Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

7 Teknik Belajar yang Bisa Kamu Coba Agar Makin Fokus dan Paham Materi, Dijamin Ampuh!

Redaksi by Redaksi
Mei 30, 2023 8:41 am
in Tips
teknik belajar

Teknik belajar agar kamu makin fokus dan paham materi. (Freepik)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Seringkah kamu merasa kesulitan dalam belajar? Sudah membaca materi berulang kali tapi masih belum paham? Stress karena kamu butuh waktu yang lama untuk mengingat bab yang sudah kamu pelajari? Jika iya, kamu dapat mencoba 7 teknik belajar ampuh berikut agar makin fokus dalam memahami materi yang kamu sedang pelajari.

Sebagai pelajar dan mahasiswa, sangat penting untuk mengembangkan manajemen waktu serta teknik belajar yang efektif. Untuk itu, cobalah strategi belajar yang baru dengan melakukan beberapa tips di bawah ini.

READ ALSO

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

1. Pomodoro
Teknik yang satu ini mungkin sudah tidak asing untuk sebagian orang. Teknik Pomodoro dipercaya dapat membantu meningkatkan produktivitas serta cocok untuk kamu yang ingin bekerja dengan fokus, tapi tidak mau terlalu capek. Metode manajemen waktu ini mudah dilakukan, yaitu dengan memecah pekerjaan menjadi beberapa interval. Biasanya 25 menit untuk bekerja, lalu diselingi oleh istirahat singkat 5-10 menit, kemudian lanjut ke 25 menit berikutnya. Ini bertujuan untuk menjaga kondisi fisik dan pikiran agar tetap segar dan tidak bekerja terlalu keras.

2. Feynman
Metode ini efisien untuk mempelajari suatu konsep dengan cepat dengan menjelaskannya secara sederhana dengan kata-kata kamu sendiri. Langkah-langkahnya pun mudah. Tulis konsep atau materi yang dipelajari di atas selembar kertas. Kemudian, jelaskan dengan kata-kata kamu sendiri, seolah-olah kamu sedang mengajari orang lain. Tinjaulah apa yang telah ditulis dan identifikasi bagian mana yang salah atau kurang tepat.

Setelah itu, kembali ke catatan atau materi dan temukan jawaban yang benar. Jika menemukan bagian yang menggunakan istilah teknis atau rumit, tulis ulang bagian tersebut dengan istilah yang lebih sederhana dan mudah untuk kamu pahami. Bagaimana, simple bukan?

3. Metode SQ3R
SQ3R adalah singkatan dari Survey, Question, Read, Recite, Review. Teknik atau metode belajar ini pas untuk persiapan ujian akhir atau ulangan. Metode SQ3R adalah teknik membaca pemahaman yang membantu siswa mengidentifikasi informasi penting dari buku bacaan dan mengingatnya.

Teknik ini terdiri dari 5 (lima) langkah seperti yang sudah disebutkan di awal. Dimulai dari survei, baca sekilas bab pertama dan mencatat judul, subjudul, gambar, atau fitur menonjol lainnya, misalnya bagan. Kedua, question atau pertanyaan, maksudnya rumuskan pertanyaan seputar isi bab yang kamu pelajari.

Yang ketiga adalah reading, baca seluruh bab dan carilah jawaban atas pertanyaan yang telah kamu rumuskan. Dilanjutkan dengan recite, atau mengutip. Setelah membaca satu bagian, rangkum dengan kata-kata kamu sendiri apa yang baru saja dipelajari. Ingatlah dan identifikasi poin-poin utamanya. Terakhir, setelah menyelesaikan bab, tinjau materi untuk memahaminya sepenuhnya. Baca kembali setiap bagian yang Anda perlukan.

BACA JUGA: Belajar Seseru Main Game, Bagaimana Caranya?

4. Metode PQ4R
Teknik belajar ini mirip dengan SQ3R di atas. Bedanya teknik ini terdiri dari enam langkah, yaitu Preview, Question, Read, Reflect, Recite, dan Review. Langkah-langkahnya sama, hanya saja terdapat langkah preview dan reflect pada teknik PQ4R ini.

Preview atau pratinjau berarti periksalah informasi bab itu sebelum kamu mulai membacanya. Hal ini diperlukan supaya kamu mendapat gambaran tentang subjek yang hendak dipelajari. Baca sekilas materi pada tajuk/judul, subjudul, dan teks yang disorot. Sedangkan Reflect adalah langkah dimana kamu memastikan apakah pertanyaan yang telah kamu buat telah terjawab seluruhnya. Kalau belum, belajar kembali dan carilah hingga kamu dapat menemukan jawabannya.

