MALANG, Tugumalang.id – Pencapaian membanggakan diukir dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang). Sebanyak enam dosen resmi menyandang status sebagai guru besar usai menerima Surat Keputusan (SK) dari Menteri Agama Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
Penyerahan SK ini menjadi momen bersejarah sekaligus penuh makna bagi para akademisi yang kini resmi menyandang gelar profesor di bidang ilmu agama.
Baca Juga: Stadium Generale Psikologi UIN Malang: Menata Jiwa Merajut Harapan
Momen tersebut menjadi bagian penting dari komitmen Kementerian Agama RI dalam mendorong peningkatan mutu sumber daya manusia di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Mereka juga mendapat pesan dari Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar bahwa guru besar bukan hanya gelar akademik tertinggi, tetapi juga amanah besar untuk menjaga marwah keilmuan dan memperluas manfaat pengetahuan bagi masyarakat.
Salah satu dosen UIN Malang yang resmi menyandang guru besar, Prof. Dr. Muhammad Walid, M.A mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan adalah amanah sekaligus tanggung jawab moral.
Baca Juga: RUMPUN Indonesia Gandeng PSGA UIN Malang dalam Penguatan Kepemimpinan Remaja Perempuan di Kabupaten Malang
“Guru besar adalah simbol puncak keilmuan sekaligus tanggung jawab moral. Semoga amanah ini menjadi ladang kontribusi untuk kemajuan umat dan bangsa,” ujar Walid.
Adapun enam dosen terbaik UIN Malang yang menerima SK Guru Besar Bidang Agama antara lain:
1. Dr. M. Faisol, M.Ag
2. Dr. Muhammad Walid, M.A
3. Dr. H. Moh. Padil, M.Pd.I
4. Dr. M. Fahim Tharaba, M.Pd
5. Dr. H. Bisri Mustofa, M.A
6. Dr. Daniel Hilmi, S.Hum, M.Pd
Momen ini menjadi sejarah bagi UIN Malang sekaligus bukti nyata atas dedikasi dan juga konsistensi lembaga dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
Penyerahan SK Guru Besar dari Menteri Agama RI juga menjadi semangat bagi UIN Malang untuk terus melahirkan para ilmuwan yang siap mengabdikan diri dengan keilmuan dan cahaya keislaman.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























