Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Mengapa Susah Berhenti Makan yang Manis? Ini Penjelasannya Ilmiahnya

Redaksi by Redaksi
Maret 14, 2025 9:51 am
in Tugu Sehat
Ilustrasi makanan manis. (Foto: Unsplash/Mockaroon)

Ilustrasi makanan manis. (Foto: Unsplash/Mockaroon)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pernah merasa ingin terus makan makanan manis, bahkan setelah kenyang? Itu bukan sekadar keinginan biasa, ada alasan ilmiah di baliknya.

Gula bisa mempengaruhi otak dan tubuh dengan cara yang membuat kita sulit berhenti mengonsumsinya. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa gula dapat memiliki efek yang mirip dengan zat adiktif tertentu.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Kenapa Kita Ketagihan Gula?

Konsumsi gula memicu respons pada sistem penghargaan di otak melalui pelepasan dopamin, yaitu zat kimia yang berperan dalam menimbulkan perasaan senang.

Baca Juga: Punya Sederet Prestasi, Ini Alasan Mengapa Unikama Menjadi Salah Satu PTS Unggulan di Malang

Ahli gizi Cassie Bjork menjelaskan bahwa gula mengaktifkan reseptor tertentu di otak, yang kemudian memengaruhi pusat penghargaan dan dapat mendorong keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan manis.

Penelitian dan percobaan pada tikus dari Connecticut College menunjukkan bahwa makanan proses manis dapat memicu aktivitas yang lebih tinggi di pusat kesenangan otak tikus dibandingkan dengan zat adiktif tertentu.

Ditambah lagi, studi di Princeton University mengindikasikan bahwa tikus dapat mengalami ketergantungan pada gula. Ini ditandai dengan gejala seperti keinginan yang kuat, peningkatan konsumsi makanan, dan gejala ‘sakau’ ketika konsumsi gula dihentikan.

Baca Juga: Pascasarjana UMM Miliki Prodi Unggulan Baru, Mahasiswa dari Dalam dan Luar Negeri

Selain efek pada otak, gula juga menyebabkan fluktuasi cepat pada kadar gula darah. Lonjakan kadar gula darah yang diikuti oleh penurunan drastis dapat menyebabkan perasaan lemas dan memicu keinginan untuk mengonsumsi lebih banyak gula. Hal inilah yang menciptakan siklus ketergantungan

Dampak Terlalu Banyak Konsumsi Gula

Menurut Harvard Health Publishing dalam artikel The Sweet Danger of Sugar, konsumsi gula tambahan berlebih telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine menemukan bahwa individu yang memeroleh 17% hingga 21% dari total kalorinya dari gula tambahan memiliki 38% risiko lebih tinggi meninggal akibat penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi 8% dari kalorinya dari gula tambahan.

Dr. Frank Hu, profesor nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health, menegaskan bahwa semakin tinggi asupan gula tambahan, semakin besar risiko terkena penyakit jantung.

Hal ini terjadi karena konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati, meningkatkan tekanan darah, serta memicu peradangan kronis yaitu faktor utama penyebab penyakit jantung dan diabetes.

Meskipun makanan manis terasa enak, konsumsi berlebihan bisa menimbulkan berbagai risiko kesehatan:

1. Obesitas & Penyakit Metabolik

Kalori dari gula sering tersembunyi dalam makanan dan minuman kemasan, meningkatkan risiko kelebihan berat badan.

2. Gangguan Gula Darah 

Lonjakan dan penurunan drastis kadar gula (indeks glikemik) dapat menyebabkan kelelahan, perubahan suasana hati, dan keinginan makan lebih banyak.

3. Risiko Penyakit Kronis

Konsumsi gula berlebih dikaitkan dengan diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kerusakan hati.

Menurut World Health Organization (WHO), asupan gula tambahan sebaiknya tidak melebihi 10% dari total kalori harian, dan idealnya di bawah 5% (sekitar 6 sendok teh per hari) untuk mencegah obesitas dan penyakit metabolik.

