MALANG, Tugumalang.id – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Biger Adzanna Maghribi memastikan tingkat inflasi di Kota Malang tetap terkendali menjelang berakhirnya tahun 2024 ini. Hal itu diutarakan Biger dalam acara Journalist Class dan Dialog Akhir Tahun 2024 di Dialogi Signature, Kota Malang pada Senin (16/12/2024).
Pihaknya menjelaskan Kota Malang mengalami inflasi dari tahun sebelumnya atau year on year (yoy) sebesar 1,22 persen pada November 2024. Ada tiga komoditas yang menurut Biger menyumbang inflasi Yoy tertinggi di Kota Malang.
“Tiga komoditas penyumbang inflasi yoy tertinggi di Kota Malang adalah emas, perhiasan, bawang merah, dan sigaret kretek mesin,” ujarnya
OJK Malang juga memastikan sektor jasa keuangan di wilayah kerjanya terpantau tumbuh stabil hingga bulan Oktober 2024 lalu. Penyaluran kredit perbankan, Lembaga Keuangan Mikro (LKM), dan juga pegadaian mengalami peningkatan sekitar double digit dibandingkan posisi yang sama dari tahun sebelumnya disertai dengan kualitas kredit yang masih terjaga.
Baca Juga: Keseruan Media Gathering Bersama OJK Malang di Bali, Menambah Wawasan Seputar Literasi Keuangan hingga Menjajal Wisata Adrenalin
Biger juga menjelaskan minat masyarakat untuk berinvestasi semakin tinggi terutama di pasar modal.
“Secara umum, minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal semakin tinggi seperti instrumen saham, reksadana, dan obligasi atau surat berharga negara,” terang Biger.
OJK Malang mencatat tingginya minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal nampak pada semakin meningkatnya jumlah investor di pasar modal yang terpantau dalam Single Investor Identification (SID) di bulan Oktober lalu tercatat 292.276 SID atau tumbuh 13,79 persen dari tahun sebelumnya.
Dari data tersebut, peningkatan tertinggi masih ditunjukkan oleh SID C-Best yang mencapai 130.177 SID per 30 Oktober 2024 lalu atau tumbuh sekitar 21,3 persen yoy.
Baca Juga: Tunjukkan Tren Peningkatan Sampai Juli 2024, OJK Malang Pastikan Sektor Jasa Keuangan Terjaga Stabil
Pihak OJK Malang juga mencatat dari wilah kerja Kantor Ojk (KOJK) Malang yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Probolinggo. Kota Malang mencatatkan nilai transaksi reksa dana tertinggi dengan total transaksi sebesar Rp 190,50 miliar.
“Peningkatan transaksi saham di bulan Oktober 2024 didorong oleh stimulus kebijakan moneter global,” tutup Biger.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Redaktur: jatmiko
























