Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Lakukan Ini Dulu Sebelum Memasarkan Produk

Redaksi by Redaksi
Desember 20, 2024 7:50 pm
in Ruang Cendekia
Memasarkan produk

Faizal Alfa PT Fortuna iMARKS Trans

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

DAMPAK sering bertemu dengan orang berbeda dari aneka industri yang berbeda, ada momen yang menarik ketika Saya konsisten melihat wajah yang kaget, ekspresi mengernyitkan dahi, dan sorot mata penasaran setengah tidak terima, setiap Saya lontarkan pernyataan :

“Konsumen tidak pernah mau membeli produk”

READ ALSO

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Langsung reaksi dong pastinya? Lha ngapain Kita pusing-pusing mikirin marketing jika konsumen tidak pernah mau membeli produk? Eh, ternyata ada kalimat lanjutannya :

“Konsumen membeli benefit, faedah, dan manfaat dari produk.”

Ini pemikiran sederhana, namun banyak berguna, karena dalam pembahasan tentang produk, yang jadi titik fokus bukanlah produknya, namun justru benefit, faedah, dan manfaat dari produk tersebut.

Baca Juga: Ini Cara Jitu Kenalkan Brand Baru Agar Cepat Dikenali Konsumen

Apa hubungannya dengan proses marketing? Banyak sekali, terutama terkait dengan cara team marketing Kita memahami produk yang dijual. Dalam praktek keseharian, Kita menyebutnya sebagai product knowledge. Kalau team tidak memahami product knowledge, maka tidak heran akan mungkin terjadi situasi :

“Menawarkan ke 10 orang, ditolak oleh 11 orang”

Lho kok bisa? Ya bisa aja, karena 10 orang yang ditawari menolak, dan 1 orang yang jualan juga dalam pikiran dan hatinya menolak, karena tidak yakin dengan produk yang dijual.

Dengan dasar pemahaman bahwa konsumen tidak membeli produk, namun membeli manfaat dari produk yang dijual, maka ini dapat menjadi panduan tentang bagaimana Kita menampilkan sebuah produk dalam konten dan berbagai media. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam menjelaskan produk adalah urutan : Manfaat, Nama Produk & Spesifikasi, Nilai Tambah, Harga, Dan Promo Yang Berlaku.

Contoh :

Nyari baju lebaran anak model terbaru dengan kualitas yang bagus? [Manfaat] Twist Kids cocok jadi pilihan dengan koleksi kemeja, t-shirt, celana, jaket model terbaru untuk anak usia 4 hingga 14 tahun, [Nama Produk & Spesifikasi] dari brand yang telah teruji sejak 35 tahun dan tersedia di 150 lebih gerai di jaringan Matahari Department Store, [Nilai Tambah] dengan harga mulai 150rb an [Harga] dan dapatkan voucher belanja langsung dengan DM ke akun IG www.instagram.com/twistkids.co [Promo Yang Berlaku].

Meski Saya adalah orang dengan latar belakang marketing, namun dengan tanpa ragu dan sepenuh hati, Saya akan bilang bahwa Saya adalah pemuja keunggulan produk. Maksudnya bagaimana? Sederhana saja, marketing adalah pekerjaan memahami, mengemas, dan memasarkan produk. Pertanyaannya, produknya apa? Kalau produknya bagus, ya proses memahami, mengemas, dan memasarkan, akan berjalan mulus.

“Produk yang bagus, memasarkan dirinya sendiri, sedangkan marketing yang bagus, melipatgandakan pemasarannya.”

Namun, dalam banyak kasus, marketing ditempatkan secara salah kaprah, dalam posisi sebagai juru poles alias tukang make up yang berlebihan. Bagaimana caranya, agar produk yang biasa saja, atau lebih parahnya produk yang jelek, terkesan dan dianggap produk bagus, kan kacau?

Baca Juga: Cara Memulai Tim Digital Marketing

Oke, memang make up artist atau MUA, tugasnya memoles dan mempercantik tampilan, namun tugasnya lebih mudah jika sedari polosan talent nya memang sudah cantik, maka tugas marketing adalah mempertebal kecantikan yang sudah ada, dan menyebarluaskan pada dunia.

Seperti bisnis makanan, jika makanan memang enak, maka tugas marketing adalah memahami, mengemas, dan memasarkan makanan enak tersebut kepada khalayak yang lebih luas. Memastikan yang sudah pernah beli mau beli lagi dan beli terus, dan yang belum beli jadi bergegas kebelet dan ngebet beli. Menjadi rumit jika makanannya kurang enak, dan marketing diharap untuk membuat kesan produknya enak, dan dituntut membuat produknya laku keras di pasaran. Karena, inti masalahnya, adalah balik dulu ke resep, bahan, cara masak, dan tempur dulu di dapur, bukan pusing di marketing.

Jadi ingat percakapan cowok jelek yang datang ke tukang cukur rambut, kemudian tukang cukurnya nanya :

“Pengen potong model apa Bang?”

Cowok jelek menjawab :

“Terserah Bang, asal jadi ganteng… ”

Tukang cukur menjawab :

“Maaf Bang, gak sanggup, Saya cuman bisa ngubah potongan rambut, belum bisa kalau dipaksa ngubah takdir…. ”

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Faizal Alfa
(PT Fortuna iMARKS Trans)
www.instagram.com/imarks.id
www.imarks.id

Redaktur: jatmiko

Tags: Faizal AlfaimarksmarketingMemasarkan Produk

Related Posts

Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
OJK Malang

Dihadiri Arumi Bachsin, OJK Malang Gelar Sosialisasi Edukasi Finansial Kepada Komunitas Perempuan dalam Rangka Memperingati Hari Ibu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.