Malang – SDIT Insan Permata Malang menggelar wisuda untuk siswa-siswi Angkatan XVI tahun ajaran 2024/2025 pada Sabtu (21/6/2025). Bertempat di Cemara Ballroom, acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, mengusung tema “Our Future, Our Great Adventure” sebagai simbol perjalanan para lulusan menuju masa depan gemilang.
Sebanyak 106 siswa dinyatakan lulus 100 persen, hasil dari perjuangan selama enam tahun menempuh pendidikan di SDIT Insan Permata. Momen penuh haru dan bangga ini dihadiri oleh para guru, orang tua, pengawas sekolah, perwakilan Yayasan Insan Permata, Lurah Tunggulwulung, Camat Lowokwaru, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.
Baca juga: Bertabur Prestasi dan Berkarakter Baik, 116 Siswa Dinyatakan Lulus dari SDIT Insan Permata Malang
Kepala SDIT Insan Permata Malang, Fitria Hidayati, S.Pd, menyampaikan bahwa prosesi wisuda ini menjadi penanda keberhasilan besar sekaligus perpisahan yang menyentuh. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama orang tua siswa dalam membentuk generasi Qurani yang unggul dan berakhlak mulia.
“106 siswa telah menuntaskan perjalanan dari kelas 1 hingga 6, serta melewati seluruh ujian yang diselenggarakan oleh sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Malang. Hasilnya, alhamdulillah, lulus 100 persen,” ujar Fitria, yang akrab disapa Bu Hida.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara sekolah, guru, siswa, dan para wali murid. “Ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan kolaborasi semua pihak. Amanah ini menjadi kehormatan besar bagi kami.”
Menyongsong Petualangan Baru yang Hebat
Mengangkat tema Our Future, Our Great Adventure, SDIT Insan Permata mengajak para lulusan untuk melihat masa depan sebagai petualangan seru yang penuh tantangan, namun harus dihadapi dengan semangat, kecerdasan, dan akhlak yang baik.
“Enam tahun mereka belajar dan tumbuh bersama kami, menimba ilmu dan pengalaman yang tak ternilai. Kini saatnya memulai petualangan hebat mereka masing-masing,” kata Bu Hida.
Ia berharap para lulusan dapat terus menorehkan prestasi dan menjadi generasi yang membawa cahaya di tengah masyarakat.
“Masa depan adalah petualangan besar. Tantangannya banyak, tapi juga penuh peluang untuk meraih cita-cita. Kami percaya, lulusan SDIT Insan Permata siap menjalaninya,” tegas Hida.
Baca juga: Siswa Jenjang 1 SDIT Insan Permata, Semarakkan P5 dengan Budaya Nusantara
Terus Berkontribusi untuk Kemajuan Pendidikan di Kota Malang
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Insan Permata Malang, Prof. Ir. Ludfi Djakfar, MSCE, Ph.D menyampaikan bahwa pihaknya ingin terus berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Kota Malang, khususnya di jenjang pendidikan dasar.
Atas prestasi yang diraih SDIT Insan Permata Malang dengan capaian 100 persen lulus. Sebagai pengelola lembaga pendidikan, pihaknya merasa bangga dan gembira.
“Kami sebagai pengelola dari Insan Permata juga merasa gembira, alhamdulillah tahun ini 100 persen lulus. Kami syukuri, kami bisa berkontribusi untuk Kota Malang dalam meningkatkan layanan pendidikan untuk anak-anak tercinta,” ujar Ludfi Djakfar.
“Kami ingin terus berpartisipasi dan berkontribusi dengan memberikan layanan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek duniawi. Namun juga mendekatkan pentingnya yang bersifat akhlak dan sebagainya, kami akan mengupayakan itu mulai dari level PAUD sampai dengan SMP,” imbuhnya.
Apresiasi Positif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Tema yang Selaras
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Kota Malang, Tri Oky Rudianto, S.E, M.Si yang hadir mewakili Kepala Dinas. Pihaknya mengapresiasi wisuda angkatan XVI SDIT Insan Permata Malang tahun ini yang berlangsung khidmat, meriah, dan penuh makna.
Di hadapan siswa, guru, orang tua, dan para tamu undangan yang hadir, Tri Oky menyampaikan bahwa tema Our Future, Our Great Adventure sangat inspiratif. Ia juga memuji komitmen SDIT Insan Permata dalam mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.
“Tema ini tepat dan sangat inspiratif. Kami sangat mengapresiasi segala upaya SDIT Insan Permata, dalam proses pendidikan yang menyatukan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman dalam pembentukan karakter,” ucapnya.
Ia berharap ke depan seluruh satuan pendidikan yang ada, dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan layanan dan kualitas pendidikan di Kota Malang.
“Harapannya semua satuan pendidikan di Kota Malang, baik negeri dan swasta perlu sinergitas serta kolaborasi bersama pemerintah dan juga stakeholder,” jelasnya.
Ragam Predikat untuk Siswa-Siswi dan Lagu Khusus Karya Guru SDIT Insan Permata
Dalam acara wisuda angkatan XVI SDIT Insan Permata Malang, siswa-siswi mendapatkan beragam predikat yakni The Wise One, The Silent Genius, The Focused Star, The Energetic Vibe, The Spiritual Strength, The Qur,an Star, dan lain-lain.
Salah satu guru SDIT Insan Permata, Bu Ria menjelaskan bahwa predikat tersebut merupakan bentuk afirmasi positif penguatan karakter dan doa baik kepada para siswa-siswi yang lulus.
“Saat perayaan kelulusan ini, ananda mendapatkan gelar julukan atau predikat sebagai afirmasi positif yang selalu melekat dalam diri ananda,” kata Ria.
“Harapannya ini akan terus menjadi doa baik, sebagaimana nama adalah doa. Kami sematkan predikat ini juga sebagai doa kebaikan untuk ananda,” imbuhnya.
Baca juga: YPIT Mutiara Hati Malang Potong 20 Tumpeng di Milad ke-20, Dihadiri Para Tokoh
Selain itu, ada dua lagu karya original keluarga besar SDIT Insan Permata Malang, Angger Rahmatulhuda, S.PdI yang dilantunkan dalam prosesi wisuda. Kedua lagu tersebut berjudul Wahai Guruku dan Kompasku.
Lagu Wahai Guruku sebagai rasa kasih sayang guru terhadap muridnya. Sedangkan lagu Kompasku berisi persembahan untuk kedua orang tua.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























