Tugumalang.id – UIN Malang menggelar program pengabdian masyarakat Qaryah Toyyibah di Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, pada21 Juli 2024 lalu.
Pengabdian kali ini berkaitan dengan pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) sebagai salah satu langkah strategis memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Acara yang diinisiasi oleh Sandy Tegariyani Putri, S.Pd dan Tiara Juliana Jaya, M.Si ini menghadirkan bidan Ivana Fatma Aziza, S.St sebagai pemateri utama.
Kegiatan yang dihadiri oleh para ibu rumah tangga ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang pentingnya MPASI dalam mendukung tumbuh kembang anak serta bagaimana MPASI dapat dibuat dengan bahan-bahan lokal yang ekonomis dan bergizi tinggi.
Baca Juga: Hadirkan Dirjen Pendis dan Direktur Diktis, UIN Malang Gelar FGD Akselerasi Kelembagaan
Sandy Tegariyani Putri, S.Pd dalam sambutannya menjelaskan bahwa pembuatan MPASI yang tepat tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga mampu mengurangi pengeluaran keluarga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para ibu dapat membuat MPASI sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar mereka. Ini tentunya akan mengurangi ketergantungan pada produk komersial yang harganya lebih mahal,” ujar Sandy.
Sementara Tiara Juliana Jaya, M.Si menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan di desa.
Baca Juga: FKIK UIN Malang Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan untuk Tekan Angka Stunting
“Dengan memberikan keterampilan membuat MPASI, kita juga memberikan peluang bagi para ibu untuk lebih mandiri secara ekonomi. Mereka bisa membuat MPASI untuk kebutuhan sendiri dan bahkan bisa dijual sebagai tambahan penghasilan,” jelas Tiara.
Bidan Ivana Fatma Aziza, S.St sebagai pemateri menjelaskan secara rinci proses pembuatan MPASI yang baik dan benar. Ia juga memberikan demonstrasi langsung cara mengolah berbagai bahan pangan lokal menjadi MPASI yang lezat dan bergizi.
“Kita bisa memanfaatkan bahan seperti wortel, labu, dan ikan yang ada di sekitar kita. Selain murah, bahan-bahan ini juga sangat baik untuk pertumbuhan anak,” ungkap Ivana.
Antusiasme para peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar pembuatan MPASI dan cara memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi.
Selain itu, para peserta juga berkesempatan untuk mencoba membuat MPASI sendiri dengan bimbingan langsung dari Ivana.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Desa Pandansari Lor yang berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memiliki dampak positif yang besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan kesehatan anak, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tuturnya.
Di akhir acara, Sandy Tegariyani Putri dan Tiara Juliana Jaya berterima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.
Mereka berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat desa.
Dengan adanya kegiatan ini, Desa Pandansari Lor tidak hanya meningkatkan kesehatan anak-anak tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga melalui keterampilan pembuatan MPASI yang ekonomis dan bergizi tinggi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: UIN Malang
Editor: Herlianto. A
























