Tugumalang.id – Babak semifinal Kompetisi Domino Demokrasi 2026 berlangsung panas dan penuh strategi di Pendopo Kabupaten Malang, Sabtu (16/5/2026). Empat tim dari unsur partai politik dan BUMD saling berhadapan untuk memperebutkan tiket menuju partai final.
Pada pertandingan pertama, tim PDIP Kota Malang yang diperkuat Harvad Kurniawan, anggota DPRD Kota Malang, bersama Sugianto menghadapi tim Gerindra Kabupaten Malang yang diperkuat Andika dan Anggara. Kedua tim tampil agresif dengan strategi permainan yang ketat sejak awal pertandingan.
Baca Juga: Tim PSI Kota Malang Tembus Babak 8 Besar Kompetisi Domino Demokrasi 2026, Optimis Raih Gelar Juara
Sementara itu, laga tak kalah sengit tersaji saat PSI Kota Malang berhadapan dengan Perumda Tugu Tirta Kota Malang. Tim PSI yang diperkuat Ahmad Helmi Bahtiar, Ketua DPC PSI Sukun, bersama Darmaji harus menghadapi permainan solid dari pasangan Aji dan Pandu yang mewakili Perumda Tugu Tirta.
Atmosfer pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan para penonton yang memadati area pertandingan. Kompetisi Domino Demokrasi 2026 sendiri menjadi ajang silaturahmi sekaligus adu strategi antar peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari partai politik hingga instansi daerah.
Pertangan semifinal penuh gengsi itu diwarnai ambisi para punggawa tim. Bagaimana tidak, mereka membawa nama besar partai dan instansi strategis di kancah kompetisi domino se-Malang Raya itu.
Baca Juga: Forkopimda Malang Raya Adu Strategi di Kompetisi Domino Demokrasi 2026
Pemain Tim PSI Kota Malang, Ahmad Helmi Bahtiar mengatakan bahwa kompetisi ini cukup ketat. Semua tim menerjunkan pemain pemain potensial.
“Strategi kami, tentu memperkuat chemistry dan kerjasama tim. Karena kalau kartunya gak lucky, tentu kami harus atur strategi kerjasama tim,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Kabupaten Malang, Chusni Mubarok menyampaikan apresiasi kepada punggawanya yang menembus babak semifinal.
“Harapan kami tetap sportif untuk memenangkan turnamen ini sebagai bentuk kesiapan Partai Gerindra dalam segala situasi dan kompetisi,” ujarnya.
Di sisi lain, Chusni memberikan apresiasi untuk gelaran Domino Demokrasi 2026 itu. Sebab, kompetisi ini dapat mempererat silaturahmi dan kebersamaan lintas partai dan instansi.
“Para elit forkopimda dan partai politik biasanya punya kesibukan yang padat. Sehingga melalui event ini, bisa dipertemukan dan memperkuat silatiharmi dan komitmen untuk Malang yang maju,” tandasnya.
Sebagai informasi, Kompetisi Domino Demokrasi 2026 bertajuk “Mengasah Kecerdasan Berpikir” yang diinisiasi melalui kolaborasi Times Indonesia dan Tugu Jatim itu diikuti puluhan tim dari unsur Forkopimda dan partai partai Malang Raya, bahkan masyarakat umum.
Pimpinan Pemkab Malang, Pemkot Malang, Polresta Malang Kota, Polres Malang, Polres Batu, Kodim Malang/Batu, Kodim Kota Malang juga terlibat dan hadir langsung dalam kompetisi ini.
Kompetisi ini juga telah mendapat dukungan langsung dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Organisasi Olahraga Domino (ORADO) Jawa Timur. Kemudian juga didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Malang, KONI Kota Malang, Lapas Kelas I Malang, Ocean Garden, BNI, Ini Baru Sport (Gajah Baru), AFR hingga Esto Coffee.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























