Senin, Juli 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Unisma Kukuhkan Dua Guru Besar Baru Fakultas Pertanian dan FKIP

Redaksi by Redaksi
Desember 20, 2023 4:29 pm
in Pendidikan
Dari kiri : Prof Dr Dyah Werdiningsih MPd Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari FKIP; Rektor Unisma Prof Maskuri MSi; dan Prof Dr Ir Mahayu Woro Lestari MP Bidang Ilmu Hortikultura dari Fakultas Pertanian.

Dari kiri: Prof Dr Dyah Werdiningsih MPd Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari FKIP; Rektor Unisma Prof Maskuri MSi; dan Prof Dr Ir Mahayu Woro Lestari MP Bidang Ilmu Hortikultura dari Fakultas Pertanian. Foto / Feni Yusnia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Maskuri MSi mengukuhkan dua guru besar atau profesor baru di Gedung Pascasarjana, Rabu (201/12/2023).

Mereka adalah Prof Dr Dyah Werdiningsih MPd Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari FKIP dan Prof Dr Ir Mahayu Woro Lestari MP Bidang Ilmu Hortikultura dari Fakultas Pertanian.

READ ALSO

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS

Unikama Jadi Lokasi Uji Petik Sistem Pengukuran Kinerja Dosen LLDIKTI VII

Prof Maskuri menyebut, dua guru besar ini sebagai bagian dari srikandi-srikandi hebat yang dimiliki Unisma. Tak hanya hebat, penelitian dan orasi ilmiah yang dilakukan sungguh luar biasa.

Baca Juga: Gandeng Dodikjur Rindam V Brawijaya, FEB Unisma Gembleng Gen Z Menjadi Pemimpin yang Berintegritas

Rektor Unisma Prof Maskuri MSi.
Rektor Unisma Prof Maskuri MSi. Foto / tangkapan layar

“Ada 4 Gubes yang dikukuhkan di Unisma di 2023. Memang ada empat, salah satunya seorang laki-laki hebat, Prof (HC UNISMA) Dr H Ali Masykur Musa MSi MHum,” ujarnya.

Pencapaian ini, lanjutnya, tidak lepas dari langkah strategis yang dilakukan dari berbagai aspek. Baik persoalan manajeman, keuangan, SDM, teknologi informasi, dan sebagainya.

Semua mengalami perkembangan. Ini karena kebersamaan yang dibangun. Tambah Maskuri, tanpa kebersamaan tidak mungkin Unisma melakukan berbagai macam lompatan strategis dan bersaing dengan perguruan tinggi terkemuka nasional.

Baca Juga: Kemeriahan Grand Final Putra Putri Fakultas Hukum Unisma 2023

Prof Dr Dyah Werdiningsih MPd Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Prof Dr Dyah Werdiningsih MPd Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Foto / tangkapan layar

“Kita memiliki mimpi besar di tahun 2023, mengawali entrepreneur university. Mau tidak mau kita melakukan berbagai macam ikhtiar, maka berbagai modal yang kita miliki, termasuk semakin bertambahnya gubes dari tahun ke tahun,” imbuhnya,

Maskuri menargetkan, 10 tahun ke depan, Unisma akan panen guru besar melalui berbagai langkah percepatan. Hal ini untuk meneguhkan Unisma di posisi unggul.

Saat ini sudah ada sekitar 4 dosen yang dalam proses pengajuan guru besar. Kemudian, 50 dosen lainnya dalam waktu lainnya dipersiapkan mengurus percepatan guru besar.

“Insyaallah akan disusul guru besar – guru besar baru, ada beberapa yang sudah saya tandatangani, tinggal menunggu dari Jakarta. Ada 50 yang sudah menandatangani kontrak komitmen untuk segera mengurus guru besar. Mudah-mudahan 10 tahun yang akan datang, kita akan panen profesor hebat di Unisma,” tukasnya.

Prof Dr Ir Mahayu Woro Lestari MP Bidang Ilmu Hortikultura dari Fakultas Pertanian.
Prof Dr Ir Mahayu Woro Lestari MP Bidang Ilmu Hortikultura dari Fakultas Pertanian. Foto / tangkapan layar

Dalam orasinya, Prof Dr Ir Hj Dyah Werdiningsih menyampaikan orasi ilmiah berjudul ‘Merawat Bumi Melalui Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) Berwawasan Ekoliterasi’.

