama dua hari, sebanyak 140 pelaku UMKM mengikuti kegiatan penguatan kapasitas itu. Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber seperti H Samwil selaku Anggota Komisi C DPRD Jatim, Siktarina Arum Wydianti selaku Mentor Millenium Job Center dan Djuni Farhan dari Malang Peduli Demokrasi.

Materi yang dibawakan meliputi penguatan kapasitas manajerial, pengembangan usaha, peningkatan daya saing produk hingga strategi pemasaran yang relevan dengan kebutuhan UMKM saat ini. Forum ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus memperkuat jejaring antar pelaku usaha.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung Nawa Bhakti Satya Provinsi Jawa Timur dalam misi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perluasan lapangan kerja.
Baca juga: Bakorwil III Malang Gelar Pemberian Makanan Tambahan untuk Tekan Stunting di Tajinan
Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, S.Hut., M.H., membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk membangun UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Ia menyebut UMKM di Jawa Timur turut berkontribusi menyeimbangkan perekonomian nasional pada masa pandemi Covid-19.
“Ingat dulu saat bencana Covid-19 melanda, yang bertahan kuat ya hanya UMKM. Produk Domestik Regional Bruto Jatim saat itu di angka lebih dari 60 persen. Ini menyumbang angka perekonomian besar di Indonesia,” kata Asep.
Ia menambahkan, stabilitas dan kualitas UMKM perlu dijaga melalui berbagai program pembinaan. Ia berharap UMKM ke depan semakin berdaya saing dan mampu membuka lapangan kerja baru.
Asep juga melihat potensi besar UMKM di Malang Raya yang terus tumbuh seiring perkembangan ekonomi wilayah tersebut.
“Pemprov Jatim sendiri memiliki banyak program yang menyasar UMKM agar bisa berkembang. Seperti Klinik KI (Kekayaan Intelektual) dan Sertifikasi Halal. Ada juga Milenial Job Center bagi Pengembangan Desa Wisata dan banyak lagi yang bisa mendorong pelaku UMKM tumbuh,” paparnya.
“Fasilitasi ini diharapankan bisa meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM semua di wilayah Malang Raya,” imbuhnya.

Siktarina Arum Wydianti, Mentor Millenium Job Center yang menjadi narasumber dalam workshop tersebut, memaparkan materi digital marketing mulai optimasi WhatsApp Bisnis hingga pemanfaatan AI untuk konten penjualan produk UMKM.
“Peserta saya lihat antusias mengikuti materi dan prakteknya. Insyaallah mudah mudahan ini bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga memberikan sejumlah tips agar UMKM mampu bersaing dan terus berkembang. Menurutnya, konsistensi adalah kunci dalam pengembangan usaha.
“Apapun yang sudah kita mulai, teruskan sampai titik darah penghabisan. Mengenai strategi digital marketing, yang utama adalah kenali target marketnya dulu,” tuturnya.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru, Bakorwil III Malang Gelar Pasar Murah di Tajinan
“Kalau kita sudah mengenali target marketnya, akan lebih mudah berjualan. Target market itu 10 kali lebih penting daripada strategi marketing manapun,” sambungnya.
Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, H Samwil, menyampaikan bahwa mendorong UMKM naik kelas merupakan topik yang menarik dan menjadi perhatian di Jawa Timur.
Ia menilai kesungguhan pemerintah dalam memberikan kemudahan perizinan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Langkah ini juga berpotensi menarik investor bagi para pelaku usaha.
“Investor investor baik asing maupun dalam negeri harus juga melibatkan UMKM. Ini topik yang menarik di Jatim,” ujarnya.
Untuk mendorong UMKM naik kelas, ia mengusulkan pelibatan UMKM secara masif dalam program program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di sisi lain, ia juga menyoroti kendala yang kerap dihadapi pelaku UMKM, seperti keterbatasan modal dan jangkauan pasar. Ia menyatakan komitmennya untuk mendorong UMKM Malang Raya agar mampu bersaing di tingkat Jawa Timur, sekaligus menuntaskan persoalan permodalan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























