Sunday, July 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Universitas Brawijaya Menginisiasi Coffee Book Table untuk Meningkatkan Kesadaran Terkait Edelweiss

Redaksi by Redaksi
October 15, 2024 10:08 am
in Pendidikan
Universitas Brawijaya

Tim Universitas Brawijaya.foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Pasuruan, Tugumalang.id-Tim Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya mengadakan forum group discussion (FGD) dengan Kelompok Petani Hulun Hyang, kelompok petani Edelweiss di Desa Wonokitri Tosari Kabupaten Pasuruan pada Jumat 27/9/2024).

Tim yang diketuai Prof. Moh Fadli ini, menggali informasi terkait pengelolaan Edelweis ex-situ yang ditangkarkan di Desa Wonokitri, Tosari Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan salah satu Tim Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya tahun 2024. Alasan utama mengangkat isu Edelweiss, lantaran adanya komunitas yang telah lama membudidayakan Edelweis sebagai langkah pemberdayaan yang berkelanjutan.

READ ALSO

Universitas Ma Chung Siapkan Lompatan Baru Menuju Trendsetter Pendidikan

Magister Psikologi UIN Malang Gelar Open House, Dorong Calon Mahasiswa Berdampak Lewat Pendidikan

“Kami satu-satunya kelompok tani yang mendapatkan izin tangkar resmi untuk pembibitan dan pengelolaan Edelweis,” Kata Teguh, salah satu petani yang juga mengelola Kafe Edelweis.

Baca Juga: Universitas Brawijaya Terima Tiga Anugerah Humas Diktiristek

“Bagi kami, Edelweiss bukan hanya bunga yang abadi. Bunga ini hadir dalam semua ritual kami. Kami menyebutnya bungan Tan Layu,” lanjut Romo Eko, Dukun Pandita yang hadir sebagai pemateri FGD.

“Tan Layu atau Tana Layu ini simbol keabadian dan keilahian. Saat Tan Layu menjadi bunga yang dilarang diambil, kami kebingungan karena apakah kami harus mencuri untuk kami beribadah?” Lanjut Romo Supiyadi, Dukun Pandita lainnya.Time Universitas Brawijaya

“Untunglah, akhirnya kami memiliki izin tangkar. Jadi kami tidak perlu lagi mengambil Edelweiss diam-diam untuk sembahyang,” ujar Romo Eko.

Selain menggali kearifan lokal terkait bunga Edelweis, tim ini juga berupaya menyajikan hasil FGD dalam bentuk Coffe Book Table yang dapat menjadi panduan bagi Hulun Hyang saat ada pengunjung yang ingin belajar dan ingin tahu lebih jauh tentang Bunga Edelweiss.

Baca Juga: Kembangkan Potensi Kawasan Pariwisata Borobudur, BPOB Jalin Kerja Sama dengan Universitas Brawijaya

“Semoga nantinya Coffe Book Table ini dapat menjadi salah satu sumbangsih Universitas Brawijaya bagi petani Hulun Hyang di sini,” tutup In’amul Wafi, salah satu tim Doktor Mengabdi.

Tim Doktor mengabdi beranggotakan dosen-dosen dari berbagai fakultas, yakni Millatuz Zakiyyah, Inamul Wafi, M. Lukman Hakin, dan Destriana Saraswati. Tim ini sudah memasuki tahap lanjutan, yakni penyusunan coffee book table dengan isi yang diolah dari data hasil interview, serta observasi yang dilakukan sejak bulan Agustus 2024.

Sumber: Tim Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya

editor: jatmiko

Tags: edelweissFGD Universitas BrawijayaPetani Edelweissuniversitas brawijaya

Related Posts

Universitas Ma Chung Siapkan Lompatan Baru Menuju Trendsetter Pendidikan
Pendidikan

Universitas Ma Chung Siapkan Lompatan Baru Menuju Trendsetter Pendidikan

Saturday, 4 Jul 2026
Magister Psikologi UIN Malang
Advertorial

Magister Psikologi UIN Malang Gelar Open House, Dorong Calon Mahasiswa Berdampak Lewat Pendidikan

Friday, 3 Jul 2026
Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman
Pendidikan

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Friday, 3 Jul 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu
Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Batu Pastikan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan Lewat Konsep SAE

Friday, 3 Jul 2026
Gelar Karya PG PAUD Unikama suguhkan beragam karya yang mengusung semangat harmoni rasa dan budaya Nusantara. /Foto: Dok. Unikama
Pendidikan

Gelar Karya PG PAUD Unikama: Usung Semangat Harmoni Rasa dan Karya Nusantara

Friday, 3 Jul 2026
ITSK Soepraoen
Advertorial

Informatic Fair 2026 ITSK Soepraoen Tampilkan Karya Digital Mahasiswa Berbasis Kebutuhan Nyata

Thursday, 2 Jul 2026
Next Post
PJ wali Kota Malang

Pj Wali Kota Malang Terima Kunjungan Studi Lapangan Peserta PKA dan PKP Kemendagri

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.