Malang, Tugumalang.id – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, resmi melanjutkan kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Senin (4/8/2025) di Kampus 2 ITN Malang.
Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat pembangunan daerah dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Timor Tengah Utara. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor ITN Malang, Dr. Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD., dan Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, yang turut disaksikan sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Bagian Pemerintahan.
Fokus Kerja Sama: Perencanaan Pembangunan hingga Pemberdayaan SDM
Rektor ITN Malang menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada perencanaan teknis pembangunan, tetapi juga mencakup pendidikan tinggi, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa.
“Kami menyambut baik perpanjangan kerja sama ini. Selain perencanaan, ITN siap membantu pengembangan SDM dan ekonomi masyarakat melalui teknologi tepat guna serta pendidikan dari jenjang sarjana hingga doktoral,” ujar Awan.
Baca juga: Siap Kerja, 53 Mahasiswa Elektro ITN Malang Lulus Sertifikat Cisco CCNA-ITN
Sebagai kampus berbasis teknologi, ITN Malang memiliki keunggulan dalam inovasi serta pengalaman kolaborasi dengan berbagai instansi daerah dan industri. Fasilitas seperti bengkel teknik, laboratorium, serta sertifikasi dari lembaga resmi menjadi bagian dari upaya mencetak lulusan siap kerja.
Pemkab TTU Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa dan ASN
Bupati TTU, Yosep Falentinus, mengapresiasi keberlanjutan kemitraan ini. Menurutnya, rekam jejak ITN Malang yang konsisten dalam mendampingi perencanaan pembangunan menjadi alasan utama dilanjutkannya kerja sama.
“Kami ingin hasil pembangunan yang lebih baik, dan ITN telah membuktikan konsistensi dari perencanaan hingga implementasi. Kami juga sambut baik tawaran pengembangan SDM,” ungkap Yosep.
Ia menambahkan, Pemkab TTU siap menyediakan beasiswa S1 bagi generasi muda untuk melanjutkan studi di ITN Malang. Selain itu, ITN juga akan membuka kuota beasiswa S2 untuk aparatur sipil negara (ASN) asal TTU.
“Anak-anak kami perlu mendapat akses pendidikan yang baik. ITN bukan hanya mitra akademik, tapi juga mitra strategis pembangunan daerah,” tambahnya.
Solusi untuk Masalah Daerah: Sampah dan Kekeringan
Dalam kesempatan yang sama, Bupati TTU juga mengungkapkan beberapa persoalan utama daerah, seperti pengelolaan sampah dan kekeringan, yang berpotensi menjadi objek kerja sama ke depan.
“ITN punya teknologi pengelolaan sampah yang bisa kami kolaborasikan. Terima kasih telah lebih dulu melihat potensi dan kebutuhan daerah kami,” imbuhnya.
Komitmen ITN Malang untuk Pembangunan Timor Tengah Utara
Kepala Lembaga Pengembangan Kerja Sama dan Usaha (LPKU) ITN Malang, Ardiyanto Maksimilianus Gai, ST., M.Si., menjelaskan bahwa penandatanganan MoU ini adalah perpanjangan dari kerja sama sebelumnya.
Selama ini ITN Malang sudah mendampingi Timor Tengah Utara dalam menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), serta Detailed Engineering Design Sistem Penyediaan Air Minum (DED SPAM).
“Ke depan, kami juga akan memberikan beasiswa untuk ASN dan melakukan join riset sebagai komitmen kami atas kerja sama dengan TTU,” tuturnya.

Dengan luas wilayah yang mencakup 34 kecamatan serta 193 desa dan kelurahan, Kabupaten Timor Tengah Utara memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan. ITN Malang berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan TTU dan mewujudkan sinergi yang berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























