Tugumalang.id-Banyak orang mengalami rasa kantuk di siang hari, terutama setelah makan siang atau di tengah aktivitas yang padat. Namun, jika Anda terus-menerus merasa mengantuk meskipun sudah tidur cukup di malam hari atau tidur siang di sore hari, kondisi ini bisa jadi merupakan tanda rasa kantuk berlebihan di siang hari (Excessive Daytime Sleepiness / EDS).
Rasa kantuk berlebih yang muncul saat seharusnya Anda terjaga dikenal sebagai hipersomnolen. Kondisi ini bisa disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat, kurang tidur berkualitas, atau gangguan tidur seperti sleep apnea.
Dikutip dari healthline, untuk membantu mengatasi rasa kantuk di siang hari, berikut 7 strategi sederhana namun efektif agar Anda tetap segar dan fokus sepanjang hari.

1. Konsumsi Camilan Sehat yang Memberi Energi
Makanan adalah sumber energi utama tubuh. Namun, jenis camilan yang Anda pilih berpengaruh besar terhadap tingkat kewaspadaan. Hindari camilan tinggi gula yang hanya memberi energi sesaat dan menyebabkan “crash” setelahnya.
Menurut Academy of Nutrition and Dietetics (AND), camilan sehat yang baik untuk menjaga energi adalah yang mengandung protein rendah lemak, karbohidrat kompleks, dan serat pangan. Beberapa contoh camilan yang ideal antara lain:
-
Apel atau pisang segar
-
Yogurt Yunani
-
Kacang tanpa garam
-
Keju string
-
Wortel atau sayuran segar
Camilan tersebut membantu menjaga kadar energi tetap stabil tanpa menyebabkan rasa lelah berlebih.
Baca juga: Mengatasi Kantuk Setelah Makan? Ahli Gizi RS Unisma Ungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya
2. Istirahat dari Layar Secara Berkala
Menatap layar komputer atau ponsel terlalu lama dapat menyebabkan kelelahan mata, yang membuat Anda semakin mengantuk. American Academy of Ophthalmology menyarankan untuk mengikuti aturan 20-20-20:
Setiap 20 menit, alihkan pandangan dari layar dan lihat objek sejauh 6 meter selama 20 detik.
Gunakan waktu ini untuk berkedip dan menjaga mata tetap lembap. Istirahat singkat ini juga membantu mengurangi stres visual yang sering kali membuat otak ikut merasa lelah.
3. Mulai Percakapan dengan Orang Lain
Berinteraksi sosial dapat membantu otak tetap aktif dan terstimulasi. Saat Anda merasa mengantuk, ajak rekan kerja atau teman berbicara — bahkan topik ringan pun bisa membantu.
Penelitian tahun 2020 menemukan bahwa berbicara dengan orang dari latar belakang berbeda atau membahas topik kehidupan nyata mampu mengaktifkan lobus frontal otak, bagian yang berperan penting dalam perhatian dan perencanaan. Dengan kata lain, berbicara dapat membuat otak Anda “bangun”.
4. Hirup Udara Segar dan Paparan Cahaya Alami
Jika rasa kantuk mulai menyerang, keluar ruangan sejenak untuk menghirup udara segar dan mendapatkan paparan sinar matahari.
Cahaya alami membantu mengatur ritme sirkadian tubuh — jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun.
Bahkan di hari mendung, cahaya alami tetap bermanfaat. Sementara udara segar dapat menstimulasi indra dan meningkatkan fokus Anda.
Baca juga: Bebas Kecanduan Kopi, 8 Langkah Mudah Hidup Lebih Sehat
5. Minum Air Putih yang Cukup
Dehidrasi sering kali menjadi penyebab tersembunyi dari rasa lelah dan kantuk. Penelitian menunjukkan sekitar 75% orang dewasa mengalami dehidrasi kronis tanpa menyadarinya.
Pastikan Anda minum cukup air putih setiap hari. Rekomendasi umum:
-
Wanita: sekitar 9 gelas per hari
-
Pria: sekitar 13 gelas per hari
Minum air atau minuman ber-elektrolit dapat membantu menjaga energi dan konsentrasi tetap optimal sepanjang hari.

6. Aktifkan Indra Anda
Melibatkan indra secara sadar dapat mengaktifkan sistem saraf simpatik, yang berfungsi meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan tubuh.
Beberapa cara mudah untuk melibatkan indra:
-
Hirup aroma minyak esensial atau lilin aromaterapi
-
Percikkan air dingin ke wajah
-
Dengarkan lagu favorit
-
Sentuh benda dengan tekstur unik
-
Makan camilan dengan rasa kuat atau segar
-
Lakukan peregangan ringan
Kuncinya adalah melakukannya secara sadar dan fokus pada sensasi yang dirasakan, bukan sekadar otomatis.
7. Bergerak untuk Mengaktifkan Tubuh
Aktivitas fisik ringan terbukti mampu mengurangi kantuk dan meningkatkan kewaspadaan. Anda tidak perlu berolahraga berat — cukup berjalan kaki, berdiri sejenak, atau melakukan peregangan ringan.
Gerakan tubuh membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, mempercepat detak jantung, dan membuat tubuh Anda merasa lebih “hidup”.
Kesimpulan
Rasa kantuk di siang hari memang wajar, namun jika terjadi terus-menerus, bisa jadi tubuh Anda memberi sinyal bahwa ada pola hidup yang perlu diperbaiki.
Dengan menerapkan tujuh strategi di atas – mulai dari menjaga pola makan, cukup hidrasi, hingga bergerak secara teratur – Anda dapat meningkatkan energi, fokus, dan produktivitas sepanjang hari.
Jika rasa kantuk berlebihan tidak juga membaik meski sudah menerapkan cara-cara di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli tidur untuk menemukan penyebab medis yang mungkin mendasarinya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: healthline, medicalnewstoday, sciencedaily
redaktur: jatmiko































