Malang, Tugumalang.id – Sebuah temuan mengejutkan datang dari hasil survei internal Penawar Special Learning Centre (PSLC), lembaga pendidikan dan terapi khusus yang fokus pada anak dengan spektrum autisme.
PSLC mencatat, 90 persen orang tua tidak menyadari tanda-tanda awal autisme pada anak mereka, hingga kondisi tersebut memasuki tahap yang lebih kompleks dan sulit ditangani.
Menurut Clinical Director PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim, keterlambatan dalam mengenali gejala autisme bisa berdampak fatal terhadap perkembangan anak, terutama di fase emas pertumbuhan usia 0–5 tahun.
“Banyak anak baru terdiagnosis autisme di usia yang sudah terlambat karena orang tua menganggap gejalanya sebagai hal biasa,” jelas Dr. Ruwinah.
Baca juga: Pusat Terapi Autisme di Indonesia Mendesak, PSLC Dorong Orang Tua Berikan yang Terbaik untuk Anak
5 Tanda Awal Autisme yang Sering Diabaikan Orang Tua
Berikut adalah lima gejala awal autisme yang sering luput dari perhatian:
-
Tidak merespons saat dipanggil – sering disangka cuek atau mengalami gangguan pendengaran.
-
Menghindari kontak mata, bahkan dengan orang tua sendiri.
-
Gerakan berulang, seperti mengepakkan tangan atau mengayun tubuh sebagai bentuk menenangkan diri.
-
Sensitivitas berlebihan terhadap suara, tekstur, atau sentuhan tertentu.
-
Kesulitan berinteraksi atau bermain dengan anak lain.
Pentingnya Deteksi Dini Autisme
PSLC menegaskan bahwa deteksi dini adalah kunci untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Program intervensi sejak dini terbukti dapat membantu anak meningkatkan kemampuan komunikasi, sosial, hingga kognitif.
Ajakan untuk Orang Tua: Jangan Tunda Konsultasi
Dalam upaya memberikan terapi yang tepat untuk anak berkebutuhan khusus, PSLC mengajak para orang tua untuk segera berkonsultasi jika mencurigai adanya keterlambatan perkembangan.
Saat ini, jaringan pusat terapi PSLCNet telah hadir di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Medan, Samarinda, Banjarnegara, Bandung, Yogyakarta, Bali, dan kota-kota lainnya.
“Deteksi dini bisa menjadi peluang emas bagi anak untuk berkembang optimal,” tegas Dr. Ruwinah.
Buka Peluang Kolaborasi PSLCNet di Daerah Anda
PSLC juga membuka kesempatan kolaborasi dengan masyarakat di berbagai daerah melalui program PSLCNet, agar lebih banyak anak di Indonesia bisa mendapat terapi yang tepat, langsung dari tenaga profesional.
Baca juga: Anak Mengalami Kendala dalam Berbicara? PSLC Ajak Orang Tua Lebih Peduli Lewat Cara Ini
Info Kontak dan Media Sosial PSLC
Untuk informasi lebih lengkap mengenai PSLC dan PSLCNet, silakan kunjungi:
-
Instagram & TikTok: @pslc.indonesia
-
Facebook: Pslc Indo
-
Admin Contact: 0822-8998-0859
-
Media Partner: Tugumalang.id, Tugujatim.id, dan Tugusehat.id (di bawah Tugu Media Group)
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























