Malang, Tugumalang.id – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Wikarta Mandala yang berlokasi di Dusun Sebaluh, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, terungkap beroperasi tanpa izin resmi. Tak hanya itu, rumah sakit ini juga menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga Rp613 juta selama 12 tahun.
Temuan ini terungkap saat tim gabungan dari Satpol PP Kabupaten Malang, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Senin (11/8/2025).
“Betul, kami melakukan pengecekan karena hingga saat ini perizinan rumah sakit belum ada,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang.
Pasien ODGJ di RSJ Wikarta Mandala Bukan Warga Malang
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan delapan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang tengah dirawat. Menurut Firmando, seluruh pasien tersebut bukan warga Kabupaten Malang.
“Tadi semua pasien sudah dicek kondisinya oleh tim dari Dinkes dan Dinsos,” tambahnya.
Baca juga: Gedung RSJ Lawang Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kabupaten Malang
Terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara membenarkan adanya tunggakan dari RSJ Wikarta Mandala. Akan tetapi, ia belum bisa memberikan penjelasan terkait alasan adanya tunggakan ini serta tindak lanjut yang akan dilakukan apabila tunggakan tidak segera dibayarkan.
“Saya masih menunggu laporan dari petugas yang ke lokasi kenapa kok (RSJ Wikarta Mandala) menunggak PBB,” ujar Made.
Saat ini, belum ada pernyataan dari Dinkes Kabupaten Malang maupun Dinsos Kabupaten Malang terkait perizinan serta kondisi pasien RSJ Wikarta Mandala. Wartawan Tugu Malang ID sudah berupaya menghubungi Plt Kepala Dinkes Kabupaten Malang, dr Ivan Drie serta Kepala Dinsos Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki, namun belum mendapatkan jawaban.
Baca juga: Wujudkan Kabupaten Malang Bebas Pasung, Polisi Dampingi ODGJ ke RSJ Lawang
Dihimpun dari berbagai sumber, RSJ Wikarta Mandala telah berdiri sejak tahun 1989 di atas lahan seluas 10 hektare. Saat baru berdiri, RSJ ini memiliki ratusan pasien. Seiring berjalannya waktu, jumlah pasien terus menurun hingga sekarang hanya terdapat delapan orang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























