Malang, Tugumalang.id – Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 mengungkap 3 dari 20 bayi di wilayah Jawa Timur mengalami stunting. Kondisi ini menunjukkan tantangan pemenuhan gizi anak belum sepenuhnya teratasi dan berpotensi menghambat perkembangan otak, produktivitas hingga potensi anak masa depan.
Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur, Desy Mega Aditia menekankan pentingnya sinergi lintas stakeholder dalam penanganan stunting. Program PASTI sebagai program sinergi lintas stakeholder menurutnya menjari harapan baru untuk menekan angka stunting di Indonesia, termasuk Jatim.
“Stunting bukan hanya isu kesehatan belaka, namun masalah muktidimensi meliputi gizi, pendidikan, sanitasi, ekonomi hingga budaya. Maka penting adanya kolaborasi lintas sektor,” ucapnya.
Baca juga: Komitmen Turunkan Angka Stunting, Bupati Dukung Akselerasi Program MBG di Kabupaten Malang
Dukungan lintas sektor menjadi faktor penentu keberhasilan program penanganan stunting. Di wilayah Malang, program PASTI telah mendampingi 29 desa/kelurahan. Bahkan telah direplikasi ke 118 desa/kelurahan untuk mempercetat penanganan stunting.
National Program Manager PASTI, Hotmianida Panjaitan menjelaskan, program PASTI menekankan 3 pilar. Yakni intervensi gizi berbasis lokal, edukasi kesehatan remaja dan penguatan kelembagaan.
Baginya, anak adalah masa depan kemajuan bangsa. Maka hak dasar atas gizi dan lingkungan yang sehat perlu dikuatkan untuk mendukung tunbuh kembang anak.
Baca juga: 2 Ribu Anak di Kota Malang Beresiko Stunting
“Kami percaya dengan menyasar akar persoalan stunting, termasuk pola pengasuhan, akses informasi dan keterlibatan remaja sebagai calon orang tua, dapat mendorong perubahan yang besar dan berkelanjutan pada keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Capaian Program PASTI Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Program PASTI telah menjangkau:
2.592 orang dewasa,
842 remaja, dan
541 balita di wilayah Jawa Timur.
Dari hasil evaluasi, 97,6 persen peserta yang terdiri dari orang tua, pengasuh, dan ibu hamil mengalami peningkatan wawasan dan kesadaran tentang stunting serta pentingnya gizi seimbang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























