Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

LadubTok, Jasa Kurir Asli Arek Malang dengan Ongkir Seikhlasnya

Redaksi by Redaksi
Juli 12, 2021 7:42 pm
in Asli Malang, News
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

MALANG – Selalu ada cara untuk bertahan hidup. Begitu kiranya kata yang tepat menggambarkan sosok Dino Kristopacida (42) dan Okky Wahyu Sempada (30). Kedua putra daerah asli Malang ini sukses mensiasati hidup dengan segenap daya kreativitas mereka.
Bagaimana tidak? Pandemi COVID-19 membuat kelabakan banyak orang. Termasuk Dino dan Okky yang membuat mereka kehilangan penghasilan utama akibat wabah virus asal Wuhan, China ini.
Mulanya, Dino adalah seorang karyawan kedai kopi yang terpaksa dirumahkan lantaran kebijakan pemerintah menutup sementara usaha FnB yang memiliki potensi kerumunan tinggi. Hal ini sebagai antisipasi mencegah laju penyebaran virus yang merebak sejak Maret 2020 silam.
Sementara, di lain sisi hanya disitulah satu-satunya sumber penghasilan utama Dino dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari. Mencari peluang kerja di sektor lain kata dia saat itu juga tak memungkinkan. Terlebih, di usianya yang sudah memasuki kepala empat.
”Waktu tutup, saya dan karyawan lain ya otomatis nganggur. Saya ga punya pemasukan lain selain dari sana, meski masih dapet kompensasi meski tak banyak. Sementara, modal yang saya punya cuma tenaga dan sepeda motor ya akhirnya ngerintis jasa kurir ini,” kisahnya pada reporter Tugu Malang, Senin (12/7/2021).
Dibantu seorang rekan pekerja kreatif Oky Wahyu Sempada (30), mereka berdua merintis jasa kurir independen lokalan berbasis aplikasi sederhana menggunakan WhatsApp. Namanya cukup unik, Ladub Tok.
Ladubtok, Bisnis Jasa Kurir di Malang dengan Biaya Ongkir Seikhlasnya (1)
Foto dokumen.
Ladub Tok merupakan istilah bahasa Malangan yang jika dibalik adalah budal yang artinya berangkat. Sementara ‘Tok’ adalah istilah adverbia dalam bahasa jawa timuran untuk penekanan sifat kata sebelumnya. Singkatnya berarti ‘berangkat sudah!’ atau ‘gaspol rem blong’ jika diterjemahkan ke dalam bahasa sehari-hari.
Dino bersama Okky mulai merintis jasa kurir ini sejak pertengahan Mei 2020 di saat korban terpapar virus dan kondisi Malang lagi genting-gentingnya. Meski bersaing dengan start-up kompetitor lain yang tentunya lebih mapan, namun faktanya, usaha kreatig ini masih terus berlanjut hingga sekarang.
Bahkan, sejak Ladub Tok ini eksis, bisa dibilang telah berhasil menyelamatkan banyak orang yang bernasib sama. Terdampak pandemi COVID-19 seperti terkena kebijakan efisiensi karyawan, kehilangan banyak pelanggan, toko sepi dan lain-lain.
”Kini, kami sudah ada 3 orang kurir tetap dan 2 orang lainnya cadangan. Mereka semua rata-rata kena dampak pandemi. Ada yang kena cut perusahaan ada juga yang pengamgguran,” jelas Okky.
Perlahan tapi pasti, Ladub Tok mulai mendapat kepercayaan di mata pelanggan, bahkan sampai punya langganan setia. Terlebih, sejak dibantu seorang rekan yang mengurusi aspek manajerial, mulai dari customer service, desain hingga media sosial kreatif.
”Responnya bagus sejak kita punya akun di media sosial. Sebagai pertanggungjawaban dan jaminan pelayanan kami. Tentu berkat bantuan kawan kami Okky yang juga kebetulan pinter manajemen, mulai sistem orderan hingga sosial media. Sampai-sampai kadang kami kewalahan,” ungkapnya.
Beda dan unik dari kebanyakan perusahaan mapan, Ladub Tok menawarkan kompensasi jasa ongkir tanpa mematok tarif biaya tertentu. ”Bayar seikhlasnya dan sepantasnya,” begitu jawab mereka saat ditanyai soal tarif oleh customer.
Dino mengaku sangat sadar bahwa rintisan usaha jasanya ini tidak terlahir dari perusahaan jasa kurir profesional. Usaha ini murni dibangun sebagai alternatif bertahan hidup sejak dihantam wabah pagebluk ini.
”Maka sudah sepantasnya jika kami juga gak matok nuntut tinggi soal biaya. Ini murni musibah bersama, kehendak Tuhan. Jadi ya ayo bangun dan bergerak bareng-bareng. Kuncinya hanya saling pengertian. Itu saja,” jelas pria berkacamata ini.
Sebab itu, ia tak lupa juga merekrut sejumlah rekan lain yang sama-sama terdampak untuk menambah tenaga kurir di Ladubtok. ”Karena rejeki gak bisa ditunggu. Saya percaya Tuhan bersama orang-orang yang ‘obah’ (berusaha),” pungkasnya.
Tags: KurirLadubTokmalangOngkir

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau kesiapan RS Darurat Lapangan baru di kawasan RST dr. Soepraoen, Senin (12/7/2021). Foto/Azmy.

Sutiaji Cek RST dr. Soepraoen untuk Jadi RS Darurat Lapangan Baru di Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.