Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Pemuda Malang Konsisten 40 Malam Gelar Shalawat Burdah, Bukti Cinta kepada Nabi Muhammad SAW

Redaksi by Redaksi
September 14, 2025 12:15 pm
in News
Sholawat Burdah

Sebagian dokumentasi kegiatan pembacaan burdah selama 40 malam di berbagai tempat. Foto-foto: dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Cinta membutuhkan pengorbanan sekaligus konsistensi. Itulah semangat yang ditunjukkan para pemuda di Malang yang tergabung dalam Jama’ah Majelis Burdah Gubuk Shalawat, berpusat di Langgar Jati, Darul Futuh, Perum Bumi Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang.

Mayoritas jamaahnya adalah anak muda dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), meski ada pula pemuda yang baru mengenal Islam. Namun yang membuat komunitas ini patut diapresiasi adalah kekonsistenan mereka. Selama 40 malam berturut-turut, mulai 5 Agustus hingga 13 September 2025, mereka tanpa henti berkumpul membaca Shalawat Burdah.

READ ALSO

Muktamar NU ke-35 Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU

Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan

Rutinan Berpindah dari Rumah ke Rumah

Dokementasi Shalawat Burdah
Sebagian dokumentasi kegiatan pembacaan burdah selama 40 malam di berbagai tempat. Foto-foto: dok.

Rangkaian dimulai dari rumah Firdaus, salah satu anggota di Kecamatan Dau, hingga berakhir di markas utama Langgar Jati, Singosari. Tak pernah ada satu malam pun yang terlewat tanpa lantunan shalawat. Jumlah peserta pun dinamis, terkadang mencapai 30 orang, kadang hanya 10 orang.

Usai pembacaan shalawat selama sekitar satu jam, acara biasanya ditutup dengan makan bersama serta canda tawa. Menurut Winartono, alumnus UIN Maliki Malang yang memimpin majelis ini, beragama harus disertai kebahagiaan.

“Ber-Islam harus bahagia. Maka acara seperti pembacaan Shalawat Burdah ini harus menumbuhkan rasa syukur, bukan beban,” ungkapnya.

Romdloni, salah satu penggerak jamaah, menambahkan bahwa setiap tuan rumah tak perlu merasa terbebani. “Konsumsi secukupnya saja. Yang penting kebersamaan dan cinta kepada Nabi,” ujarnya.

Baca juga: Sambil Lantunkan Shalawat, Rombongan Chatour Travel Tiba di Madinah dengan Penuh Haru

Puncak Acara dengan Doorprize untuk Anak-Anak

Acara di Tugu Inspirasi
Sebagian dokumentasi kegiatan pembacaan burdah selama 40 malam di berbagai tempat. Foto-foto: dok.

Pada malam terakhir, Sabtu (13/9), acara ditutup dengan pembagian doorprize kepada anak-anak sekitar. Tujuannya agar mereka semakin mengenal dan mencintai Rasulullah SAW sejak dini.

Kegiatan ini juga menjadi rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Semua ini dilakukan karena kecintaan yang besar kepada Rasulullah,” tambah Winartono.

Shalawat Burdah dan Nilai Spiritualitas

Shalawat Burdah sendiri adalah karya monumental Imam al-Bushiri, berupa syair yang penuh cinta kepada Rasulullah SAW. Menurut NU Online, popularitas qasidah ini tidak lepas dari keikhlasan penulisnya yang berharap syafaat Nabi.

Qasidah Burdah juga banyak disyarahi ulama besar, seperti Syekh Ali al-Qari, Imam al-Baijuri, dan Syekh Badruddin Muhammad al-Ghazi. Isinya bukan hanya pujian, melainkan juga menggambarkan kelahiran Nabi, mukjizat Al-Qur’an, Isra’ Mi’raj, jihad Rasulullah, hingga pesan moral agar manusia menjauhi hawa nafsu.

Selain meningkatkan kecintaan kepada Nabi, Shalawat Burdah juga mengingatkan pentingnya pengendalian diri. Sebab hawa nafsu, jika terus dituruti, hanya akan menjerumuskan manusia.

Baca juga: Gema Ribuan Jemaah Berselawat Bareng Gus Iqdam di Unisma

Sejarah Acara Rutinan 40 Malam

Acara rutinan membaca shalawat burdah 40 malam ini, merupakan tahun ke-10. Hal ini bermula dari bincang santai pada 2015 silam. Ketika itu, Winartono, Rohim Idung, dan Ramdhloni ngobrol ngalur ngidul lalu terbersitlah kegiatan ini.

