Tugumalang.id – Universitas Negeri Malang (UM) melalui Tim Dosen pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan Kemenag Kabupaten Trenggalek telah sukses menggelar pelatihan pembuatan soal-soal latihan Bahasa Arab berbasis media permainan digital bagi para guru Bahasa Arab Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 sesi secara hybrid di MI Plus Walisongo Kabupaten Trenggalek pada Sabtu, 20 Juli 2024, mulai pukul 08.00-16.00 WIB.
Pendaftar dalam pelatihan ini mencapai 442 peserta, dan mayoritasnya daring. Dari jumlah tersebut, yang mengisi daftar hadir sebanyak 268. Adapun yang luring sebanyak 80 guru MI.
Baca Juga: Kisah Mahasiswa Universitas Negeri Malang yang Sukses Berkarier di Industri Digital Berkat Program MSIB
Tim dosen yang memberikan materi pelatihan adalah para dosen Bahasa Arab UM berkolaborasi dengan dosen bahasa Arab UIN Malang.

Mereka adalah Prof. Dr. Hanik Mahliatussikah, M.Hum., Prof. Dr. Imam Asrori, M.Pd., Dr. Mohammad Ahsanuddin, M.Pd., Prof. Dr. H. Wildana Wargadinata, Lc., M.Ag., Dr. Mamluatul Hasanah, M.Pd. dan Ahmad Makki Hasan, M.Pd.
Bapak Katwanto S.Ag., M.Pd. selaku kepala madrasah MI Plus Walisongo menyampaikan terimakasih atas terpilihnya madrasah ini sebagai tempat kegiatan.
Baca Juga: Mahasiswa Baru Wajib Tahu! Berikut Besaran UKT dan IPI Universitas Negeri Malang
Pengawas MI, Deti Sulaibah, M.Pd. menyampaikan dalam sambutannya tentang pentingnya guru bahasa Arab menguasai teknologi digital dalam pengajaran, terutama dalam pembuatan soal-soal latihan yang menarik dan interaktif.

Adapun Prof. Hanik selaku ketua tim pelaksana menyampaikan bahwa dengan mengintegrasikan media permainan digital dalam pembuatan soal, diharapkan pembelajaran bahasa Arab di MI menjadi lebih menyenangkan dan efektif.
Dalam penyampaian materi, Prof. Hanik memaparkan pentingnya belajar kosa kata melalui permainan digital, Dr. Ahsanuddin memperkenalkan platform digital Quizizz dan Hot Potatoes untuk membuat soal interaktif, Prof. Wildana menyampaikan peran evaluasi pembelajaran bahasa Arab dengan media permainan digital.
Dia membahas prinsip-prinsip penyusunan soal, manfaat media permainan digital, dan pendekatan psikolinguistik dalam pengembangan media pembelajaran.

Ahmad Makki Hasan, M.Pd. fokus pada pembelajaran bahasa Arab untuk anak-anak, menekankan pentingnya motivasi dan penggunaan slogan-slogan yang menarik.
Adapun Prof. Imam Asrori membahas konsep keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Arab, menjelaskan tahap-tahap pengembangan keterampilan berbicara sesuai Kurikulum Merdeka.
Dia juga memaparkan strategi pembuatan soal-soal latihan berbasis permainan digital untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
Terakhir, Dr. Mamluatul Hasanah menyampaikan materi tentang karakteristik anak dalam belajar baca-tulis dan konsep baca-tulis sebagai perpaduan keterampilan berbahasa.
Hasil angket evaluasi menunjukkan hasil bahwa Peserta merasa pelatihan ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan mereka tentang pembelajaran bahasa Arab di era digital.
Materi yang disajikan dianggap menarik, inspiratif, dan memberikan wawasan baru tentang media pembelajaran serta pembuatan soal bahasa Arab. Para pemateri dipuji atas keahlian mereka dan cara penyampaian yang baik, membuat peserta antusias untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat.
Banyak peserta mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas ilmu yang diberikan, berharap agar pelatihan semacam ini dapat diadakan lagi di masa mendatang.
Pelatihan ini telah membantu mereka dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan era teknologi.
Terimakasih kepada UM yang telah memberikan pendanaan kegiatan yang bersumber dari dana non-APBN UM tahun 2024 sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para guru bahasa Arab.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis UM
Editor: Herlianto. A