Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Atasi Sampah Makanan di Rumah dengan 7 Tips Ini

Redaksi by Redaksi
Juli 28, 2021 6:00 am
in Tips
Ilustrasi sisa makanan yang tidak dikelola dengan baik/tugu malang

Ilustrasi sisa makanan yang tidak dikelola dengan baik. (Foto: Instagram @frenchlyphotography)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugujatim.id – Sisa makanan di rumah masih menjadi persoalan yang dihadapi setiap orang di rumah. Pernahkah bertanya, kemana sisa makanan yang tidak sempat dimakan yang kemudian membusuk? Mungkin, makanan itu akan segera dibuang ke tempat sampah karena baunya yang mengganggu. Lalu segera membeli yang baru untuk stok makanan yang diperlukan.

Tapi tahukah bahwa hampir sepertiga atau sekitar 1,3 ton makanan yang diproduksi secara global setiap tahun berakhir menjadi sampah? Ini jumlah yang tidak sedikit, sementara itu ada banyak warga dunia yang masih kelaparan.

READ ALSO

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus

Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten

Dilansir dari wonderwall, makanan yang tidak sempat dimakan dan membusuk di tempat sampah sejatinya menghasilkan gas metana. Gas ini merupakan yang terbesar kedua yang memicu efek rumah kaca.

Metana adalah zat yang berkontribusi langsung terhadap perubahan iklim yang terjadi di dunia. Selain itu, penelitian dari World Resources Institute menyatakan bahwa 24 persen dari semua air yang digunakan untuk pertanian atau sekitar 117 triliun liter hilang karena sisa makanan setiap tahun.

Membuang sisa makanan tampaknya sepele, tetapi sebetulnya anak cucuk kita telah diwarisi potensi bencana yang cukup besar. Lalu bagaimana mencegahnya? Ada beberapa tips atau kiat yang cocok untuk mengurangi sampah makanan di rumah sehingga dapat menjaga kesehatan lingkungan.

1. Berbelanja Dengan Berdas

Sebagian besar dari kita memilih berbelanja dalam jumlah besar sekali jalan. Memang cara ini selain menghemat energi juga lebih murah dibanding berbelanja berkali-kali setiap diperlukan.

Namun pembelian jumlah besar seringkali menyebabkan lebih banyak limbah makanan yang tertimbun karena tidak sempat dikonsumsi semua. Makanya, cobalah mengatur daftar belanja dan kurangi pembelian yang impulsif.

2. Simpan Makanan Dengan Benar

Menyimpan makanan tidak benar sering kali menyebabkan pembusukan dan menjadi pemborosan berikutnya. Perlu diperhatikan mana yang harus segera dimakan dan mana yang bisa disimpan. Sisanya disimpan pada suhu yang tepat agar selalu segar.

Misalnya, kentang, bawang bombay, dan bawang putih lebih baik disimpan di tempat hangat daripada di kulkas. Alpukat dan pisang harus dijauhkan dari sayuran yang hijau demi mencegah kematangan dan kebusukan lebih cepat.

Lalu, simpan seledri dengan tegak di dalam gelas air dan masukkan selada ke dalam mangkuk air di kulkas untuk membuatnya tetap segar. Bisa juga mengatur peletakan makanan di kulkas, misalnya rak bawah untuk daging dan produk susu, rak tengah untuk buah dan sayuran, dan bagian atas untuk produk yang memiliki tanggal kadaluarsa.

3. FIFO (First In, First Out)

Gunakan metode FIFO atau apa masuk pertama keluar pertama agar makanan yang lebih lama dapat dikonsumsi terlebih dahulu dan tidak terbuang sia-sia. Lalu mengatur tata letaknya secara cermat dan menggunakan bahan makanan yang lebih lama. Cara ini juga dapat menghemat uang karena tidak harus membeli yang baru.

4. Buat Kaldu Sendiri

Gunakan sisa sayuran untuk membuat kaldu sayuran dan tulang untuk membuat kaldu daging. Tumis sayuran atau tulang dengan sedikit minyak zaitun, tambahkan air dan biarkan sampai mendidih dengan api kecil untuk mendapatkan kuah kaldu yang diinginkan.

5. Gizi Kulit Sayuran dan Buah

Jangan terlalu cepat membuang kulit sayuran dan buah-buahan seperti apel, kentang, wortel, timun, mangga dan pisang. Kulit sebenarnya mengandung banyak vitamin, mineral dan antioksidan yang dapat memperlancar pencernaan ketika dimakan.

6. Jangan Lihat dari Penampilan

Sudah menjadi tradisi, kita seringkali melewatkan makanan hanya karena penampilannya yang jelek, padahal nutrisi dan rasa yang terkandung sama. Hal ini mengundang banyak makanan terbuang sia-sia tanpa alasan.

7. Membuat Kompos

Jika masih ada bahan makan yang tersisa, kita dapat menjadikannya kompos untuk pupuk tanaman di rumah. Meskipun tidak memiliki kebun sendiri, tetapi tetap jadikan kompos karena pasti selalu ada orang yang senang hati menerima kompos gratis yang bagus untuk lingkungan.

Ilustrasi sisa makanan yang tidak dikelola dengan baik. (Foto: Instagram @frenchlyphotography)

Reporter : Qonita Aulia

Redaktur : Herlianto. A

Tags: buahgloballingkunganMakanansampahSayurantips

Related Posts

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus
Tips

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus

Rabu, 14 Okt 2026
Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten
Tips

Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten

Rabu, 14 Okt 2026
Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Next Post
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Curhat Jenderal Purnawiran: Prihatin Lihat Institusi, Junior Tidak Hargai Senior, dan Semu Kekompakkan Teman Seangkatan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.