MALANG, Tugumalang.id – Malang Raya memiliki beberapa masjid bersejarah yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sarat dengan nilai budaya dan menjadi simbol perjuangan bangsa. Selain itu, keindahan arsitektur masjid-masjid ini menjadikannya destinasi wisata religi yang menarik bagi wisatawan dari berbagai daerah.
Berikut adalah tiga masjid bersejarah di Malang Raya yang patut dikunjungi, terutama di bulan Ramadan.
1. Masjid At-Thohiriyah

Terletak di Jalan Bungkung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Masjid At-Thohiriyah telah berdiri sejak abad ke-18, menjadikannya salah satu masjid tertua di Malang Raya. Masjid ini lebih dikenal dengan sebutan Masjid Bungkung.
Baca juga: Daya Tarik Masjid Agung Jami Malang: Perpaduan Sejarah, Keindahan, dan Spiritualitas di Pusat Kota
Selain sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi bagi pengunjung yang ingin menikmati nilai sejarah dan keindahan arsitekturnya. Banyak wisatawan yang mengabadikan momen dengan berswafoto di halaman depan masjid.
2. Masjid Agung An-Nur Kota Batu

Dibangun sejak tahun 1823, Masjid Agung An-Nur Kota Batu merupakan salah satu ikon religi di Kota Batu. Lokasinya yang strategis dekat dengan Alun-Alun Kota Batu menjadikannya destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi.
Baca juga: Ngabuburit Adem di Masjid Jami’ Al-Hidayah Karangploso, Replika Hagia Sophia di Malang
Awalnya, masjid ini adalah bangunan kecil dengan satu atap yang berada di seberang pasar. Seiring waktu, masjid mengalami renovasi dan pemindahan lokasi, terutama pada era pemerintahan Wali Kota Batu pertama, Imam Kabul. Pada tahun 2008, masjid ini resmi berganti nama menjadi Masjid Agung An-Nur setelah diresmikan oleh Wali Kota Batu saat itu, Eddy Rumpoko.
3. Masjid Agung Jami’ Malang

Masjid Agung Jami’ Malang berdiri megah di pusat Kota Malang sejak tahun 1890. Selain sebagai tempat ibadah dan pusat kajian Islam, masjid ini juga merupakan simbol sejarah dan kebudayaan lokal masyarakat Malang.
Keunikan masjid ini terletak pada arsitekturnya yang memadukan gaya Jawa dan Arab. Meskipun telah mengalami beberapa kali renovasi, ciri khas arsitektur masjid tetap dipertahankan agar nilai sejarah dan budayanya tidak hilang. Tak heran, masjid ini kerap dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.
Ketiga masjid ini tidak hanya menjadi saksi sejarah perkembangan Islam di Malang Raya, tetapi juga menyuguhkan keindahan arsitektur yang memukau. Bagi wisatawan yang ingin berwisata religi, mengunjungi masjid-masjid ini bisa menjadi pengalaman yang berkesan. Semoga informasi ini bermanfaat!
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























