Senin, September 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Viral Komunitas Motor Trail Melintas di Ranca Upas, Habitat Edelweis Porak-Poranda

Redaksi by Redaksi
Maret 9, 2023 8:02 am
in Peristiwa
Tampak ratusan rider tergabung dalam komunitas motor trail tengah terjebak di hamparan tanah berlumpur yang merupakan habitat bunga edelweis endemik Ranca Upas, Ciwidey, Bandung.

Tampak ratusan rider tergabung dalam komunitas motor trail tengah terjebak di hamparan tanah berlumpur yang merupakan habitat bunga edelweis endemik Ranca Upas, Ciwidey, Bandung. Foto/@MrBekalicky89

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Baru-baru ini dikabarkan komunitas motor trail mendapat kecaman keras warganet. Pasalnya, komunitas berjumlah ratusan lebih itu melintasi area habitat bunga edelweis rawa di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung. Alhasil, habitat bunga yang populasinya mulai langka itu porak-poranda.

Kecaman itu datang dari akun twitter bernama @MrBekalicky89 pada Selasa (7/3/2023) kemarin. Dalam unggahannya, dia menyertakan sejumlah video yang menampakkan kehancuran habitat Bunga Edelweis di Ranca Upas usai dilintasi ratusan motor trail.

READ ALSO

Tabrakan Beruntun di Karangploso Tewaskan Pengendara Motor

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Dalam video tersebut, tampak kerumunan ratusan rider yang melintasi area tempat bertumbuhnya bunga keabadian tersebut. Padahal, area itu sudah tertancap tanda larangan untuk dilintasi. Tampak para rider bahkan terjebak di medan berlumpur, tempat tumbuhnya bunga edelweis di sana.

@MrBekalicky89 mencuitkan kejadian tersebut terjadi pada 5 Maret 2023 yang ternyata adalah sebuah event off road yang parahnya justru disponsori Perum Perhutani. Padahal, Perum Perhutani punya kewajiban melindungi kekayaan hayati.

Pemerhati lingkungan, Mang Uprit, menunjukkan hamparan bunga edelweis yang telah mati usai habitatnya rusak dan porak-poranda usai dilintasi ratusan rider komunitas motor trail. Foto/@MrBekalicky89

Tentu saja, aktivitas tersebut membuat area habitat bunga edelweis di sana hancur dan porak-poranda. Unggahan tersebut lantas membuat warganet ikut geram dan mengecam tindakan tak bertanggung jawab komunitas trail tersebut

“Peran babi hutan alias celeng sebagai hama, kini diganti komunitas Motor KLX & Trail dengan izin Dinas Perhutani yang gemar off road merusak lingkungan, tanaman warga dan bunga edelweis rawa di Ranca Upas, Ciwideuy – Bandung, 05 Maret 2023,” begitu bunyi salah satu utasnya.

Selain itu, @MrBekalicky89 juga menyertakan video kecaman dari seseorang bernama Mang Uprit yang disinyalir adalah pemerhati lingkungan dan pembudi daya bunga edelweis di habitat tersebut. Mang Uprit tampak kesal dengan perbuatan komunitas trail tersebut.

“Paham nggak? Lihat nih, hancur! Kalau gak percaya nih, apa ini, Lihat! Nah, tumbuh lagi nggak? Susah! Menghijaukan lokasi, kapan hijau lagi? Lama!” ujar Mang Uprit sambil memperlihatkan seonggok bunga edelweis rawa yang sudah mati.

Menurut Mang Uprit, bunga edelweis rawa upas merupakan jenis bunga yang sudah langka. Kata dia hanya tersisa di dua tempat saja. Namun kini habitat edelweis yang dirawatnya sudah hancur. Butuh waktu lama untuk kembali memulihkannya.

Pemerhati lingkungan Mang Uprit menunjukkan bunga edelweis endemik Ranca Upas yang kini susah ditemui dan hanya tersisa di dua tempat. Foto/@MrBekalicky89

“Kepada Yth Presiden @jokowi dan Mentri @KemenBUMN bapak @erickthohir dan @KementerianLHK BUBARKAN PERHUTANI. Video di bawah bukti Perhutani sponsori event KLX & Trail offroad perusak vegetasi alam, bunga Edelweis Rawa di Ranca Upas, Ciwidey – Kab. Bandung, prop. Jawa Barat,” tegas @MrBekalicky89.

Lebih lanjut, pasca viral, komunitas KLX dan motor trail itu memberikan klarifikasi dan permintaan maaf atas perbuatannya. Mereka juga melakukan tanam ulang bunga edelweis di lokasi pada 7 Maret 2023. “Pulihnya belum tentu. Rusak dulu, viral dulu baru pencitraan,” timpalnya.

Sejak diunggah, cuitan @MrBekalicky89 telah menuai reaksi beragam dari warganet. Rata-rata, warganet mengecam atas ulah komunitas motor trail yang dinilai semakin meresahkan dari hari ke hari. Hingga kini, cuitan itu mendapat 4.746 reaksi atau komentar, 18 ribu lebih retweet dan 37 ribu likes.

“Apakah hobinya anak trail itu memang merusak alam? Geber-geber knalpot di jalan pedesaan pinggir sawah dll?,” ujar @andriandinora mengomentari unggahan tersebut.

“Orang kek gini cocoknya kalo mati kuburanya dijadiin lintasan trail,” timpal @godhendi.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: BungaBunga EdelweisKomunitas Motor TrailMotorRanca Upas

Related Posts

Tabrakan Beruntun di Karangploso Tewaskan Pengendara Motor
Peristiwa

Tabrakan Beruntun di Karangploso Tewaskan Pengendara Motor

Kamis, 3 Sep 2026
Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total
Peristiwa

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Kamis, 27 Agu 2026
Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu

Rabu, 12 Agu 2026
Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang
Peristiwa

Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang

Sabtu, 1 Agu 2026
Tabrakan Hiace dan Truk di Tol Pandaan-Malang, Tiga Penumpang Tewas
Peristiwa

Tabrakan Hiace dan Truk di Tol Pandaan-Malang, Tiga Penumpang Tewas

Kamis, 23 Jul 2026
Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta
Peristiwa

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Sabtu, 18 Jul 2026
Next Post
Unira dan Rombongan saat berada di Universitas Pahang Malaysia.

Universitas Malaysia Pahang Malaysia Berkomitmen Kolaborasi Nyata dengan Unira Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapa yang Berhak Disebut NU?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.