5. Leitner System
Teknik yang satu ini memerlukan media berupa kotak dan kartu (flash card) untuk membantu proses belajar kamu. Sistem Leitner adalah teknik pembelajaran berdasarkan kartu flash yang nantinya diletakkan di beberapa kotak berbeda. Alih-alih menjejalkan informasi ke dalam otak sekaligus, pengulangan yang berjarak dapat mendorong pelajar untuk membatasi pembelajaran selama periode waktu tertentu.

Setiap kartu dimulai di kotak 1. Jika kamu mendapatkan kartu dengan kata yang benar, pindahkan ke kotak berikutnya. Jika kamu ternyata salah memasukkan kartu, pindahkan ke bawah kotak atau simpan di Kotak 1 (jika sudah ada). Setiap kotak menentukan seberapa banyak kamu akan mempelajari setiap set kartu. Buatlah kartu flash elektronik atau fisik (satu kartu per konsep). Berilah label pada tiga sampai lima kotak dengan periode waktu belajar yang berbeda (misalnya, kotak 1 untuk kartu yang akan ditinjau setiap hari; kotak 2 untuk kartu yang akan ditinjau dua hari sekali, dan kotak 3 untuk kartu yang akan ditinjau seminggu sekali).

6. Mind Mapping
Kalau kamu adalah tipe orang yang kesulitan belajar lewat tulisan dan merupakan orang yang lebih mudah belajar lewat visual gambar, maka teknik yang satu ini cocok untukmu. Mind mapping atau pemetaan pikiran adalah teknik belajar yang tidak hanya menggunakan tulisan, tapi juga gambar dan diagram.

Teknik ini juga memungkinkan kamu untuk melihat gambaran besar dari materi pembelajaran dengan mengkomunikasikan hubungan antara konsep dan ide. Caranya tak kalah mudah, ambil selembar kertas kosong (atau buat secara elektronik di gawai atau perangkat yang dimiliki) dan tulis topik pelajaran di bagian tengah. Lalu hubungkan salah satu gagasan utama kamu (misal satu bab dari buku atau catatan kamu) ke topik utama.

Selanjutnya, hubungkan sub-bab atau cabang dari ide pendukung ke cabang utama. Agar mempermudah pemahaman materi dan membedakan tiap cabang, gunakan warna yang berbeda untuk setiap cabang. Tambahkan atau buat gambar jika menurutmu itu membantu.

7. Color Coded Notes/Catatan Berwarna
Kamu bisa menambahkan highliter atau menggarisbawahi poin-poin yang menurut kamu penting pada catatan dan materi yang dipelajari menggunakan spidol warna. Tapi ingat, hanya warnai bagian yang penting saja, jangan semuanya. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa warna dapat meningkatkan kinerja memori seseorang.

Studi yang sama juga menemukan bahwa warna-warna seperti merah dan kuning dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dan memotivasi yang dapat membantu pembelajar. Tidak hanya memiliki persepsi positif terhadap konten yang dipelajari, tetapi juga lebih terlibat dan berinteraksi dengan materi pembelajaran. Warna yang lebih hangat juga disebut bisa meningkatkan perhatian dan menimbulkan kegembiraan.

Reporter: Shinta Alifia
editor: jatmiko

Tags: Belajar yang baikTeknik BelajarTips Belajar

Related Posts

Panci Listrik Samono SW-DG01P. (Foto: Shopee/ Ufo Electronika & Furniture Official Shop)
Tips

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Jumat, 29 Mei 2026
Fotokopi Vian 24 Jam cabang UIN. (Foto: Intagram/ @fotocopyvian24jam)
Tips

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Jumat, 29 Mei 2026
Mesin kopi rumahan
Tips

Mesin Kopi Rumahan untuk Pemula, Ini Pilihan yang Hemat Listrik dan Praktis

Kamis, 28 Mei 2026
Perbedaan Plushies dan Boneka
Tips

Perbedaan Plushies dan Boneka, Ternyata Tidak Sama

Selasa, 26 Mei 2026
Tagihan listrik
Tips

Tagihan Listrik Naik Terus? Bisa Jadi karena 5 Kebiasaan Sepele Ini

Selasa, 26 Mei 2026
Aplikasi edit foto dan video
Tips

Rekomendasi 5 Aplikasi Edit Foto dan Video yang Banyak Digunakan

Minggu, 24 Mei 2026
Next Post
Teknologi AI

Waspadai 4 Bahaya Teknologi AI

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.