Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Atasi Sampah Makanan di Rumah dengan 7 Tips Ini

Redaksi by Redaksi
Juli 28, 2021 6:00 am
in Tips
Ilustrasi sisa makanan yang tidak dikelola dengan baik/tugu malang

Ilustrasi sisa makanan yang tidak dikelola dengan baik. (Foto: Instagram @frenchlyphotography)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugujatim.id – Sisa makanan di rumah masih menjadi persoalan yang dihadapi setiap orang di rumah. Pernahkah bertanya, kemana sisa makanan yang tidak sempat dimakan yang kemudian membusuk? Mungkin, makanan itu akan segera dibuang ke tempat sampah karena baunya yang mengganggu. Lalu segera membeli yang baru untuk stok makanan yang diperlukan.

Tapi tahukah bahwa hampir sepertiga atau sekitar 1,3 ton makanan yang diproduksi secara global setiap tahun berakhir menjadi sampah? Ini jumlah yang tidak sedikit, sementara itu ada banyak warga dunia yang masih kelaparan.

READ ALSO

Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan

Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan

Dilansir dari wonderwall, makanan yang tidak sempat dimakan dan membusuk di tempat sampah sejatinya menghasilkan gas metana. Gas ini merupakan yang terbesar kedua yang memicu efek rumah kaca.

Metana adalah zat yang berkontribusi langsung terhadap perubahan iklim yang terjadi di dunia. Selain itu, penelitian dari World Resources Institute menyatakan bahwa 24 persen dari semua air yang digunakan untuk pertanian atau sekitar 117 triliun liter hilang karena sisa makanan setiap tahun.

Membuang sisa makanan tampaknya sepele, tetapi sebetulnya anak cucuk kita telah diwarisi potensi bencana yang cukup besar. Lalu bagaimana mencegahnya? Ada beberapa tips atau kiat yang cocok untuk mengurangi sampah makanan di rumah sehingga dapat menjaga kesehatan lingkungan.

1. Berbelanja Dengan Berdas

Sebagian besar dari kita memilih berbelanja dalam jumlah besar sekali jalan. Memang cara ini selain menghemat energi juga lebih murah dibanding berbelanja berkali-kali setiap diperlukan.

Namun pembelian jumlah besar seringkali menyebabkan lebih banyak limbah makanan yang tertimbun karena tidak sempat dikonsumsi semua. Makanya, cobalah mengatur daftar belanja dan kurangi pembelian yang impulsif.

2. Simpan Makanan Dengan Benar

Menyimpan makanan tidak benar sering kali menyebabkan pembusukan dan menjadi pemborosan berikutnya. Perlu diperhatikan mana yang harus segera dimakan dan mana yang bisa disimpan. Sisanya disimpan pada suhu yang tepat agar selalu segar.

Misalnya, kentang, bawang bombay, dan bawang putih lebih baik disimpan di tempat hangat daripada di kulkas. Alpukat dan pisang harus dijauhkan dari sayuran yang hijau demi mencegah kematangan dan kebusukan lebih cepat.

Lalu, simpan seledri dengan tegak di dalam gelas air dan masukkan selada ke dalam mangkuk air di kulkas untuk membuatnya tetap segar. Bisa juga mengatur peletakan makanan di kulkas, misalnya rak bawah untuk daging dan produk susu, rak tengah untuk buah dan sayuran, dan bagian atas untuk produk yang memiliki tanggal kadaluarsa.

3. FIFO (First In, First Out)

Gunakan metode FIFO atau apa masuk pertama keluar pertama agar makanan yang lebih lama dapat dikonsumsi terlebih dahulu dan tidak terbuang sia-sia. Lalu mengatur tata letaknya secara cermat dan menggunakan bahan makanan yang lebih lama. Cara ini juga dapat menghemat uang karena tidak harus membeli yang baru.

4. Buat Kaldu Sendiri

Gunakan sisa sayuran untuk membuat kaldu sayuran dan tulang untuk membuat kaldu daging. Tumis sayuran atau tulang dengan sedikit minyak zaitun, tambahkan air dan biarkan sampai mendidih dengan api kecil untuk mendapatkan kuah kaldu yang diinginkan.

5. Gizi Kulit Sayuran dan Buah

Jangan terlalu cepat membuang kulit sayuran dan buah-buahan seperti apel, kentang, wortel, timun, mangga dan pisang. Kulit sebenarnya mengandung banyak vitamin, mineral dan antioksidan yang dapat memperlancar pencernaan ketika dimakan.

6. Jangan Lihat dari Penampilan

Sudah menjadi tradisi, kita seringkali melewatkan makanan hanya karena penampilannya yang jelek, padahal nutrisi dan rasa yang terkandung sama. Hal ini mengundang banyak makanan terbuang sia-sia tanpa alasan.

7. Membuat Kompos

Jika masih ada bahan makan yang tersisa, kita dapat menjadikannya kompos untuk pupuk tanaman di rumah. Meskipun tidak memiliki kebun sendiri, tetapi tetap jadikan kompos karena pasti selalu ada orang yang senang hati menerima kompos gratis yang bagus untuk lingkungan.

Ilustrasi sisa makanan yang tidak dikelola dengan baik. (Foto: Instagram @frenchlyphotography)

Reporter : Qonita Aulia

Redaktur : Herlianto. A

Tags: buahgloballingkunganMakanansampahSayurantips

Related Posts

Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan
Tips

Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan

Kamis, 16 Jul 2026
Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan
Tips

Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan

Rabu, 15 Jul 2026
Ilustrasi perilaku konsumen, yaitu membandingkan suatu produk dengan produk lain berdasarkan kondisi ekonomi dan pengalaman. (Foto: Pinterest)
Tips

Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Perilaku Konsumen, Bukan Sekadar Menjual Produk?

Rabu, 15 Jul 2026
Perbedaan CV dan Portofolio untuk Mahasiswa, Ketahui Fungsi dan Penggunaannya
Tips

Perbedaan CV dan Portofolio untuk Mahasiswa, Ketahui Fungsi dan Penggunaannya

Rabu, 15 Jul 2026
Ilustrasi website untuk mengakses jurnal bereputasi (Foto: Pexels)
Tips

Website Resmi untuk Mencari Jurnal Bereputasi, Referensi yang Banyak Digunakan Mahasiswa Menyusun Skripsi

Senin, 13 Jul 2026
5 Pasar Tradisional Dekat Kampus di Malang, Cocok untuk Belanja Harian Mahasiswa
Tips

4 Pasar Tradisional Dekat Kampus di Malang, Cocok untuk Belanja Harian Mahasiswa

Jumat, 10 Jul 2026
Next Post
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Curhat Jenderal Purnawiran: Prihatin Lihat Institusi, Junior Tidak Hargai Senior, dan Semu Kekompakkan Teman Seangkatan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.