Malang – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) terus mendorong penguatan literasi digital dan pola asuh adaptif di tengah perkembangan teknologi. Melalui program pengabdian masyarakat bertajuk Qoryah Thoyibah, UIN Malang menggelar pelatihan bertema Transformasi Literasi Digital untuk Penguatan Parenting Adaptif Era 5.0 di Lingkungan PKK Desa Pakisaji.
Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Serbaguna Gedung Cindewilis, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Selasa (16/9/2025), dan diikuti oleh puluhan kader PKK setempat.
Literasi Digital dan Parenting Adaptif di Era 5.0
Ketua Tim Pengabdian UIN Malang, Ainatul Mardhiyah, M.Cs., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berkolaborasi. Semoga ke depan semakin sukses dan tetap terjalin sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat, karena kegiatan semacam ini sangat positif dan berdampak nyata,” ujarnya.
Baca juga: Tutup Retreat Pimpinan Baru UIN Malang Periode 2025-2029, Rektor Ingatkan Soal Integritas dan Komitmen
Program ini digagas oleh tim lintas disiplin, terdiri atas dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta mahasiswa. Di antaranya Roro Inda Melani, M.Sc., Ainurrohmah, M.Pd., Muh. Noaf Afgani, Hasnia Imroatis Syarifah, dan Nurul Fadhilah Ramadhan.
Materi dan Praktik Edukasi Digital
Pelatihan Qoryah Thoyibah memberikan wawasan tentang tantangan parenting di era digital, strategi pemanfaatan teknologi untuk pendidikan keluarga, hingga praktik langsung menggunakan aplikasi Canva sebagai media edukasi kreatif.
Dengan pendekatan praktis, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas ibu-ibu PKK Desa Pakisaji dalam mengelola pola asuh anak berbasis literasi digital di era 5.0.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Melalui program pengabdian ini, Tim UIN Malang berharap masyarakat desa dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mendampingi anak-anak menghadapi tantangan era digital.
Apresiasi Positif dari Peserta
Kegiatan Qoryah Thoyibah yang dilaksanakan Tim Pengabdian UIN Malang bersama PKK Desa Pakisaji mendapat apresiasi yang positif.
Ketua PKK Desa Pakisaji, Sri Sugarsih menyampaikan apresiasi atas inisiatif UIN Malang yang dirasa selaras dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Keberadaan ibu-ibu PKK sangat membantu dalam berkembangnya generasi sejak janin hingga kelak bermanfaat di masa depan. Harapan saya, ibu-ibu PKK mau berkembang setiap waktu dan siap memberi manfaat kapan pun,” ujarnya.
Baca juga: Kolaborasi Internasional, Fakultas Syariah UIN Malang Gelar Short Term Inbound Bersama Universiti Kebangsaan Malaysia
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberi penguatan literasi digital dan juga parenting adaptif 5.0 bagi masyarakat. Selain itu, juga menjadi komitmen kampus untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dan wawasan praktis dalam upaya membangun keluarga cerdas digital. Serta menyiapkan generasi yang adaptif dan berdaya saing.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