Ketika itu, mereka ingin melakukan riyadhoh atau latihan spiritual dalam rangka menyambut rabiul awal, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

”Ini semata-mata ingin memupuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Ramdloni, atau yang akrab disapa Cak Doni.

Bahkan, saat ada pandemi beberapa tahun silam, acara juga digelar melalui online.”Baru setelah pandemi mereda, acara digelar secara offline lagi,” katanya.

Bagi yang istiqomah mengikuti kegiatan ini, mereka mempunyai pengalaman batin tersendiri.”Ada kepuasan batin dan kecanduan bagi yang sering mengikuti,” imbuhnya.

Apalagi, kata dia, bagi generazi Z atau anak-anak mudah yang konon tidak mempunyai ketangguhan. Dengan mengikuti kegiatan seperti ini, ada komunikasi lintas generasi sehingga bisa saling belajar.

”Serta bisa upgrade kepercayaan diri dengan berbaur tanpa melihat ras, suku, dan kelas ekonomi,” ucapnya.

Shalawat BurdahMula-mula kegiatan ini hanya diikuti circle kecil saja. Lalu, meluas dari waktu ke waktu. Bahkan, pernah ada undangan ke Jawa Tengah.”Beberapa tahun lalu pernah kita baca burdah ke Pati, Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sementara itu, Viki Maulana, salah satu jama’ah majelis ini mengaku belum mendapatkan manfaat yang konkrit. Misal, dia belum tambah kaya.

”Yang jelas manfaatnya bisa dapat makan dan bisa bersilaturahim dengan teman-teman, kadang dari jalan silaturahim di sini, jadi jalan rezeki yang tak terduga,” katanya lalu terkekeh.

Cendekiawan dari UIN Maliki Malang Dr Faishol Fatawi mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menyirami jiwa-jiwa yang kering.

”Sehingga kegiatan seperti ini menjadi oase bagi jiwa-jiwa yang selalu merindukan kekasihnya (Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Shalawat Juga DIgelar Sambut Bulan Ramadhan

Selain di acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan pembacaan burdah 40 hari berturut-turut ini juga digelar dalam rangka menyambut bulan Ramadhan.”Ini juga sebagai ikhtiar penyucian jiwa dalam rangka bulan Ramadhan,” katanya.

Sedangkan Winartono menambahkan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan semakin banyak yang mencintai Nabi Muhammad SAW. Bagi dia, mencintai sang kekasih bisa dilakukan dengan hanya mencintai.

”Misal tanpa motif ingin hidup enak, lancar rezeki, jadi kita perlu banyak melakukan sejumlah hal yang tanpa motif, melakukan kebaikan ya melakukan saja, tanpa motif apa-apa,” kata Cak Win, panggilannya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

reporter: Irham Thariq
redaktur: jatmiko

Tags: Gubuk ShalawatImam al-BushiriJama’ah Majelis BurdahKegiatan Keagamaan MalangLanggar Jati SingosariMaulid Nabi Muhammad SAWNu MalangPemuda Malangpemuda NUQasidah BurdahShalawat BurdahTradisi Islam Malang

Related Posts

Muktamar NU ke-35 Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU
News

Muktamar NU ke-35 Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU

Senin, 31 Agu 2026
Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan
Advertorial

Gus Muhaimin Dorong Pesantren Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kemajuan

Minggu, 30 Agu 2026
Jenazah Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Lawang
News

Jenazah Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Lawang

Minggu, 30 Agu 2026
Pemdes Junrejo Tetapkan Biaya Makam Rp1 Juta bagi Pendatang Baru
News

Pemdes Junrejo Tetapkan Biaya Makam Rp1 Juta bagi Pendatang Baru

Minggu, 30 Agu 2026
Jelang Pemilihan di Muktamar NU ke-35, Daftar Ketum PBNU dari Masa ke Masa
News

Jelang Pemilihan di Muktamar NU ke-35, Ini Daftar Ketua Umum PBNU dari Masa ke Masa

Minggu, 30 Agu 2026
Seminar Turots Internasional, Dorong Generasi Muda Kenali Khazanah Ulama Nusantara
News

Seminar Turots Internasional, Dorong Generasi Muda Kenali Khazanah Ulama Nusantara

Minggu, 30 Agu 2026
Next Post
Komika Gilang Herlambang

Prittt! Komika Gilang Herlambang Bikin Penonton Pecah Tawa di GKB Universitas Negeri Malang

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.