Kota Batu, Tugumalang.id – Viral di media sosial mengabarkan soal dugaan para peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari Kota Batu, Jawa Timur tak ada yang lolos di tingkat provinsi. Dalam narasi itu menuding Dinas Pendidikan Kota Batu yang lalai tidak mengunggah berkas persyaratan peserta.
Narasi tersebut diunggah oleh akun @olimpiadefolk yang mengunggah pemberitahuan bahwa seluruh peserta didik mulai dari SD hingga SMP di Kota Batu gagal mengikuti OSN tahun 2026. Tak ayal, narasi tersebut menuai beragam reaksi dari warganet.
Namun, pihak Dinas Pendidikan Kota Batu saat dikonfirmasi membantah tudingan kelalaian itu. Menurut Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Cahyawisesa Sri Rama Atmaja memastikan seluruh dokumen telah diunggah sesuai ketentuan lengkap beserta bukti prosesnya.
Ia menegaskan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sejak awal dan tercentang tanda berkas lengkap. Bahkan saat itu apabila terdapat kekurangan dokumen, pihak penyelenggara pusat dipastikan akan memberikan pemberitahuan kepada daerah.
“Tapi faktanya saat itu tidak pernah ada informasi bahwa berkas kami kurang,” ungkap Atmaja, Minggu (28/6/2026).
Baca juga: Cetak Talenta Baru Seni dan Sastra, Disdik Kota Batu Gelar FLS3N SMP/MTs 2026
Hanya saja, lanjut dia, memang ketika pengumuman hasil seleksi OSN tingkat provinsi pada Jumat (26/6/2026), satu pun peserta dari Kota Batu yang didaftarkan tidak ada yang lolos. Dalam situasi itu, pihaknya juga gercep melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan panitia serta operator OSN.
“Kami langsung mengecek kembali kepada panitia. Hasil pengecekan menunjukkan semua persyaratan sudah terpenuhi. Karena itu kami mempertanyakan mengapa nama peserta Kota Batu tidak muncul sama sekali dalam pengumuman,” terangnya.
Bahkan, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan operator OSN tingkat kota, provinsi hingga operator Kementerian Pendidikan yang tergabung dalam grup koordinasi resmi. Hingga kini, jawaban yang diterima masih sebatas proses pengecekan.
Ia menambahkan jika situasi yang sama juga terjadi di 12 daerah lain. Ia menyebut, di kabupaten dan kota lain juga mengalami nasib yang sama. Terlepas dari itu, Pemkot turut mendorong Kementerian segera memberikan penjelasan.
“Ini tidak hanya dialami di Kota Batu saja, ada sekitar 12 daerah yang juga mengalami hal serupa. Kami bersama provinsi terus meminta kejelasan dari kementerian mengenai penyebab tidak munculnya nama peserta, padahal seluruh persyaratan administrasi sudah dinyatakan lengkap,” tegasnya.
Lebih lanjut, hingga kini Dinas Pendidikan masih terus melakukan komunikasi dengan kementerian meski di akhir pekan. Pihaknya masih menunggu jawaban resmi terkait penyebab tidak lolosnya peserta asal Kota Batu ke tingkat Provinsi.
Dinas Pendidikan berharap Kementerian Pendidikan segera memberikan penjelasan resmi agar polemik yang berkembang di masyarakat, termasuk tudingan kelalaian kepada daerah tidak berlarut-larut. Apalagi, dugaan kelalaian tersebut tidak dilakukan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


















