Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Unikama Edukasi Anti Bullying untuk Sekolah Aman

Redaksi by Redaksi
Mei 17, 2025 11:30 am
in Pendidikan
Unikama menggelar kegiatan edukasi bahaya bullying verbal bagi guru dan juga orang tua peserta didik./Foto: Dok. Unikama

Unikama menggelar kegiatan edukasi bahaya bullying verbal bagi guru dan juga orang tua peserta didik./Foto: Dok. Unikama

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Dalam rangka mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman bagi peserta didik. Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menyelenggarakan kegiatan edukasi bahaya bullying verbal kepada guru dan juga orang tua peserta didik.

Kegiatan edukasi dilaksanakan di SD Negeri 2 Pagedangan, Kabupaten Malang pada Sabtu (10/5/2025) lalu.

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Kegiatan sosialisasi edukasi anti bullying yang diselenggarakan Unikama, diinisiasi oleh dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unikama, Dr. Yulianti, S.Pd.I, M.Pd bersama mahasiswa.

Baca Juga: Unikama Dorong Mahasiswa Kuasai Coretax, Gaungkan Kesadaran Pajak di Era Digital

Mengangkat tema “Mengupas Bullying Verbal dan Dampaknya pada Self-Confidence Anak dalam Pembelajaran”, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan langkah konkret dari kepedulian terhadap maraknya kasus perundungan.

Orang tua peserta didik, guru, dan peserta didik SDN 2 Pagedangan mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi bahaya bullying verbal. /Foto: Dok. Unikama.
Orang tua peserta didik, guru, dan peserta didik SDN 2 Pagedangan mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi bahaya bullying verbal. /Foto: Dok. Unikama.

Terutama perundungan verbal yang masih sering terjadi di jenjang pendidikan dasar.

Menurut Yulianti, keberhasilan dalam mencegah kasus perundungan, tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah. Diperlukan sinergi antara keluarga, pendidik, dan lingkungan masyarakat untuk membangun kesadaran bersama.

Baca Juga: PG PAUD Unikama Dorong Penguatan Karakter Generasi Beta Lewat Seminar Nasional

Melalui pendidikan karakter dan penerapan nilai-nilai moderasi, siswa didorong untuk menghargai perbedaan dan berkomunikasi dengan empati.

“Kita harus menciptakan lingkungan inklusif di mana setiap anak merasa diterima dan terlindungi,” ujarnya.

Dalam pemaparan materi yang disampaikan kepada guru dan orang tua, Yulianti menyinggung bahwa bullying verbal berupa ejekan, hinaan, atau pemberian sebutan yang merendahkan memang tidak meninggalkan luka fisik.

Tetapi dampaknya sangat serius terhadap kondisi kesehatan mental dan kepercayaan diri anak.

Hal itu diungkapkan oleh orang tua yang hadir di acara sosialisasi tersebut. Beberapa orang tua siswa bahkan mulai menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap perilaku bullying verbal.

“Anak saya kadang ngeluh sampai enggak mau sekolah karena sering diejek,” ungkap salah satu orang tua.

Menanggapi hal tersebut, Yulianti menekankan pentingnya peran semua pihak dalam upaya pencegahan bullying verbal, termasuk guru dan orang tua.

Ia menjelaskan bahwa membangun kepercayaan diri anak serta menciptakan sistem pelaporan yang aman menjadi langkah awal yang penting.

Hal ini didukung pula oleh guru wali kelas di SDN 2 Pagedangan yang menilai banyak peserta didik enggan melapor karena takut dianggap lemah. Meski dampaknya bisa mengganggu kondisi dan performa belajar anak.

“Sekolah harus menjadi benteng, bukan medan perang. Guru sebagai teladan, orang tua sebagai pendukung, dan siswa harus terus meningkatkan literasi tentang pentingnya kebersamaan,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi bahaya bullying menjadi bagian dari implementasi program Kampus Merdeka dengan tujuan memberi kontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam menangani isu kekerasan verbal di sekolah.

Melalui kegiatan edukasi yang diselenggarakan Unikama, diharapkan dapat menciptakan kesadaran kolektif guru dan juga orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan verbal.

Komitmen bersama menjadi pondasi penting dalam menciptakan sekolah yang nyaman dan aman bagi tumbuh kembang anak.

Informasi lebih lanjut seputar Unikama dapat diakses melalui laman unikama.ac.id.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Bahaya BullyingmalangPGSD UnikamaUNIKAMAuniversitas PGRI Kanjuruhan Malang

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Ilustrasi laga Arema FC vs Persik Kediri. (dok. Arema)

Komdis PSSI Sanksi Arema FC Main Tanpa Penonton dan Denda Rp20 Juta

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.