Kamis, Juni 25, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

5 Risiko Gaya Hidup Sedentari

Redaksi by Redaksi
Juli 20, 2021 12:21 pm
in Tugu Sehat
Ilustrasi gaya hidup sedentari. Foto: Pixabay

Ilustrasi gaya hidup sedentari. Foto: Pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sedentari merupakan gaya hidup dengan aktivitas fisik yang sedikit. Terlebih di masa pandemi COVID-19, masyarakat dianjurkan untuk di rumah aja. Menjadikannya alasan untuk tidak berkegiatan.

Orang-orang yang menjalani gaya hidup sedentari tidak memungkinkan memiliki kesehatan yang optimal karena hanya mengeluarkan sedikit energi.

READ ALSO

Pasca INAS26, PSLC Terus Berkomitmen Bergerak Mendukung Lingkungan yang Lebih Ramah bagi Anak

Kolaborasi PSLC X Avicenna Childhood Hadirkan Seminar Internasional Anak Berkebutuhan Khusus 2026

Melansir dari Wonderwall, kurangnya aktivitas fisik dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Apa saja?

1. Penyakit Kardiovaskular

Kurangnya aktivitas fisik memiliki risiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskular dan sirkulasi yang buruk, karena otot melemah sehingga kesulitan dalam melakukan sesuatu. Hal ini memungkinkan terjadinya stroke, tekanan darah tinggi, dan serangan jantung.

2. Metabolisme Rendah

Dengan aktivitas sedikit, kalori yang terbakar menjadi lebih rendah sehingga memungkinkan terjadinya obesitas dan kelebihan berat badan, bahkan dapat memicu berbagai penyakit.

3. Risiko Diabetes Tipe 2

Gaya hidup sedentari juga dapat memicu perkembangan diabetes tipe 2. Dengan kurangnya aktivitas, tubuh tidak dapat mengatur jumlah gula yang beredar dalam aliran darah sehingga menyebabkan gangguan pada sistem peredaran darah, saraf, bahkan menurunkan kekebalan tubuh.

4. Penurunan Masa Tulang

Gaya hidup sedentari menimbulkan tulang menjadi lemah dan rapuh atau biasa kita kenal osteoporosis. Dengan demikian risiko cedera dan jatuh kecil sangat memungkinkan karena kurangnya aktivitas fisik. Bahkan dapat menyebabkan nyeri punggung karena terlalu lama duduk.

5. Kesehatan Mental Memburuk

Dapat meningkatkan risiko demensia dan kecemasan bahkan depresi. Hal ini dikarenakan otak tidak diberikan tantangan atau masalah untuk dipecahkan dan bergerak.

Yuk kurangi gaya hidup sedentari, setidaknya lakukanlah aktivitas fisik ringan supaya dapat menghindari risiko di atas, seperti peregangan atau berjalan kaki.

Reporter: Itamar Ajeng
Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

inas26
Tugu Sehat

Pasca INAS26, PSLC Terus Berkomitmen Bergerak Mendukung Lingkungan yang Lebih Ramah bagi Anak

Rabu, 24 Jun 2026
PSLC bersama Avicenna Childhood hadirkan event Seminar Internasional Anak Berkebutuhan Khusus 2026. /Foto: Dok. PSLC
Tugu Sehat

Kolaborasi PSLC X Avicenna Childhood Hadirkan Seminar Internasional Anak Berkebutuhan Khusus 2026

Senin, 22 Jun 2026
Clinical Director of PSLC
Tugu Sehat

Pasca INAS26, PSLC Tegaskan Komitmen Dampingi Anak dengan Autisme dan Keluarga

Rabu, 17 Jun 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Medical Check Up Hospital Penawar: Langkah Bijak untuk Mendeteksi Kondisi Kesehatan Sejak Dini

Jumat, 12 Jun 2026
Inas26
Tugu Sehat

Hari Ini Digelar! INAS26 Kontribusi Nyata untuk Mewujudkan Kehidupan yang Lebih Inklusif

Kamis, 11 Jun 2026
Webinar INAS26 Countdown Talk: Ungkap Pentingnya Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Mendukung Perkembangan Anak ABK
Tugu Sehat

Webinar INAS26 Countdown Talk: Ungkap Pentingnya Kolaborasi Orang Tua dan Guru dalam Mendukung Perkembangan Anak ABK

Senin, 8 Jun 2026
Next Post
Semua Anggota Seventeen Perbarui Kontrak dengan Pledis Entertainment

Semua Anggota Seventeen Perbarui Kontrak dengan Pledis Entertainment

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.