Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Pola Asuh Anak yang Patut Ditiru dari Reality Show Korea The Return of Superman

Redaksi by Redaksi
Juli 16, 2021 9:54 am
in Tips
Mencontek pola asuh keluarga Korea melalui reality show The Return of Superman. Foto: Pinterest

Mencontek pola asuh keluarga Korea melalui reality show The Return of Superman. Foto: Pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Mungkin sebagian dari Anda sudah tidak asing lagi dengan tingkah lucu William-Bentley, Yoon Trio, dan keluarga lain dalam program televisi “The Return of Superman”.

The Return of Superman atau TROS merupakan reality show Korea Selatan yang ditayangkan di saluran KBS2 setiap akhir pekan.

READ ALSO

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Tayangan ini menampilkan tingkah lucu ayah dan anak-anak yang menghabiskan waktu selama 48 jam tanpa kehadiran sosok ibu. Pada acara tersebut, sang ibu memang sengaja tidak dilibatkan, sehingga penonton dapat melihat hubungan antara para ayah dan anak-anaknya.

Tak hanya menghibur dan mengundang tawa, ternyata ada banyak sekali ilmu parenting yang dapat diambil, lho. Yuk, simak penjelasannya.

1. Mengajarkan Etika dan Sosialisasi Sejak Dini

Dalam berbagai episode, TROS menampilkan kegiatan di luar rumah atau mendatangkan bintang tamu ke rumah. Salah satu tujuannya adalah untuk mengajari anak bersosialisasi dan menanamkan nilai-nilai etika.

Kemampuan sosialisasi anak dapat berkembang dengan baik jika orang tua mengajak anak-anak pergi ke luar rumah dan melibatkan mereka dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan begitu, orang tua secara tidak langsung dapat mengajari etika sederhana seperti mengucapkan salam, terima kasih, maaf, dan tolong kepada anak-anak mereka.

2. Melatih Kemandirian

Melatih kemandirian anak sejak kecil memang sangat penting. Seperti yang diterapkan oleh para ayah di TROS. Mereka menanamkan kemandirian pada anak-anak mereka sejak kecil. Contohnya dalam hal makan. Mereka membiarkan anak-anak mereka makan sendiri, meskipun berantakan mereka tetap membiarkan anak-anak belajar. Cara ini efektif untuk mengajarkan anak agar tidak bergantung pada orang lain.

3. Tidak Mengenalkan Anak pada Gadget

Gadget saat ini merupakan penyelamat bagi para orang tua. Tidak sedikit orang tua yang menenangkan anaknya yang sedang rewel dengan mengajak menonton video YouTube lewat gadget. Namun, tahukah Anda, mengenalkan gadget sedari dini dapat menghambat tumbuh kembang anak? Tak hanya itu, mengenalkan gadget dapat mengurangi kesempatan anak untuk mengeksplor dunia luar.

Saat menonton TROS, jarang sekali melihat anak bermain gadget. Mereka lebih sering melakukan aktivitas di luar ruangan, bermain dengan ayah dan saudaranya, atau menjalankan misi-misi dari sang ayah. Dengan demikian, anak-anak akan lebih memanfaatkan tubuh mereka serta dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas mereka. Hal tersebut tentu lebih melelahkan bagi para orang tua, namun akan membawa dampak positif bagi tumbuh kembang anak.

4. Memberikan Penjelasan Baik dan Buruk Suatu Tindakan

Anak-anak relatif memiliki keingintahuan yang tinggi. Mereka akan melakukan segala cara untuk mengobati rasa penasarannya. Tidak sedikit pula orang tua yang melarang bahkan membentak anak-anak saat mengetahui anak-anak mereka hendak melakukan sesuatu. Tindakan tersebut justru akan membuat anak-anak semakin penasaran karena para orang tua tidak menyertakan alasan yang jelas saat mengungkapkan larangan.

Para ayah di TROS jarang sekali melarang anak-anaknya melakukan sesuatu tanpa alasan. Mereka lebih memilih memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai hal baik dan buruk atas tindakan yang anak-anak lakukan. Dengan memberikan penjelasan tersebut, anak-anak akan dapat lebih memahami konsekuensi dari tindakannya.

5. Mendisiplinkan Namun Tidak Berlebihan

Mengasuh anak-anak memang kadang melelahkan dan menguras emosi. Bahkan, beberapa orang tua cenderung untuk memukul, mencubit, dan melakukan hukuman fisik lain untuk memberi efek jera bagi anak-anak mereka. Namun, sebenarnya tindakan tersebut hanya akan menimbulkan trauma bagi anak-anak.

