Malang, Tugumalang.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan sebanyak 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin (21/7/2025). Peresmian dipusatkan di KDMP Bentangan, Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini, Bupati Malang, HM Sanusi, turut mengikuti kegiatan peresmian tersebut secara daring dari Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. KDMP Randugading sendiri menjadi salah satu dari 10 koperasi percontohan KDMP di Jawa Timur, dan acara digelar di halaman koperasi tersebut.
Baca juga: 390 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Malang Kantongi Legalitas, Siap Dilaunching 12 Juli 2025
Presiden Prabowo secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi kepada lima ketua koperasi yang mewakili wilayah masing-masing. Mereka adalah:
-
Bambang Gunarsa (KDMP Bentangan, Klaten)
-
Jamaluddin Adiwijaya (KDMP Sumbung, Boyolali)
-
Parni (KDMP Karangdowo, Klaten)
-
Sumanto (KKMP Banyuanyar, Surakarta)
-
Rizka Hidayati (KDMP Ceper, Klaten)
“Hari ini adalah hari yang bersejarah. Kita memulai sebuah usaha besar yang strategis untuk membangun ekonomi desa,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Infrastruktur Lengkap dan Pinjaman Super Mikro
Presiden juga menjelaskan bahwa koperasi-koperasi ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti:
-
Gudang penyimpanan
-
Cold storage
-
Gerai sembako
-
Apotek
-
Kendaraan logistik
-
Pinjaman super mikro
Tujuannya adalah untuk meningkatkan distribusi barang dan mempercepat perputaran ekonomi di tingkat desa.
Filosofi Koperasi: Menguatkan yang Lemah
Dalam arahannya, Prabowo mengibaratkan kekuatan koperasi seperti lidi. Satu lidi memang mudah dipatahkan, tetapi jika disatukan, lidi-lidi tersebut menjadi kekuatan besar.
“Konsep koperasi adalah untuk mereka yang lemah. Tapi ketika bersatu, mereka akan menjadi kuat,” tegas Prabowo.
Baca juga: Kampung Nelayan Merah Putih Akan Dibangun di Pantai Sipelot Tirtoyudo

Usai peresmian, Bupati Malang, Sanusi mengatakan ia berharap peluncuran 80 ribu KDMP ini bisa mendorong perekonomian kerakyatan pedesaan agar bergerak cepat. KDMP ini menjadi distributor baik dari masyarakat ke pusat maupun dari perkotaan ke pedesaan.
“Penyaluran produksi pertanian di daerah nantinya bisa didistribusikan melalui KDMP. Kemudian pendistribusian seperti pupuk maupun gas LPG juga bisa melalui KDMP,” kata Sanusi.
Pada kesempatan ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyerahkan bantuan alat mesin pertanian berupa traktor roda dua kepada Kelompok Tani Srigading I Desa Randugading Kecamatan Tajinan. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Malang kepada Kepala Desa Randugading.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























