Tugumalang.id – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) kembali menjalankan program corporate social responsibility (CSR) dengan fokus pada literasi kesehatan. Tahun ini, sebanyak 1.200 warga di Kecamatan Kintamani, Manggis, dan Payangan, Bali mendapat manfaat dari program yang digelar pada 22–26 Agustus 2025 tersebut.
Sebanyak 300 kepala keluarga atau sekitar 1.200 warga Bali mendapat manfaat dari program CSR TBIG. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, hingga penerapan sanitasi yang baik.
Baca Juga: Perkuat Daya Saing Lulusan, Prodi Teknik Elektro ITN Malang Terima Saluran CSR dari PT Sabda Duta Paramitha

Warga Bali antusias mengikuti pelatihan pola konsumsi makanan sehat yang disertai pemberian bantuan pangan bergizi.
Program CSR TBIG ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan kelompok ibu rumah tangga, dengan harapan edukasi seputar hidup sehat dapat menjangkau lebih banyak kalangan serta berkesinambungan di tingkat komunitas.
Chief of Business Support Officer TBIG Lie Si An mengatakan, pola konsumsi berkaitan erat dengan kualitas kesehatan.
Baca Juga: Bupati Malang Gandeng Dunia Usaha Atasi Persoalan Sampah Lewat CSR

“Kami memberikan pemahaman dasar soal pola konsumsi sehat. Kami ingin membantu warga Bali, terutama anak-anak dan ibu hamil untuk mencapai kualitas kesehatan yang lebih baik. Target kami ada 500 kegiatan edukasi kesehatan dengan penyaluran bantuan makanan bergizi di wilayah 3T (daerah tertinggal, terdepan, dan terluar di Indonesia, Red),” ujarnya.
Selain fokus pada bidang kesehatan, Si An, sapaan akrabnya, juga mengatakan, CSR TBIG juga fokus pada bidang pendidikan, lingkungan, dan budaya. Dia melanjutkan, program CSR ini berkaitan dengan manusia yang berhubungan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami memiliki 4 pilar. Pertama bidang kesehatan dengan program Bangun Sehat Bersama. Kedua bidang pendidikan, ada Bangun Cerdas Bersama. Ketiga, bidang budaya dengan Bangun Budaya Bersama. Dan keempat bidang lingkungan dengan Bangun Hijau Bersama,” katanya.
Menurut dia, keempat pilar ini intinya pada bagaimana CSR TBIG ini dalam mengedukasi masyarakat Indonesia secara luas.
“Semua program kami intinya pada mengedukasi. Bagaimana kami mengedukasi masyarakat lewat kesehatan, pendidikan, budaya, dan lingkungan. Tentunya dengan menggandeng stakeholder, salah satunya media pers,” katanya saat kick off Journalism Fellowship on CSR 2025 atau JFC 2025 Batch 2 yang digelar di Rumah Belajar Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), Jl Boulevard Kawasan Sudirman, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Jakarta.

Sementara itu, Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi menambahkan, ini kegiatan nyata sebagai komitmen perusahaan dalam jangka panjang.
“Program CSR kami bukan hanya seremonial. Kami menjalankannya secara konsisten berdasarkan prinsip ESG, sejalan dengan agenda SDGs, dan mengacu pada ISO 26000. Dengan begitu, kami memastikan setiap programnya benar-benar bermanfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional TBIG,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, warga Bali tampak antusias tinggi. Salah satunya Gusti Ratna Dewi, 30, warga Desa Tenten, Kecamatan Kintamani. Dia mengatakan, senang mendapatkan pengetahuan soal memasak makanan bergizi dan sehat dari bahan baku lokal.
“Kami dapat pengetahuan baru soal cara memasak dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang sehat dan bergizi. Ini sangat bermanfaat untuk keluarga kami,” ujarnya.
Harapannya melalui program ini, TBIG dapat mendorong peningkatan literasi kesehatan masyarakat Indonesia sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan pemerintah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Dwi Lindawati
Editor: Herlianto. A
























