Monday, July 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Unikama Edukasi Anti Bullying untuk Sekolah Aman

Redaksi by Redaksi
May 17, 2025 11:30 am
in Pendidikan
Unikama menggelar kegiatan edukasi bahaya bullying verbal bagi guru dan juga orang tua peserta didik./Foto: Dok. Unikama

Unikama menggelar kegiatan edukasi bahaya bullying verbal bagi guru dan juga orang tua peserta didik./Foto: Dok. Unikama

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Dalam rangka mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman bagi peserta didik. Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menyelenggarakan kegiatan edukasi bahaya bullying verbal kepada guru dan juga orang tua peserta didik.

Kegiatan edukasi dilaksanakan di SD Negeri 2 Pagedangan, Kabupaten Malang pada Sabtu (10/5/2025) lalu.

READ ALSO

Masuk Kuliah Tanpa Tes! PMB Unikama Jalur Prestasi Tahap III Masih Dibuka

Universitas Ma Chung Siapkan Lompatan Baru Menuju Trendsetter Pendidikan

Kegiatan sosialisasi edukasi anti bullying yang diselenggarakan Unikama, diinisiasi oleh dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unikama, Dr. Yulianti, S.Pd.I, M.Pd bersama mahasiswa.

Baca Juga: Unikama Dorong Mahasiswa Kuasai Coretax, Gaungkan Kesadaran Pajak di Era Digital

Mengangkat tema “Mengupas Bullying Verbal dan Dampaknya pada Self-Confidence Anak dalam Pembelajaran”, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan langkah konkret dari kepedulian terhadap maraknya kasus perundungan.

Orang tua peserta didik, guru, dan peserta didik SDN 2 Pagedangan mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi bahaya bullying verbal. /Foto: Dok. Unikama.
Orang tua peserta didik, guru, dan peserta didik SDN 2 Pagedangan mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi bahaya bullying verbal. /Foto: Dok. Unikama.

Terutama perundungan verbal yang masih sering terjadi di jenjang pendidikan dasar.

Menurut Yulianti, keberhasilan dalam mencegah kasus perundungan, tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah. Diperlukan sinergi antara keluarga, pendidik, dan lingkungan masyarakat untuk membangun kesadaran bersama.

Baca Juga: PG PAUD Unikama Dorong Penguatan Karakter Generasi Beta Lewat Seminar Nasional

Melalui pendidikan karakter dan penerapan nilai-nilai moderasi, siswa didorong untuk menghargai perbedaan dan berkomunikasi dengan empati.

“Kita harus menciptakan lingkungan inklusif di mana setiap anak merasa diterima dan terlindungi,” ujarnya.

Dalam pemaparan materi yang disampaikan kepada guru dan orang tua, Yulianti menyinggung bahwa bullying verbal berupa ejekan, hinaan, atau pemberian sebutan yang merendahkan memang tidak meninggalkan luka fisik.

Tetapi dampaknya sangat serius terhadap kondisi kesehatan mental dan kepercayaan diri anak.

Hal itu diungkapkan oleh orang tua yang hadir di acara sosialisasi tersebut. Beberapa orang tua siswa bahkan mulai menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap perilaku bullying verbal.

“Anak saya kadang ngeluh sampai enggak mau sekolah karena sering diejek,” ungkap salah satu orang tua.

Menanggapi hal tersebut, Yulianti menekankan pentingnya peran semua pihak dalam upaya pencegahan bullying verbal, termasuk guru dan orang tua.

Ia menjelaskan bahwa membangun kepercayaan diri anak serta menciptakan sistem pelaporan yang aman menjadi langkah awal yang penting.

Hal ini didukung pula oleh guru wali kelas di SDN 2 Pagedangan yang menilai banyak peserta didik enggan melapor karena takut dianggap lemah. Meski dampaknya bisa mengganggu kondisi dan performa belajar anak.

“Sekolah harus menjadi benteng, bukan medan perang. Guru sebagai teladan, orang tua sebagai pendukung, dan siswa harus terus meningkatkan literasi tentang pentingnya kebersamaan,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi bahaya bullying menjadi bagian dari implementasi program Kampus Merdeka dengan tujuan memberi kontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam menangani isu kekerasan verbal di sekolah.

Melalui kegiatan edukasi yang diselenggarakan Unikama, diharapkan dapat menciptakan kesadaran kolektif guru dan juga orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan verbal.

Komitmen bersama menjadi pondasi penting dalam menciptakan sekolah yang nyaman dan aman bagi tumbuh kembang anak.

Informasi lebih lanjut seputar Unikama dapat diakses melalui laman unikama.ac.id.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Bahaya BullyingmalangPGSD UnikamaUNIKAMAuniversitas PGRI Kanjuruhan Malang

Related Posts

Masuk Kuliah Tanpa Tes! PMB Unikama Jalur Prestasi Tahap III Masih Dibuka
Pendidikan

Masuk Kuliah Tanpa Tes! PMB Unikama Jalur Prestasi Tahap III Masih Dibuka

Monday, 6 Jul 2026
Universitas Ma Chung Siapkan Lompatan Baru Menuju Trendsetter Pendidikan
Pendidikan

Universitas Ma Chung Siapkan Lompatan Baru Menuju Trendsetter Pendidikan

Saturday, 4 Jul 2026
Magister Psikologi UIN Malang
Advertorial

Magister Psikologi UIN Malang Gelar Open House, Dorong Calon Mahasiswa Berdampak Lewat Pendidikan

Friday, 3 Jul 2026
Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman
Pendidikan

Dindik Jatim Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan, Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Friday, 3 Jul 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu
Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Batu Pastikan MPLS 2026 Bebas Perpeloncoan Lewat Konsep SAE

Friday, 3 Jul 2026
Gelar Karya PG PAUD Unikama suguhkan beragam karya yang mengusung semangat harmoni rasa dan budaya Nusantara. /Foto: Dok. Unikama
Pendidikan

Gelar Karya PG PAUD Unikama: Usung Semangat Harmoni Rasa dan Karya Nusantara

Friday, 3 Jul 2026
Next Post
Ilustrasi laga Arema FC vs Persik Kediri. (dok. Arema)

Komdis PSSI Sanksi Arema FC Main Tanpa Penonton dan Denda Rp20 Juta

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.