Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ternak Sapi Mati Tak Terdata Akibat PMK, Peternak Terancam Tak Dapat Bantuan

Redaksi by Redaksi
November 22, 2022 11:09 am
in Peristiwa
Sapi

Ilustrasi sapi. Foto: Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – Tak semua peternak yang sapinya mati akibat penyakit mulut dan kuku (PMK) bakal mendapat bantuan seperti yang dijanjikan pemerintah beberapa waktu lalu. Para peternak tidak mendapat bantuan, bila sapi mereka tidak terdata dan tidak diketahui penyebab kematiannya secara pasti.

Saat ini, terdapat 249 sapi mati yang dimiliki 118 peternak dari Kabupaten Malang yang tercatat di Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS). Mereka yang terdata ini yang akan mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat.

READ ALSO

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Padahal, ada ribuan sapi yang mati ketika puncak wabah PMK melanda Kabupaten Malang. Namun karena tidak terdata di iSIKHNAS, mereka terancam tidak mendapatkan bantuan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Eko Wahyu Widodo mengatakan bahwa banyak hewan ternak, khususnya milik peternak kecil yang belum diverifikasi apakah kematiannya disebabkan oleh PMK atau bukan.

“Beberapa faktor yang menyebabkan tidak terdatanya sapi-sapi yang mati ini adalah kurangnya verifikasi dari tim dokter hewan dan sapi yang mati sudah dikubur sebelum dipastikan penyebab kematiannya,” jelas Eko belum lama ini.

Eko menyebut data di iSIKHNAS adalah data yang bisa dipertanggungjawabkan. “Data real, by name, by address, foto ada, visum ada. Jadi bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia mengakui ada ribuan sapi mati yang tidak terdata. Namun karena tidak ada verifikasi, ia khawatir data tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Di luar iSIKHNAS ada dua ribu lebih. Kebanyakan dari Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon,” kata Eko.

Tak ada upaya yang bisa dilakukan untuk mengupayakan bantuan pada peternak ini. Selain karena verifikasi tak bisa lagi dilakukan karena sapi sudah dikubur, batas pengajuan bantuan pun sudah lewat, yakni pada Agustus 2022 lalu.

Reporter: Aisyah Nawangsari
editor: jatmiko

Tags: isikhnaspenyakit mulut dan kukupmkSapi matiSistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional

Related Posts

Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Amerika vs Wales

Hasil Piala Dunia Amerika Vs Wales, Skor 1-1 Sama Kuat

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.