Pada tayangan The Return of Superman, para ayah selalu memberi tindakan disiplin saat anak-anak melakukan kesalahan. Alih-alih memukul, para ayah cenderung memberikan hukuman seperti menyuruh anak mengangkat tangan sambil memikirkan apa yang telah mereka lakukan. Dengan memberi hukuman tersebut, anak-anak akan belajar bahwa tindakan yang dia lakukan tidaklah benar.

Tak hanya menghukum, para ayah juga memberi edukasi atas kesalahannya dan mengajari anak meminta maaf. Para ayah di TROS mengakhiri hukuman dengan pelukan atau ciuman.

6. Memberi Pujian, Hadiah, dan Kejutan

Episode TROS sering menampilkan anak-anak yang menjalankan misi yang diberikan oleh para ayah. Misalnya, misi berbelanja di minimarket, mendirikan tenda sendiri, dan banyak lainnya.

Ketika anak-anak mereka berhasil menjalankan misi, para ayah akan melemparkan pujian dan tidak jarang mereka memberikan hadiah sederhana sebagai apresiasi atas apa yang mereka lakukan. Bahkan, jika misi tersebut gagal, para ayah akan tetap memberi pujian dan semangat agar mereka tidak berkecil hati.

Tak hanya itu, saat anak sedang berulang tahun, para ayah akan memberikan kejutan sederhana kepada mereka, seperti membuatkan kue, mengundang teman-teman mereka, memberi hadiah, dan mengucapkan kata-kata manis. Secara tidak langsung, hal tersebut mengajari anak-anak untuk menghargai setiap momen. Dengan memberikan afeksi dan atensi sederhana semacam itu, anak-anak akan merasa lebih dicintai dan didukung oleh orang-orang terdekatnya.

7. Percaya pada Kemampuan Anak

Alih-alih takut melihat anaknya terluka atau menangis, para ayah di TROS cenderung memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengekplorasi dunia dan mengatasi ketakutannya sendiri. Para ayah menyadari bahwa mereka tidak akan selamanya mendampingi anak-anak. Oleh sebab itu, mereka cenderung mempercayai kemampuan anak-anak tanpa mengurangi intensitas pengawasannya.

Dengan demikian, anak-anak mengetahui cara untuk mengatasi rasa takut dan apa yang harus dilakukan saat dihadapkan pada situasi tertentu. Selain itu, orang tua juga dapat mengetahui kelebihan tersembunyi anak-anaknya.

8. Memberi Ruang Privasi pada Anak

Anak-anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Cara mengekspresikan keinginannyapun berbeda-beda. Dalam beberapa episode TROS, ditunjukkan bagaimana para ayah memberikan ruang privasi kepada anak saat mereka tidak ingin bermain atau belajar. Para ayah tidak akan memaksakan apa yang dikehendakinya kepada anak-anak. Mereka cenderung bertanya apa yang dirasakan anak-anaknya dan memberikan ruang privasi kepada anak-anak.

Memberikan ruang privasi bukan berarti tidak peduli. Justru dengan memberikan ruang privasi, anak akan dapat memahami dirinya sendiri dan menemukan cara untuk menyelesaikan konflik batin yang dirasakannya.

9. Mendengar Pendapat Anak

Sebagai orang tua, mendengar pendapat anak sangat diperlukan untuk mengetahui apa yang sebenarnya anak inginkan atau rasakan. Hal tersebut memiliki tujuan agar anak-anak berani mengungkapkan apa yang dirasakan dan apa yang mereka inginkan. Selain itu, keterbukaan antar anggota keluarga adalah aspek penting dalam keberlangsungan komunikasi keluarga.

Para ayah di TROS selalu menanyakan pendapat anak-anak, misalnya pemilihan menu makanan. Mereka akan bertanya apa yang anak-anak ingin makan. Dengan melibatkan anak-anak dalam pemilihan menu makanan, para ayah akan dengan mudah menentukan pilihan.

Reporter: Septia

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya
Tips

Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya

Jumat, 7 Agu 2026
Belanja Fashion Wanita di Malang - 6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG
Tips

6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG

Jumat, 7 Agu 2026
Next Post
Pemerintah RI Bagikan 300 Ribu Paket Obat Gratis untuk Pasien Isoman

Pemerintah RI Bagikan 300 Ribu Paket Obat Gratis untuk Pasien Isoman

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.