Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

3 Hal yang Perlu Dihindari Ketika Mengikuti Buka Bersama di Bulan Ramadan

Redaksi by Redaksi
Maret 11, 2025 8:10 am
in Tips
buka bersama di bulan ramadan

suasana bukber di restoran (foto: unsplash /Clique Images)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Buka puasa bersama atau bukber adalah tradisi yang selalu dinantikan saat Ramadan. Selain menjadi ajang berkumpul, acara ini juga mempererat hubungan dengan teman, keluarga, atau kolega. Namun, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar acara tetap nyaman dan berjalan lancar. Berikut tiga hal yang perlu dihindari saat menghadiri bukber agar suasana tetap menyenangkan untuk semua orang.

1.⁠ ⁠Datang Terlambat
Bukber sering kali diadakan di tempat dengan waktu yang sudah ditentukan, terutama jika dilakukan di restoran yang mengharuskan pemesanan meja sebelumnya. Datang terlambat bukan hanya bisa mengganggu jalannya acara, tetapi juga bisa menyulitkan teman-teman yang sudah datang lebih dulu.

READ ALSO

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Jika acara di restoran, ada kemungkinan tempat duduk yang sudah dipesan menjadi terbengkalai jika yang datang kurang dari jumlah reservasi awal. Hal ini bisa merepotkan panitia atau teman yang bertugas mengkoordinasi tempat.

Baca juga: 10 Menu Buka Bersama Keluarga, dari Sayur Asam hingga Es Teler

Dalam acara formal atau resmi, seperti bukber kantor atau komunitas, keterlambatan bisa membuat suasana kurang nyaman, terutama jika ada sesi doa bersama atau sambutan sebelum berbuka.

Di acara santai sekalipun, datang terlambat bisa membuat teman-teman merasa kurang dihargai, apalagi jika harus menunggu sebelum mulai makan bersama.

Selain itu, dalam beberapa kasus, keterlambatan juga bisa berpengaruh pada ketersediaan makanan. Misalnya, jika makanan disajikan secara prasmanan, terlambat datang bisa berarti pilihan makanan menjadi lebih terbatas atau bahkan habis. Oleh karena itu, jika memang ada kendala yang membuat terlambat, segeralah kabari orang yang sudah berada di lokasi agar mereka bisa mengantisipasi dan tidak kebingungan mencari tempat duduk atau menunggu terlalu lama.

2.⁠ ⁠Terlalu banyak ‘ngonten’
Mengabadikan momen saat berbuka memang wajar. Banyak orang ingin mendokumentasikan hidangan yang tersaji atau kebersamaan dengan teman-teman. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang memiliki kebiasaan yang sama dalam hal ini. Jika terlalu fokus mengambil foto atau video hingga menunda berbuka, hal ini bisa mengganggu suasana.

Baca juga: Tak hanya Kurma, Ini 6 Alternatif Makanan Manis Sehat untuk Berbuka Puasa

Tidak semua orang ingin menunggu lama hanya karena ada yang sibuk mengatur konfigurasi piring piring makanan dan mencari angle terbaik untuk fotonya.

Menghormati kesepakatan bersama adalah kunci. Jika sebagian besar orang ingin langsung berbuka, sebaiknya jangan memaksakan sesi foto atau video yang terlalu lama.

Ada cara yang lebih bijak, seperti mengambil foto sebelum adzan berkumandang atau setelah selesai berbuka, sehingga tidak mengganggu waktu makan dan kenyamanan orang lain.

Tidak ada yang salah dengan membuat konten atau sekadar mengambil gambar sebagai kenang-kenangan, tapi pastikan itu tidak mengorbankan kenyamanan orang lain. Bukber adalah momen kebersamaan, jadi penting untuk menyesuaikan diri dengan suasana dan menghargai kebersamaan.

3.⁠ ⁠Terlalu Sibuk Sendiri: Jangan Sampai Kehilangan Momen Kebersamaan

Bukber adalah ajang untuk berkumpul dan berbagi cerita, tetapi terkadang ada kebiasaan yang bisa mengurangi esensi kebersamaan, yaitu terlalu sibuk sendiri. Hal ini bisa terjadi dalam berbagai bentuk, seperti sibuk dengan HP, asyik sendiri tanpa ikut ngobrol, atau terlalu fokus pada makanan hingga lupa berinteraksi dengan orang di sekitar.

Sibuk dengan HP. Jika sepanjang acara lebih banyak fokus ke layar daripada ke orang-orang di sekitar, bukber bisa kehilangan maknanya. Sesekali mengecek HP memang wajar, tapi usahakan tetap hadir secara fisik dan emosional dalam momen kebersamaan.

Baca juga: Tujuh Keutamaan Berbuka Puasa dengan Kurma

Kurang berpartisipasi dalam percakapan. Jika hanya duduk diam tanpa ikut berbincang, bukber bisa terasa hambar. Cobalah untuk lebih aktif berinteraksi dengan teman atau keluarga, bertukar cerita, dan menikmati suasana.

Bukber akan lebih bermakna jika kita benar-benar hadir dan terlibat dalam kebersamaan. Kurangi distraksi, ikut serta dalam obrolan, dan nikmati momen bersama orang-orang terdekat.

Yuk, jadikan buka bersama atau bukber sebagai momen yang berharga dengan tetap menghargai satu sama lain

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Veri Adrianto Ivansa (magang)
redaktur: jatmiko

Tags: adab saat bukberbuka puasa bersamabukberetika berbukakebiasaan buruk saat bukberRamadantips berbuka bersama

Related Posts

Panci Listrik Samono SW-DG01P. (Foto: Shopee/ Ufo Electronika & Furniture Official Shop)
Tips

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Jumat, 29 Mei 2026
Fotokopi Vian 24 Jam cabang UIN. (Foto: Intagram/ @fotocopyvian24jam)
Tips

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Jumat, 29 Mei 2026
Mesin kopi rumahan
Tips

Mesin Kopi Rumahan untuk Pemula, Ini Pilihan yang Hemat Listrik dan Praktis

Kamis, 28 Mei 2026
Perbedaan Plushies dan Boneka
Tips

Perbedaan Plushies dan Boneka, Ternyata Tidak Sama

Selasa, 26 Mei 2026
Tagihan listrik
Tips

Tagihan Listrik Naik Terus? Bisa Jadi karena 5 Kebiasaan Sepele Ini

Selasa, 26 Mei 2026
Aplikasi edit foto dan video
Tips

Rekomendasi 5 Aplikasi Edit Foto dan Video yang Banyak Digunakan

Minggu, 24 Mei 2026
Next Post
perjuangan perempuan di layar lebar

Layar Lebar Perlawanan: 5 Film Islami Indonesia Tentang Keberanian Perempuan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.