Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Inspirasi Sefdella Afrianto: Arek Bululawang Awalnya Karyawan Swasta dan Pengusaha, Kini Jadi Guru Profesional

Redaksi by Redaksi
November 9, 2024 8:17 pm
in Insight
Sefdella Afrianto ingin hidupnya terus memberi manfaat. Foto/Dok.

Sefdella Afrianto ingin hidupnya terus memberi manfaat. Foto/Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sefdella Afrianto merupakan sosok yang patut menjadi teladan bagi para pendidik muda di Indonesia. Mengawali karier sebagai karyawan swasta dan pengusaha kuliner, ia kini telah menjadi guru profesional melalui jalur Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan.

Kisah perjalanan hidupnya bukan hanya mencerminkan semangat pengabdian yang tinggi, tetapi juga komitmen untuk terus belajar dan berbagi ilmu.

READ ALSO

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Awal Perjalanan: Dari Dunia Swasta ke Pendidikan

Lulus dari program pendidikan guru SD, Sefdella tidak langsung meniti karier di bidang pendidikan. Sebaliknya, ia memulai perjalanan sebagai karyawan di sektor swasta dan merintis usaha kuliner.

Sefdella Afrianto mengawali karir sebagai karyawan, pengusaha, kini ingin mengabdi dengan menjadi guru. Foto/dok
Sefdella Afrianto mengawali karir sebagai karyawan, pengusaha, kini ingin mengabdi dengan menjadi guru. Foto/dok

Bisnisnya berkembang pesat, dengan beberapa outlet yang tersebar di berbagai lokasi. Namun, pandemi COVID-19 memberikan tantangan besar bagi usahanya.

Baca Juga: Takmir dan Guru Ngaji di Lowokwaru Beri Dukungan ke Abah Anton: Pilih yang Berkopyah

Meskipun mengalami penurunan, Sefdella tidak menyerah; ia terus bertahan dan mengelola bisnisnya sembari merenungkan kembali cita-citanya.

Almarhum bapak dan Ibundanya menjadi inspirasi terbesar yang mengingatkan akan mimpi masa kecilnya: menjadi guru dan memiliki sekolah gratis untuk anak-anak yatim dan anak jalanan.

Sekitar tahun 2021, Sefdella memutuskan untuk kembali ke dunia pendidikan. Ia memulai pengabdian di sekolah dasar dan pada pertengahan tahun, diterima sebagai peserta PPG Prajabatan gelombang pertama tahun 2022 dengan beasiswa dari kemendikbud.

Menjalani PPG Prajabatan: Pengorbanan dan Dedikasi

Keputusan untuk kembali mengajar bukanlah pilihan yang mudah. Sefdella harus menonaktifkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik)-nya dan meninggalkan sekolah tempat ia mengabdi.

Selama satu tahun mengikuti PPG Prajabatan, ia menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi pendidikan maupun pengorbanan pribadi.

Sefdella Afrianto (tiga dari kiri) saat wisuda dari Universitas Negeri Malang (UM). Foto/Dok.
Sefdella Afrianto (tiga dari kiri) saat wisuda dari Universitas Negeri Malang (UM). Foto/Dok.

Fokus pada studi memaksanya untuk meninggalkan sementara usaha kulinernya. Namun, niat tulus untuk menjadi guru yang lebih baik mengantarkannya pada banyak pencapaian luar biasa.

Baca Juga: Tim Peneliti Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang Kembangkan Instrumen Emotional Regulation Questionnaire Kepada Guru TK

Dalam perjalanannya di PPG Universitas Negeri Malang (UM), Sefdella terlibat aktif dalam berbagai kegiatan. Ia menciptakan lagu khusus untuk PPG UM yang mendapat apresiasi luas dari rekan mahasiswa dan pihak kampus.

Kepiawaiannya dalam berorganisasi juga membuatnya dipercaya sebagai Koordinator Mahasiswa UM, mengoordinasi sekitar 1.630 mahasiswa PPG UM.

Sefdella juga menjadi anggota aktif Asosiasi PPG Prajabatan Indonesia dan bergabung dalam Tim 11 Asosiasi di Tahun 2023, yang berperan penting dalam menyampaikan aspirasi mahasiswa ke Direktorat GTK khususnya Direktorat PPG.

Kontribusi untuk Mahasiswa dan Peningkatan Profesionalitas

Selama proses PPG Prajabatan, Sefdella menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membantu mahasiswa lain mempersiapkan diri menghadapi seleksi PPPK.

Melalui kerjasama antara mahasiswa UM dengan Asosiasi PPG Prajabatan Indonesia, ia memfasilitasi program belajar bersama, yang dikenal dengan acara “Ngebaso” (Ngelmu Bareng Asosiasi).

Program ini diikuti oleh sekitar 980 mahasiswa UM, menjadi wadah persiapan yang efektif untuk menghadapi tes seleksi PPPK 2023.

Hasil kerja keras bersama teman-teman Koordinator UM yammdaei berbagai jurusan dan sinergi baik dengan seluruh mahasiswa UM pun membuahkan hasil yang membanggakan.

Dari total 1.500 mahasiswa UM yang mengikuti seleksi, mayoritas sekitar 1.100 berhasil lolos dan menjadi lulusan terbanyak Se-Indonesia yang terserap di ASN PPPK 2023.

Meskipun Sefdella sendiri belum berkesempatan lolos PPPK pada tahun 2023, kontribusinya dalam membantu teman-teman sejawat menunjukkan jiwa kepemimpinan dan solidaritas yang kuat.

Amanah Baru di Tahun 2024

Masuk tahun 2024, amanah yang diemban Sefdella semakin besar. Ia dipercaya menjadi Kepala Departemen Pendidikan dan Keilmuan di Asosiasi PPG Prajabatan Indonesia.

Selain itu, ia juga bergabung dengan Tim Helpdesk Direktorat PPG, yang berperan penting dalam membantu mahasiswa PPG mengatasi berbagai tantangan selama proses pendidikan.

Sefdella berkomitmen untuk terus mendampingi teman-teman lulusan PPG Prajabatan angkatan 2022 dan 2023 yang belum berhasil mencapai status ASN.

Ia tetap berfokus pada misi untuk mengawal dan mendukung persiapan seleksi ASN di tahun-tahun mendatang, dengan semangat yang sama seperti awal perjuangannya.

Menjadi Inspirasi dan Teladan

Kisah Sefdella Afrianto tidak hanya tentang perjuangan seorang guru dalam meraih profesionalitas, tetapi juga tentang tekad untuk mewujudkan mimpi dan menginspirasi orang lain.

Dari perjalanan sebagai karyawan swasta, pengusaha kuliner, aktif membuat komunitas Bola, hingga menjadi guru profesional, Sefdella membuktikan bahwa dengan niat yang ikhlas dan kerja keras, setiap rintangan dapat dilalui.

Ia adalah contoh nyata bahwa profesi guru bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang pengabdian dan keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi generasi mendatang.

Semoga sosoknya dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik lainnya untuk terus belajar, berbagi, dan mengabdi dengan penuh ketulusan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: bululawangguru profesionalkabupaten malangSefdella Afrianto

Related Posts

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Insight

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Selasa, 13 Okt 2026
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Next Post
Wahyu-ali

Ngalam Santun, Komitmen Wahyu-Ali Wujudkan Kota Malang Ramah Disabilitas

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.