Tugumalang.id – PT Pegadaian meluncurkan buku baru berjudul ‘UNLOCK INNOVATION’ di awal tahun baru 2025 ini. Dalam buku ini, Anda akan mendapatkan inspirasi bagaimana cara perusahaan gadai legendaris ini tetap eksis dari zaman ke zaman, selama 123 tahun, dari manual ke digital, hanya dengan satu hal, Inovasi.
Sebagai informasi, dalam buku yang diterbitkan bersama Tugu Media Group ini banyak mengulas seputar ihwal salah satu divisi kerja mereka di Sub Direktorat Transformation Office yakni Divisi Innovation Center. Divisi ini bertanggung jawab penuh atas eksistensi Pegadaian di zaman yang selalu berubah.
Baca Juga: PT Pegadaian Area Surabaya 2 berikan Santunan Pada 100 Anak Yatim di Festival Ramadan
Segala macam kesibukan dalam membangun ekosistem digital oleh divisi ini dijlentrehkan dengan baik, runtut dan lengkap oleh Ferry Hariawan, Executive Vice President Innovation Center PT Pegadaian.

Ferry juga dibantu oleh jurnalis Tugu Media Group, M Ulul Azmy beserta punggawa Innovation Center, antara lain Ivan R, Agus H, Sari, Rubica W, Rizka W dan Andhika W.
Ferry Hariawan, Executive Vice President Innovation Center PT Pegadaian mengatakan jika divisi Innovation Center menjadi sebuah wadah untuk menampung ide-ide dari seluruh Insan Pegadaian, baik yang berada di kantor pusat maupun kantor cabang.
Baca Juga: Mau Tambahan Penghasilan? PT Pegadaian Beri Kesempatan Kepada Masyarakat yang Ingin Menjadi Agen Pegadaian
Ide yang masuk itu, kata Ferry lantas dianalisa, diolah hingga menjadi produk atau layanan inovatif. Ambil contoh layanan perbankan. Dulu, untuk melakukan transaksi keuangan, transfer uang misalnya, kita harus pergi ke salah satu kantor cabang. Bisa juga dengan menggunakan mesin ATM.
”Tapi kini sudah tidak perlu repot-repot seperti itu. Sebab semua bisa dilakukan lewat perangkat smartpone kita. Kini, semua urusan Pegadaian, para nasabah kita sudah tidak perlu lagi repot ke kantor cabang,” jelasnya.
Berbagai macam inovasi itulah yang menjadi intisari pembahasan dalam buku ini. Berbicara tentang inovasi, Ferry menyitir salah satu quotes dari pendiri Apple, Sang maestro inovasi, Steve Jobs. Kata dia, “Inovasi adalah kemampuan untuk melihat perubahan sebagai peluang, bukan ancaman,” ucapnya.
Ada empat kata kunci dari pernyataan itu, yakni perubahan, inovasi, peluang, dan ancaman. Keempatnya berawal dari satu kata: perubahan. Perkembangan teknologi lah yang membuat hal itu menjadi mungkin. Di satu sisi memudahkan kehidupan manusia. Di sisi lain, perubahan itu bisa menjadi ancaman.
”Tapi Pegadaian tak ingin berada di zona nyaman. Kami mengambilnya sebagai peluang. Karena itu, inovasi menjadi kunci menghadapi perubahan itu. Maka lahirlah Divisi Innovation Center ini,” ungkapnya.
Sementara M. Ulul Azmy, jurnalis Tugu Media Group yang juga membantu penulisan buku ini menambahkan lewat buku ini, pembaca akan memahami kenapa perusahaan gadai ini bisa bertahan hingga ratusan tahun. Kuncinya adalah adaptif dan inovatif.
”Perubahan teknologi atau digitalisasi sudah tak lagi hars dibaca sebagai opsi, melainkan sebuah keharusan. Inovasi yang digodok terus-menerus oleh PT Pegadaian ini sudah right on the track. Buku ini layak dimiliki,” ujarnya.
Sebagai informasi, PT Pegadaian telah berdiri selama 123 tahun sebagai perusahaan yang tumbuh dengan berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah.
Chief Technology Officer (CTO) PT. Pegadaian Mulyono Rekso memberikan acungan jempol atas perilisan buku “Unlock Innovation ini. Buku ini bisa menjadi secuil referensi bagi siapa saja yang ingin mengetahui seluk beluk bagaimana PT Pegadaian menjaga eksistensinya dari zaman ke zaman.
Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya PT Pegadaian tersebut berharap buku ini dapat menjadi artefak penting dalam sejarah perjalanan transformasi Pegadaian.
“Saya kira, buku ini juga akan menjadi motivasi tersendiri bagi generasi masa depan untuk melanjutkan kiprah yang tak kalah mentereng selanjutnya di masa yang akan datang,” pungkas Mulyono Rekso.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























