Malang — Mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Calon Guru Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Workshop Duolingo Interactive Vocabulary Experience (D.I.V.E.) pada Jumat (11/4/2025). Bertempat di ruang laboratorium komputer SMAN 4 Malang, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas XI melalui pendekatan interaktif berbasis aplikasi Duolingo.
Workshop ini merupakan program inovatif hasil refleksi pembelajaran di kelas, yang menyoroti kebutuhan siswa terhadap pembelajaran kosakata dan peningkatan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris. Peserta dipilih melalui pre-test atau asesmen awal untuk memastikan bahwa mereka benar-benar membutuhkan dukungan tambahan dalam aspek tersebut.
Baca juga: Mahasiswa PPG Unisma Hadirkan Pengembangan Riset dalam Bahasa Inggris
Kegiatan dimulai pukul 14.20 WIB dengan sesi pembukaan dan pengantar materi. Siswa dari tiga kelas, yakni XI-LGP, XI-SHE, dan XI-MBA, tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian acara. Mereka diperkenalkan pada aplikasi Duolingo, mendapatkan penjelasan seputar Duolingo English Test (DET), melakukan simulasi penggunaan, serta mengikuti sesi refleksi interaktif.
“Banyak siswa mengalami kesulitan belajar bahasa Inggris karena terbatasnya kosakata dan rendahnya motivasi belajar. Dengan pendekatan gamifikasi melalui Duolingo, kami ingin menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, menumbuhkan kepercayaan diri, sekaligus memfasilitasi pembelajaran mandiri,” ujar Sefrin Maulana Prasetyo, Ketua Pelaksana Workshop D.I.V.E.
Selama sesi berlangsung, peserta diajak mengeksplorasi fitur-fitur interaktif Duolingo yang melatih empat keterampilan bahasa: listening, speaking, reading, dan writing. Mereka juga dikenalkan pada Duolingo English Test (DET), tes kecakapan bahasa Inggris daring yang telah diakui oleh ribuan institusi pendidikan di seluruh dunia. Melalui simulasi DET, siswa mendapat pengalaman langsung dalam menjawab berbagai tipe soal, mulai dari melengkapi kalimat hingga berbicara berdasarkan topik tertentu.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta menerima sertifikat partisipasi. Tak hanya itu, mereka juga ditantang untuk menjaga konsistensi belajar melalui fitur streak challenge di aplikasi Duolingo. Program ini akan dipantau hingga awal Mei 2025 guna mengevaluasi keberlanjutan penggunaan aplikasi dan dampaknya terhadap peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa.
Baca juga: Bright English Day di Sekolah, Cara Mahasiswa PPG Unisma Bumikan Bahasa Inggris Sejak Dini
Workshop D.I.V.E. tidak hanya memperkenalkan metode belajar yang inovatif, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa teknologi dan kreativitas guru masa depan dapat menjadi solusi bagi tantangan pembelajaran di era digital. Dengan semangat kolaboratif, mahasiswa PPG Unisma terus menghadirkan pendekatan-pendekatan segar demi mendorong pemerataan akses pendidikan berkualitas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Rilis: Unisma
redaktur: jatmiko
























