Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ternak Sapi Mati Tak Terdata Akibat PMK, Peternak Terancam Tak Dapat Bantuan

Redaksi by Redaksi
November 22, 2022 11:09 am
in Peristiwa
Sapi

Ilustrasi sapi. Foto: Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – Tak semua peternak yang sapinya mati akibat penyakit mulut dan kuku (PMK) bakal mendapat bantuan seperti yang dijanjikan pemerintah beberapa waktu lalu. Para peternak tidak mendapat bantuan, bila sapi mereka tidak terdata dan tidak diketahui penyebab kematiannya secara pasti.

Saat ini, terdapat 249 sapi mati yang dimiliki 118 peternak dari Kabupaten Malang yang tercatat di Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS). Mereka yang terdata ini yang akan mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat.

READ ALSO

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Padahal, ada ribuan sapi yang mati ketika puncak wabah PMK melanda Kabupaten Malang. Namun karena tidak terdata di iSIKHNAS, mereka terancam tidak mendapatkan bantuan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Eko Wahyu Widodo mengatakan bahwa banyak hewan ternak, khususnya milik peternak kecil yang belum diverifikasi apakah kematiannya disebabkan oleh PMK atau bukan.

“Beberapa faktor yang menyebabkan tidak terdatanya sapi-sapi yang mati ini adalah kurangnya verifikasi dari tim dokter hewan dan sapi yang mati sudah dikubur sebelum dipastikan penyebab kematiannya,” jelas Eko belum lama ini.

Eko menyebut data di iSIKHNAS adalah data yang bisa dipertanggungjawabkan. “Data real, by name, by address, foto ada, visum ada. Jadi bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia mengakui ada ribuan sapi mati yang tidak terdata. Namun karena tidak ada verifikasi, ia khawatir data tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Di luar iSIKHNAS ada dua ribu lebih. Kebanyakan dari Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon,” kata Eko.

Tak ada upaya yang bisa dilakukan untuk mengupayakan bantuan pada peternak ini. Selain karena verifikasi tak bisa lagi dilakukan karena sapi sudah dikubur, batas pengajuan bantuan pun sudah lewat, yakni pada Agustus 2022 lalu.

Reporter: Aisyah Nawangsari
editor: jatmiko

Tags: isikhnaspenyakit mulut dan kukupmkSapi matiSistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional

Related Posts

Wali Kota Batu Nurochman beserta jajaran saat ziarah makam Mbah Batu jelang HUT Kota Batu ke-25. Foto: Dok.
Peristiwa

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Rabu, 14 Okt 2026
Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai
Peristiwa

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Rabu, 14 Okt 2026
Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Amerika vs Wales

Hasil Piala Dunia Amerika Vs Wales, Skor 1-1 Sama Kuat

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.