Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Entertainment

5 Fakta Film Ghost in the Cell, Karya Terbaru Joko Anwar yang Tayang di 86 Negara

Redaksi by Redaksi
April 7, 2026 5:17 pm
in Entertainment
Salah satu poster film Ghost in the Cell. (Foto: Instagram @comeandseepictures)

Salah satu poster film Ghost in the Cell. (Foto: Instagram @comeandseepictures)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Joko Anwar kembali menjadi sorotan karena film terbarunya yang berjudul Ghost in the Cell. Berbeda dengan film-film sebelumnya, film ini menggabungkan genre horor dan komedi.

Perpaduan ini menghadirkan suasana tegang dengan selipan unsur komedi. Dengan sentuhan khas sang sutradara, film ini tidak hanya mengandalkan jumpscare, tetapi juga kekuatan cerita. Tidak heran jika sejak awal diumumkan, film ini sudah menjadi perbincangan.

READ ALSO

Diadaptasi dari Novel, Ini 4 Film Petualangan Remaja di Dunia Distopia

Ley Sin Voz, Single Baru Penuh Amarah Gelap dari Unit Surf Rock Malang The Waving’s

Berikut beberapa fakta menarik dari film Ghost in the Cell:

1. Menggabungkan genre horor dan komedi

Setelah sukses dengan berbagai film horornya, kini Joko Anwar menggabungkan genre horor dan komedi di film terbarunya. Perpaduan dua genre ini memberikan variasi dalam penyajian cerita.

Baca Juga: Rekomendasi Film Horor Komedi Indonesia dengan Rating Tinggi dan Cerita Menarik

Adegan-adegan menyeramkan dan menegangkan tetap terasa kuat walaupun diselingi dengan humor. Justru, humor yang muncul membuat momen horor terasa lebih mengejutkan.

2. Latar film diambil di penjara

Latar penjara dalam film ini tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya cerita, tetapi juga berfungsi sebagai metafora tentang keadilan dan sistem hukum.

Mengutip dari Popmama.com, Morgan Oey, salah satu aktor dalam film ini, menyampaikan bahwa latar penjara menyinggung berbagai isu, mulai dari ketimpangan sosial dan lingkungan, hubungan antar manusia, hingga konsep sebab-akibat dalam kehidupan.

Penjara digambarkan sebagai tempat yang penuh tekanan dan konflik. Lingkungan tersebut membuat suasana film terasa lebih mencekam.

3. Lagu cicak-cicak di dinding sebagai soundtracknya

Lagu cicak-cicak di dinding biasa berhubungan dengan lagu anak-anak yang ceria, tetapi di film ini, lagu cicak-cicak di dinding terdengar menjadi lagu horor yang memberi kesan menyeramkan. Pemilihan lagu tersebut dikarenakan paling mirip dengan Tokek yang merupakan karakter uama dalam film ini.

Baca Juga: 4 Film Populer yang Dibintangi Cillian Murphy, Dari Peran Antagonis hingga Ilmuwan Jenius

Selain itu, penggunaan lagu ini memengaruhi suasana dalam beberapa adegan. Hal ini menunjukkan elemen sederhana bisa berubah menjadi sesuatu yang menegangkan.

4. Dibintangi banyak aktor papan atas

Film ini diperkuat oleh deretan aktor papan atas Indonesia. Mulai dari Morgan Oey, Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Lukman Sardi, ikut meramaikan film ini.

Kehadiran para aktor ini menunjukkan kolaborasi dari berbagai latar belakang perfilman. Setiap tokoh memiliki peran dalam membangun alur cerita. Hal ini membantu penonton lebih mudah terhubung dengan cerita.

Selain itu, keterlibatan beberapa aktor yang sudah dikenal membuat film ini lebih banyak diperhatikan. Hal ini juga membuat lebih banyak orang mengetahui film ini.

5. Akan tayang di 86 negara

Film Ghost in the Cell tidak hanya menarik perhatian dalam negeri, tetapi juga beberapa negara lainnya. Film ini dikabarkan akan tayang di 86 negara di dunia, bahkan sebelum resmi dirilis di Indonesia.

Mengutip dari IDN Times, film ini diminati banyak negara karena mengangkat tema ketidakadilan yang bisa dipahami oleh berbagai kalangan. Joko Anwar sendiri menyebut bahwa isu yang diangkat bersifat universal dan dekat dengan kehidupan banyak orang.

Hal ini menunjukkan bahwa film Indonesia mulai mendapat pengakuan global. Selain itu, hal ini juga mencerminkan jangkauan film Indonesia di pasar global.

Ghost in the Cell menjadi salah satu film Indonesia yang menghadirkan konsep yang berbeda. Film ini menghadirkan perpaduan cerita yang unik dengan pendekatan yang tidak biasa.

Selain itu, kualitas produksi dan jajaran pemainnya juga menambah daya tarik tersendiri. Film karya Joko Anwar ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Intan Adelia/ Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: fakta film Ghost in the Cellfilm Ghost in the CellJoko Anwar

Related Posts

Katniss Everdeen, tokoh utama film Hunger Games, sala satu film petualangan remaja. Foto: Lionsgate
Entertainment

Diadaptasi dari Novel, Ini 4 Film Petualangan Remaja di Dunia Distopia

Jumat, 29 Mei 2026
The Waving's, kuartet unit surf rock eksperimental asal Malang. Foto: Dok.
Entertainment

Ley Sin Voz, Single Baru Penuh Amarah Gelap dari Unit Surf Rock Malang The Waving’s

Rabu, 27 Mei 2026
Film animasi
Entertainment

5 Film Animasi Bertema Lingkungan yang Sarat Pesan tentang Alam dan Ekosistem

Selasa, 26 Mei 2026
Film Horor
Entertainment

7 Film Horor A24 Terbaik dengan Rating Tinggi di Rotten Tomatoes

Jumat, 22 Mei 2026
The Second Marriage, yang menempati peringkat pertama webtoon kerajaan yang paling disukai. (Foto: Pinterest @manhwa_its_me)
Entertainment

Top 5 Webtoon Kerajaan dengan Like Terbanyak yang Wajib Masuk List Favoritmu

Kamis, 21 Mei 2026
Christopher Nolan
Entertainment

5 Film Christopher Nolan Terbaik yang Wajib Ditonton Sebelum The Odyssey

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Sejumlah koordinator pedagang Pasar Induk Among Tani saat memenuhi panggilan Kejari Kota Batu. Foto: Istimewa

Usut Dugaan Jual Beli Kios Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Kejari Periksa 6 Koordinator Pedagang Hari Ini

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.