Bahaya Gula Tersembunyi

Selain ditemukan dalam makanan manis seperti kue dan es krim, gula tambahan juga tersembunyi dalam produk sehari-hari yang tidak selalu dianggap manis, seperti roti, sup kaleng, saus salad, daging olahan, dan bahkan kecap.

Harvard Health Publishing mencatat bahwa banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengonsumsi lebih banyak gula dari yang seharusnya karena gula muncul dalam berbagai bentuk, seperti glukosa, fruktosa, sukrosa, sirup jagung tinggi fruktosa, dan maltosa.

Untuk membantu dalam masalah ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengatur pencantuman Informasi Nilai Gizi (ING) pada label pangan olahan melalui Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2021.

Regulasi ini mewajibkan setiap produk makanan mencantumkan kandungan gula, sehingga konsumen dapat lebih sadar terhadap jumlah gula yang dikonsumsi dan lebih bijak dalam memilih makanan yang lebih sehat dengan memberikan informasi yang lebih transparan kepada konsumen.

Bagaimana Mengurangi Kecanduan Gula?

Harvard Health Publishing merekomendasikan beberapa strategi untuk mengurangi konsumsi gula tambahan secara efektif:

1. Batasi Minuman Manis

Minuman bersoda, jus buah kemasan, dan minuman energi adalah sumber utama gula tambahan. Pilih air putih atau teh tanpa pemanis sebagai alternatif yang lebih sehat.

2. Pilih Produk dengan Kandungan Gula Lebih Rendah

Saat berbelanja, periksa label informasi gizi dan pilih produk yang mencantumkan kandungan gula lebih rendah.

3. Konsumsi Makanan Utuh dan Tidak Diproses

Mengonsumsi lebih banyak makanan segar seperti sayur, buah, biji-bijian, dan protein tanpa tambahan gula dapat membantu menekan keinginan terhadap makanan manis.

4. Memasak makanan sendiri

Mengonsumsi masakan sendiri dapat membantu menghindari gula tersembunyi, karena kanduangan gulanya bisa diatur sesuai dengan kebutuhan.

5. Ganti Pemanis Buatan dengan Pilihan Alami

Jika ingin sesuatu yang manis, pilih pemanis alami seperti madu atau buah-buahan segar dibandingkan dengan pemanis buatan.

Untuk mengatasi ketergantungan terhadap gula, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

6. Kurangi Secara Bertahap

Mengurangi gula secara tiba-tiba bisa memperburuk keinginan. Mulai dengan mengurangi sedikit demi sedikit.

7. Pilih Makanan Manis Alami

Mengganti permen atau kue dengan buah bisa membantu mengurangi keinginan makan manis.

8. Perbanyak Protein & Serat

Makanan tinggi protein dan serat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan membuat kita kenyang lebih lama.

9. Hindari Gula Tersembunyi

Selalu cek label makanan dan hindari produk yang mengandung banyak pemanis tambahan.

10. Retrain Taste Buds

Menurut ahli gizi Alex Caspero, RD, kita bisa melatih kembali selera agar tidak terlalu bergantung pada rasa manis dengan perlahan mengurangi asupan gula dan memilih makanan alami.

11. Olahraga Teratur

Aktivitas fisik tidak hanya membantu membakar kalori tetapi juga mengatur kadar gula darah dan mengurangi keinginan makan yang manis.
Konsultasikan dengan ahli gizi untuk mendapatkan panduan yang lebih personal dalam mengurangi asupan gula.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Veri Adrianto I (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: efek gulagulakecanduan gulakesehatanmakanan manismanis

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Pemasangan sambungan listrik di rumah Usman Harianto, penerima program Light Up The Dream dari PLN. (Foto/dok.)

Light Up The Dream, PLN ULP Kebonagung Wujudkan Mimpi Usman Punya Sambungan Listrik Gratis

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.