MALANG, Tugumalang.id – Dosen Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Yayasan Miftahul Huda Suwayuwo Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis, 4 Juli 2024 lalu.
Kegiatan PKM tersebut berupa Pelatihan Peningkatan Keterampilan Kepemimpinan Pembelajaran Digital Kepala Sekolah dan Kompetensi Guru Dalam Rangka Pengembangan Kompetensi Siswa Era Digital.
Kegiatan PKM Tim Abdimas Departemen Administrasi Pendidikan diketuai oleh Dr. Mustiningsih, M.Pd.
Baca Juga: Para Atlet AUG 2024 Beri Kesan Menarik Penyelenggaraan Cabor Badminton di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang
Kegiatan pelatihan juga dihadiri dosen lain yang terlibat sebagai anggota tim PKM UM yakni Dra. Djum Djum Noor Benty, M.Pd, Dr. Agus Timan, M.Pd, Hasan Argadinata, S.Pd, M.Pd dan juga mahasiswa Program Studi (Prodi) S2 Manajemen Pendidikan yakni Alma’idah Hayuning Sesanti, S.Pd dan Mufti Nawang Prastiko, S.Pd.

Dalam kegiatan pelatihan tersebut, kepala sekolah dan guru mendapat wawasan baru tentang Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah di Era Digital, Kompetensi Pembelajaran Guru Era Digital, dan Kompetensi Siswa Era Digital.
Penyampaian materi tersebut dijadikan satu dan disampaikan bergantian oleh Tim Abdimas Departemen Administrasi Pendidikan UM.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu! Jalur Seleksi Mandiri TMBK Universitas Negeri Malang di 5 Kota, Simak Syarat dan Jadwal
Pada materi Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah di Era Digital mendapatkan wawasan mendalam tentang perspektif pemanfaatan alat teknologi digital dalam menunjang aktivitas kepala sekolah dalam pengambilan keputusan atau kebijakan di sekolah.
Serta memanfaatkan alat teknologi digital sebagai alat bantu untuk mengembangkan inovasi-inovasi pembelajaran di sekolah atau madrasah.
Sedangkan dalam materi Kompetensi Pembelajaran Guru Era Digital dan Kompetensi Siswa Era Digital, peserta kegiatan pelatihan mendapatkan wawasan baru tentang pengetahuan teknologi, integrasi teknologi dan pedagogi, pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran berpusat pada siswa, pengelolaan kelas digital, pengembangan profesional berkelanjutan, dan penilaian pembelajaran berbasis teknologi.
Tidak hanya mendapatkan materi secara teori, kepala sekolah dan guru juga melakukan simulasi praktik yang dipandu oleh Alma’idah Hayuning Sesanti, S.Pd.
Dr. Mustiningsih, M.Pd mengatakan kegiatan pelatihan yang diberikan oleh Tim Abdimas Departemen Administrasi UM adalah wujud komitmen untuk membantu kepala sekolah dan guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
Menurutnya kepala sekolah dan guru membutuhkan pendampingan untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai media atau wahana pengembangan metode pembelajaran yang semakin aktif, kreatif, dan inovatif.
Harapannya melalui pengembangan metode pembelajaran yang menarik melalui pemanfaatan teknologi dapat memacu minat belajar peserta didik.
“Kegiatan pelatihan ini tentunya bertujuan memberikan pemahaman baik secara teori maupun praktik bagi kepala sekolah dan guru dalam menyikapi tantangan pembelajaran di era digital. Karena kepala sekolah perlu memiliki wawasan yang cukup tentang konsep kepemimpinan pembelajaran digital,” tutur Dr. Mustiningsih, M.Pd.
“Sedangkan bagi guru, keterampilan digital perlu dikuasai untuk mengembangkan aktivitas pembelajaran di sekolah atau madrasah semakin inovatif, aktif, dan tentunya juga menyenangkan bagi peserta didik,” imbuhnya.
Setelah mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Tim Abdimas Departemen Administrasi Pendidikan UM. Guru di Yayasan Miftahul Huda Suwayuwo merasa senang dan terbantu dengan wawasan baru yang diberikan tentang pembelajaran di era digital.
Salah satunya diungkapkan oleh Nur Wahidatul Azizah yang menilai dengan pemanfaatan teknologi digital akan memudahkannya dalam merancang kegiatan pembelajaran di kelas yang semakin inovatif.
“Pelatihannya menyenangkan, saya juga mendapatkan ilmu baru tentang manfaat teknologi digital yang memudahkan kita sebagai guru untuk menunjang pembelajaran,” ungkapnya.
Tindak lanjut dari kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah dan Kompetensi Digital Guru di Yayasan Miftahul Huda Suwayuwo, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan tersebut.
Kepala sekolah dan guru harapannya dapat menguasai konsep dan praktik tentang kepemimpinan pembelajaran dan kompetensi digital melalui implementasi model pembelajaran yang semakin inovatif memanfaatkan alat teknologi digital.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























