Kota Batu, Tugumalang.id – Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mendorong pembentukan tim percepatan Kota Batu menuju kota sehat hingga penanggulangan penyakit tuberkulosis (TBC). Percepatan ini membutuhkan langkah konkret dan terukur.
Hal ini disampaikan saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Ruang Rapat Utama, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (28/10/2025). Audiensi ini turut dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kota Batu, RSUD Karsa Husada, Sidokkes Polres Batu, serta perwakilan perangkat daerah dan lembaga lintas sektor lainnya
Heli menuturkan meski Kota Batu belum memiliki Rencana Aksi Daerah (RAD) TBC, pemerintah daerah harus segera menyusun langkah nyata dengan melibatkan berbagai unsur. Mulai dari pemerintah desa, tenaga sosial seperti Tagana dan PSM, hingga Posyandu Lansia sebagai garda terdepan edukasi dan skrining masyarakat.
“Tim percepatan harus dibekali pengetahuan medis agar terarah dan terukur. Kalau kondisi TBC ini sudah masuk kategori darurat, maka perlu rujukan hukum hingga tingkat daerah,” tegas Heli.
Baca juga; Wawali Kota Batu Bantu Difabel Dapatkan Ijazah yang Ditahan Sekolah
Berdasarkan penuturan perwakilan TP2TBC Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa target nasional eliminasi TBC tahun 2030 menekankan penurunan insidensi hingga 80 persen dan kematian hingga 90 persen. Capaian Kota Batu hingga Oktober 2025 telah mencapai 48,77 persen penemuan kasus, dengan inisiasi pengobatan sebesar 86,40 persen.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong agar Kota Batu segera membentuk RAD dan SK Tim Percepatan Penanggulangan TBC, sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebijakan nasional dan mewujudkan Kota Batu yang sehat, produktif, dan bebas TBC.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























