Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Mandi Susu di Kolam Susu

Fajrus Sidiq by Fajrus Sidiq
November 14, 2024 6:00 am
in Ruang Cendekia
Kopi Pagi, Fajrus Sidiq.
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Satu juta liter lebih susu dibuang percuma. Demo mandi susu di jalanan dan buang susu di kali, penanda Indonesia sebagai kolam susu. Alih-alih sebagai aksi kecewa, akibat tidak seriusnya pengawasan pemerintah sesuai Permentan 33/2018.

Apalagi keran impor susu mengalir deras. Susunya skim atau bubuk. Yang jelas-jelas lebih segar susu murni hasil ternak. Lebih-lebih negara tetangga dapat bebas bea jual susu ke Indonesia.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Susu dari kolam jadi tak laku. Pantas jika peternak sapi perah berang. Mungkin ternaknya juga ikut meradang. Bisa demo besar-besaran keluar kandang.

Di tengah kemelut soal susu ini, kembalilah pada swasembada pangan. Specially, swasembada susu. Sesuai visi Presiden Prabowo, juga para petani, peternak, dan nelayan.

Maka diperlukan ketegasan pemerintah mengatur, mengawasi, dan membina semua kaitan persusuan nasional. Menggenjot produksi dalam negeri.

Sehingga bisa 50 persen lebih partisipatif. Yang saat ini hanya memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan susu nasional. Sedang sisanya sudah bisa ditebak. Impor.

Kasus mandi dan buang susu ini tentu jangan diredam dengan statemen pejabat saja. Seperti yang sudah-sudah itu. DPR dan Kementerian haruslah merumuskan kemakmuran peternak dan ternaknya. Yang ujung-ujungnya jadi kemakmuran bersama rakyat dan negara kita.

Ketergantungan impor janganlah terjadi di sektor yang sejatinya kaya. Apalagi jika impor hanya memperkaya sebagian kecil saja.

Soal impor memang sudah sering. Bahan pokok seperti beras, garam, hingga gula. Tapi berapa banyak kasus korupsi, bermula dari impor tadi.

Susu sapi memang produk pangan dengan permintaan yang terus meningkat. Susu haruslah berkontribusi besar bagi perekomian negara.

Baca Juga : Saatnya punya hape ESEMKA

Di India, produksi susu mencapai dua ratusan juta ton per tahun. Itu karena pemanfaatan kemajuan teknologi produksi.

Indonesia juga bisa begitu. Lebih-lebih adanya program nasional, makan dan minum susu gratis. Peternak jangan sampai malah menangis.

Modernisasi produksi peternak, seperti di negara-negara maju, bisa jadi konsentrasi pemerintah guna solusi masalah susu. Dan selanjutnya, susu di kolam bisa dialirkan ke ‘sawah-sawah’.

 

Fajrus Sidiq

Direktur Bisnis Tugu Media Group

Tags: imporimpor susumandi susuSususwasembada pangan

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
UIN Malang

Lembaga Pendidikan Otomotif Terkemuka di China Kunjungi UIN Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.