“Judul tersebut merupakan refleksi pemikiran saya sebagai insan pembelajar berdasarkan hasil penelitian bidang inovasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia,” kata perempuan kelahiran Blitar, 07 Januari 1969 itu.

Peningkatan ekoliterasi, lanjutnya, berpotensi sebagai solusi yang strategis untuk berkontribusi dalam memecahkan persoalan rusaknya lingkungan hidup bagi bangsa Indonesia, bahkan dunia.

Dia berharap, hal ini dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian akan pentingnya dunia pendidikan dalam berkontribusi pada upaya meningkatkan pemahaman, kesadaran, sikap, dan perilaku positif siswa terhadap upaya pelestarian lingkungan

“Khususnya melalui pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, sekaligus mendorong peningkatan upaya komprehensif untuk mengurangi risiko dari ancaman bagi keberlanjutan ekosistem global dan kehidupan manusia,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof Dr Ir Mahayu Woro Lestari mengusung judul ‘Junggul (Crassocephalum crepidioides), tanaman kaya gizi yang tersisihkan sebagai Pendukung Ketahanan Pangan’.

“Ketertarikan saya pada tanaman junggul ini berawal  dari keunikan jenis-jenis sayuran yang ada di desa-desa di Indonesia dengan kekayaan akan keanekaragaman tumbuhan yang tinggi dan dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan,” tuturnya.

Menariknya, Junggul sendiri adalah salah satu sayuran yang terabaikan dan kurang dimanfaatkan. Bahkan karena ketidak-tahuan, banyak warga masyarakat justru menganggap sebagai tanaman perusak tanaman yang dibudidayakan (gulma) sebab banyak ditemukan di lahan pertanian terlantar, tempat limbah, perkebunan dan kebun yang tidak terawat.

“Jarang sekali orang tahu bahwa ternyata tanaman ini dapat digunakan sebagai obat herbal dan sayuran,” sambungnya.

Di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat, orang sudah mengenalnya sebagai sayuran. Junggul sering disajikan dalam menu lalapan, urab dan pecel. Junggul tak hanya nikmat disantap, tumbuhan liar ini juga bisa membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan menyehatkan kulit.

Ragam kandungan nutrisi yang beragam seperti vitamin A, B, C, kalium, besi, protein dan senyawa antioksidan mengindikasikan bahwa budidaya dan konsumsi dari sayuran dapat membantu dalam menghadapi malnutrisi di Indonesia.

“Maka, alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan ketersediaan pangan adalah penganekaragaman pangan yaitu mulai mengenalkan junggul sebagai sayuran fungsional dan diversifikasi konsumsi pangan dengan gizi seimbang,” tukasnya.

 

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Herlianto. A

Tags: FKIPguru besarUnismaUnisma Malang

Related Posts

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS
News

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS

Senin, 13 Jul 2026
Unikama dipercaya menjadi tuan rumah uji petik pengukuran kinerja dosen di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII. /Foto: Dok. Unikama.
Advertorial

Unikama Jadi Lokasi Uji Petik Sistem Pengukuran Kinerja Dosen LLDIKTI VII

Senin, 13 Jul 2026
Sambut 120 Siswa Baru, SDIT Insan Permata Malang Gelar MPLS Ramah Anak dan Anti Bullying
Advertorial

Sambut 120 Siswa Baru, SDIT Insan Permata Malang Gelar MPLS Ramah Anak dan Anti Bullying

Senin, 13 Jul 2026
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmi Buka MPLS Nasional 2026 di SMKN 2 Singosari
Pendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmi Buka MPLS Nasional 2026 di SMKN 2 Singosari

Senin, 13 Jul 2026
MAN 1 Pasuruan Pertahankan Mahkota Juara, Ini Kisah Haru dan Strategi Cerdik Para Pemenang Line Tracer Competition Vol. 3 ITN Malang
Pendidikan

MAN 1 Pasuruan Pertahankan Mahkota Juara, Ini Kisah Haru dan Strategi Cerdik Para Pemenang Line Tracer Competition Vol. 3 ITN Malang

Senin, 13 Jul 2026
Sengit! 16 Tim Robotik Adu Cepat di ITN Malang Demi Borong Beasiswa DPP 100 Persen
Pendidikan

Sengit! 16 Tim Robotik Adu Cepat di ITN Malang Demi Borong Beasiswa DPP 100 Persen

Senin, 13 Jul 2026
Next Post
Anggota KPPS

Rekrutmen Anggota KPPS Kota Batu Sisakan 567 Slot Kosong di Hari Terakhir

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.