Malang, tugumalang.id – Cedera pada permainan sepak bola merupakan hal yang lumrah. Semua pemain sepak bola beresiko mengalami cedera setiap kali berlaga. Mulai dari kaki sampai kepala. Cedera ini bisa diakibatkan karena beberapa hal, termasuk kala bersentuhan dengan para pemain bola. Untuk keparahan tiap jenis cedera juga tidak sama sehingga para pemain bola yang mengalami cedera harus segera ditangani oleh tim medis.
Tidak hanya kedua kaki saja menjadi tumpuan utama untuk bermain bola, tetapi cedera yang dialami oleh para pemain bola bukan bagian kaki saja, juga bisa bagian organ tubuh lain. Berikut jenis cedera yang dialami pemain sepak bola.
1. Cedera Hamstring
Dikutip dari Halodoc ( ) Cedera ini merupakan cedera yang sering dialami oleh para pemain sepak bola. Kondisi ini merupakan terpelintirnya otot hamstring, atau bisa juga terjadi robekan. Hamstring di bagi menjadi tiga kelompok otot pada paha bagian belakang. Cedera ini juga biasa terjadi pada atlet di cabang olahraga lain di seluruh dunia.
2. Cedera ACL
ACL kepanjangan dari ligamen krusiatum anterior, salah satu ligamen penahan persendian lutut. Biasanya cedera ini disebabkan oleh kontak langsung seperti tackle dari pemain lawan. Tidak hanya kontak langsung, tapi juga bisa disebabkan dari non-kontak seperti pergerakan yang cepat dan mendarat dengan posisi yang salah. Cedera ini bisa menjadi momok bagi pemain bola, karena masa penyembuhan cedera ACL butuh waktu lama, setidaknya 6 bulan.
3. Cedera Ankle
Cedera pada bagian pergelangan kaki disebut sebagai cidera ankle. Cedera ini tidak boleh dianggap remeh, karena jika dibiarkan bisa mengganggu ativitas lainnya seperti pemain bola. Cedera ankle terjadi ketika pemain menggiring bola dan mendapat tackle yang dilakukan pemain lawan untuk merebut bola. Penderita cedera ankle akan di obati dengan terapi bahkan hingga operasi dan membutuhkan waktu penyembuhan selama 2 minggu atau lebih.
4. Cedera Tulang Tengkorak
Pemain sepak bola sering mengalami cedera pada bagian tulang tengkorak yang umumnya dialami oleh kiper. Selain menggunakan sarung tangan, beberapa kiper bahkan menggunakan perlengkapan lain seperti pelindung kepala yang disebut sebagai head protector. Peralatan satu ini memang dirancang khusus untuk kiper agar terhindar dari yang namanya cedera khususnya pada bagian kepala ketika tidak sengaja berbenturan secara keras di udara dan jatuh ke tanah.
5. Cedera Lutut
Cedera pada bagian lutut atau tempurung lutut ini sudah tidak asing bagi pemain bola. Cedera ini terjadi karena adanya benturan keras yang terjadi antar kedua kaki. Selain adanya benturan ternyata terlalu cepat menggerakan kaki atau faktor kelelahan juga dapat menjadi penyebab cedera lutut. Untuk menghindari cedera lutut, para pemain bola diharapkan untuk lebih berhati-hati selama berada di lapangan hijau dan sebisa mungkin menghindari benturan dengan pemain lawan.
6. Keseleo
Cedera ini sudah menjadi langganan para pesepak bola, kasus terkilir, keseleo, atau sprain yang biasa dikenal di dunia medis, bisa terjadi pada sisi luar pergelangan kaki, ketika posisi telapak kaki berubah tiba-tiba ke dalam, atau sisi dalam karena telapak kaki yang mengarah keluar. Gejala ini bisa berupa bengkak dan nyeri pada pergelangan kaki.
7. Tendinitis Achilles
Cedera ini adalah cedera kronis yang terjadi akibat penggunaan berlebihan pergelangan kaki bagian belakang. Cedera ini mungkin awalnya bersifat ringan, tapi ketika pemain bola melakukan gerakan berulang, misalnya berusaha mempertahankan bola dengan kaki belakang, cedera bisa berkembang menjadi lebih berat.
BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News
Penulis : Bunga Gadis (Magang)
editor: jatmiko
























