Minggu, Oktober 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Belajar dari Gus Addin, Alasan Kenapa Kader GP Ansor Harus Banyak Baca Buku!

Redaksi by Redaksi
Agustus 3, 2024 4:42 pm
in Ruang Cendekia
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor H Addin Jauharuddin (kiri) bersama CEO Tugu Media Group Irham Thoriq.

Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor H Addin Jauharuddin (kiri) bersama CEO Tugu Media Group Irham Thoriq.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kami banyak belajar dari Addin Jauharuddin, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang membawahi sekitar 8 juta kader di seluruh Indonesia. Kami belajar, setelah ngobrol gayeng di rumah beliau di daerah Depok, Jawa Barat.

Kami ngobrol ngalor ngidul, mulai dari perkembangan bisnis, GP Ansor, inovasi, ilmu berjejaring dan transformasi digital.

READ ALSO

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Salah satunya yang menarik, pria yang juga Komisaris Waskita Karya ini adalah seorang pembelajar yang ulung. Addin mengaku, dalam sebulan dia pasti belanja buku ke toko buku.

Baca Juga: GP Ansor Kota Malang Gelar Madrasah Siber

”Sebulan pasti saya baca 2-3 buku,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini.

Bahkan, untuk bisa mengetahui perkembangan Indonesia termutakhir, dia biasanya berkeliling ke toko Buku Gramedia. Setiap bulan, pasti ada buku baru yang dirilis dari berbagai bidang kehidupan misal dari bidang bisnis, politik, teknologi, psikologi, dan lain sebagainya.

”Misalnya di teknologi, hal baru apa sih yang sedang banyak dibicarakan, ya tinggal saja ke rak teknologi, begitu juga dengan politik, dari kebiasaan itu saya menjadi tahu isu termutakhir,” imbuhnya.

Baca Juga: 10 Ribu Kader GP Ansor dan Banser Deklarasi Anti Radikalisme

Addin selama ini juga dikenal dengan jaringannya yang luas. Menurut Addin, anak muda harus mengutamakan adab daripada ilmu, agar punya jaringan yang luas. ”Orang respect ke kita, kalau kita punya adab dan sopan ke orang,” ucapnya.

Dia mencontohkan saat bertamu, ketika ada kotoran maka ketika kita membersihkan, maka tuan rumah akan respect.

Begitu juga ketika ada anak dari tuan rumah kita sapa dengan penuh kasih sayang, maka tuan rumah akan respect. ”Misal bilang anak ini ponakan saya, pasti senang banget dan tuan rumah jadi respect,” imbuhnya.

Yang tak kalah penting tentu saja, lanjut Addin adalah high level thinking yang perlu kita tingkatkan. Maksudnya, kita harus punya gagasan dan pengetahuan, sehingga ketika diajak ngobrol dengan jejaring kita, kita menjadi tahu.

”Misal kita ketemu dengan orang yang jago teknik, kita perlu baca-baca dulu soal teknik, ini penting agar orang trust dan pengetahuan kita menjadi bahan obrolan,” ucap pria yang akrab disapa Gus Addin ini.

Untuk mempunyai banyak pengetahuan itu, Addin masih berkeyakinan kalau buku masih menjadi solusi utama agar kita berpengetahuan. Selain itu, bertemu banyak orang dan belajar ke banyak orang, juga bisa menjadi solusi. ”Teruslah belajar, saya kira anak muda perlu itu,” jelasnya.

Addin juga menyarankan, anak muda khususnya kader GP Ansor juga belajar merenung. Adien misalnya, untuk merancang konsep besar Ansor dalam kepemimpinannya, dia merenung setelah banyak membaca situasi dan masukan banyak pihak. ”Lalu saya corat coret di kertas, lalu munculah konsep itu,” imbuhnya.

Konsep yang dimaksud Addin adalah konsep ASTA BISA. Asta ini adalah konsep delapan program presiden terpilih Prabowo Subianto, sedangkan BISA empat pilar GP Ansor dalam kepemimpinannya yakni Bisnis, Inovasi Teknologi dan Media, Sumber Daya Manusia dan Anak Muda.

Kami akan menjabarkan secara detail program Asta Bisa ini dalam catatan selanjutnya.

Obrolan gayeng dengan Addin berlangsung sekitar tiga jam. Kami akhirnya pamit karena Addin harus bergeser ke Cirebon untuk menghadiri Haul di Pondok Pesantren Buntet Cirebon. Kami pulang dengan banyak membawa ilmu kehidupan yang luar biasa besarnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : Irham Thoriq

Editor: Herlianto. A

Tags: Addin JauharuddinDepokGP AnsorKomisaris Waskita Karya

Related Posts

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Saat dalam Kondisi Terpuruk, Benarkah Kita Tidak Sendirian?
Ruang Cendekia

Saat dalam Kondisi Terpuruk, Benarkah Kita Tidak Sendirian?

Minggu, 27 Sep 2026
Belajar dari Nabi Ibrahim AS, Membangun Anak yang Siap Menghadapi Kehidupan
Ruang Cendekia

Belajar dari Nabi Ibrahim AS, Membangun Anak yang Siap Menghadapi Kehidupan

Sabtu, 26 Sep 2026
Ancaman Rudal Houthi di Langit Kota Suci
Ruang Cendekia

Ancaman Rudal Houthi di Langit Kota Suci

Jumat, 25 Sep 2026
Next Post
Sate gebug yang kualitas rasanya terjaga sejak 1920. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Kuliner Legendaris Sate Gebug di Kayutangan, Jaga Kualitas Jadi Rahasianya Bertahan hingga 1 Abad

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.