Selasa, Juni 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Jenang Safar sebagai Penangkal Kesialan, Mitos atau Fakta?

Redaksi by Redaksi
Agustus 22, 2024 5:00 pm
in Budaya
Ilustasi Jenang Sapar, mengulik rahasia di balik manisnya jenang dan kaitannya dengan hari sial yang dipercaya masyarakat Jawa. Foto/inidata.id

Ilustasi Jenang Sapar, mengulik rahasia di balik manisnya jenang dan kaitannya dengan hari sial yang dipercaya masyarakat Jawa. Foto/inidata.id

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Jenang Safar adalah makanan khas budaya Jawa berupa bubur yang terbuat dari beras ketan, gula dan santan. Jenang ini disajikan dengan taburan kelapa parut.

Meskipun penamaannya ada kata “safar”, jenang ini tidak selalu hanya ada di bulan Safar pada kalender Hijriah.

READ ALSO

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Tradisi membuat Jenang Safar sudah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Jawa, bahkan jauh sebelum masa kemerdekaan.

Ada filosofi yang berkembang di masyarakat tentang Jenang Safar, seperti bentuk bulat-bulat yang terbuat dari tepung ketan itu seakan mencerminkan sebuah cikal bakal manusia itu sendiri.

Baca Juga: Melihat Budaya Olahraga di Tengah Kesibukan Jakarta

Hal ini bermakna bahwa manusia berasal dari hal yang sama meskipun keluar menjadi berbeda-beda. Bentuk bulatan beras ketan yang disiram jenang warna coklat tua lengket, sehingga memunculkan perpaduan dan rasa khas.

Rabo Wekasan, Hari Sial yang Mistis

Rabo Wekasan adalah istilah Jawa yang merujuk pada Rabu terakhir di bulan Safar. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, hari ini dianggap sebagai hari yang penuh dengan kesialan dan malapetaka.

Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk menangkal sial pada hari tersebut, salah satunya dengan membuat dan menyantap Jenang Safar.

Baca Juga: Dukung Pelestarian Budaya, Bupati Malang Maraton Hadiri Bersih Desa

Kaitan antara Jenang Safar dan Rabo Wekasn lebih kepada aspek budaya dan kepercayaan masyarakat. Beberapa alasan mengapa jenang ini dikaitkan dengan Rabo Wekasn antara lain.

  1. Simbolisasi: Jenang safar yang manis dan lembut dianggap sebagai simbol untuk menolak segala hal yang buruk dan mengundang keberkahan.
  2. Ritual: Proses pembuatan dan pembagian jenang safar dianggap sebagai sebuah ritual untuk memohon perlindungan dari segala marabahaya.
  3. Tradisi turun-temurun: Kepercayaan ini telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi, sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Jawa.

Perkembangan Zaman dan Jenang Safar

Seiring perkembangan zaman, makna dan tradisi terkait Jenang Safar dan Rabo Wekasn mengalami dinamika. Meskipun masih banyak yang percaya akan mitos tersebut, namun tidak sedikit pula yang menganggapnya sebagai sebuah tradisi budaya yang perlu dilestarikan.

Jenang Safar dan Rabo Wekasn adalah contoh menarik tentang bagaimana kepercayaan dan budaya masyarakat dapat membentuk tradisi kuliner.

Meskipun sarat dengan mitos dan kepercayaan, namun keberadaan jenang ini tetap relevan hingga saat ini dan menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Izzul Muttaqin (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: budaya jawaJenang SafarMitos JawaRabo WekasanTradisi Kuliner

Related Posts

Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Ilustrasi tradisi ater-ater di Jawa. (Foto: Instagram/ @perpusipkabtegal)
Budaya

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Rabu, 27 Mei 2026
Next Post
Ilustrasi jenis sayur dan buah yang bisa menurunkan gula darah dengan alami. Foto/Pixabay

5 Jenis Sayur dan Buah Ini Bisa Turunkan Gula Darah

BERITA POPULER

  • Bapenda Kota Malang

    Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.