Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Stop Bullying, Setiap Anak Berhak Atas Rasa Aman dan Terbebas dari Kekerasan

Redaksi by Redaksi
Oktober 12, 2023 9:26 pm
in Pendidikan
Pemaparan Materi oleh Narasumber, Rahayu Suryaningsih, Rabu (11/10).

Pemaparan Materi oleh Narasumber, Rahayu Suryaningsih, Rabu (11/10). (Foto/Dokumentasi Panitia)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kasus bullying telah menjadi isu nasional. Menurut laporan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), angka kasus bullying meningkat drastis dari 226 kasus pada tahun 2022 menjadi 1.138 kasus hingga Februari 2023.

Demikian ungkapan Rahayu Suryaningsih, Duta GenRe Kabupaten Malang saat menjadi narasumber Seminar Anti Bullying di SMA Babussalam, Gondanglegi pada Rabu (11/10/2023).

READ ALSO

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara

Kegiatan yang diadakan oleh PPL IAI Al-Qolam ini mendapatkan apresiasi dari Kepala SMA Babussalam, Hodri, S.E. Dia mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari mahasiswa IAI Al-Qolam yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. “Kegiatan ini menjadi penting karena ini merupakan isu nasional,” ucapnya.

Baca Juga: Wujudkan Sekolah Bebas Bullying, SMPIT Insan Permata Bentuk Generasi Anti Perundungan

Di akhir sambutan, Hodri memberi semangat untuk siswa-siswi dalam mengikuti kegiatan seminar. “Gali ilmu sebanyak-banyaknya dari seminar ini. Perhatikan, catat dan tanyakan kalau ada yang mau ditanyakan,” paparnya.

Dihadapan 150 lebih siswa-siswi SMA Babussalam, Rahayu, sebagai narasumber, kemudian menjelaskan mengapa edukasi tentang bullying sangat penting. Ia menyoroti fakta bahwa bullying semakin menjadi tren di kalangan anak-anak dan remaja, dan jika tidak ada pemahaman yang memadai, perilaku ini cenderung dianggap biasa.

Dampak bullying dapat sangat merusak, tidak hanya secara mental dan emosional, tetapi juga fisik, bahkan bisa menyebabkan kematian. Ia juga menekankan pentingnya upaya preventif, seperti penyuluhan dan edukasi, sebagai langkah terbaik dalam mencegah masalah ini.

Baca Juga: Kasus Bullying Bocah SMP, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Selanjutnya, memberikan penjelasan mendalam mengenai bullying. Bahwa Bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja, tujuannya untuk menyakiti seseorang dan dilakukan secara terus-menerus.

“Anak-anak yang melakukan bullying biasanya berasal dari status sosial atau posisi kekuasaan yang lebih tinggi, seperti anak-anak yang lebih besar, lebih kuat, atau dianggap populer sehingga dapat menyalahgunakan posisinya,” katanya.

“Sedangkan korbannya adalah anak-anak yang berasal dari masyarakat yang terpinggirkan, anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah, anak-anak dengan penampilan atau ukuran tubuh yang berbeda, anak-anak penyandang disabilitas, atau anak-anak migran dan pengungsi,” imbuhnya.

Ada pun dampak dari bullying ini di antaranya adalah dampak fisik; memar, cidera, sakit, dan lainnya. Dampak psikis; takut, cemas, stress, depresi, dan lainnya. Dampak sosial; takut berbaur, dikucilkan, tidak punya teman, dan lainnya.

Dampak akademik; menurunkan prestasi karena di dalam sekolah tidak bisa fokus menerima pelajaran, ketika di rumah sudah malas untuk belajar, dan lainnya. Dan tentunya dampak biologis seperti sulit tidur, tidak nafsu makan, dan lain sebagainya.

Lantas, apa yang harus dilakukan saat menjadi korban bullying? Ceritakan pada orang yang dipercaya, record/catat perilaku bully sebagai bukti, jangan membalas, tapi mempertahankan diri, bertemanlah dengan mereka yang membuatmu aman dan jangan menyalahkan dirimu sendiri.

Setelah satu jam penuh menjelaskan materi, Rahayu membuka sesi tanya jawab, yang diikuti dengan antusias oleh peserta. Ia menjawab sepuluh pertanyaan yang masuk secara bergiliran.

Ia mengakhiri seminar dengan mengingatkan peserta tentang hak setiap anak untuk hidup dalam lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan, serta mendorong semua peserta untuk bersama-sama memutus lingkaran bullying.

“Setiap anak berhak atas rasa aman, lingkungan yang sehat dan terbebas dari kekerasan. Mari ikut andil, dalam putuskan lingkaran bullying,” pungkasnya.

Editor: Herlianto. A

Tags: anakBullyingStop Bullying

Related Posts

Tujuh ilmuwan Universitas Brawijaya masuk daftar Top dua persen Researchers tahun 2026 atau peneliti terbaik dunia. Foto: Dok. UB
Pendidikan

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

Rabu, 14 Okt 2026
ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara
Advertorial

ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara

Rabu, 14 Okt 2026
Seminar Green Tech ITN Malang
Advertorial

Seminar Green Tech ITN Malang Diserbu 230 Peserta

Rabu, 14 Okt 2026
Universitas Negeri Malang dan MGBK SMK Malang Raya Perkuat Kompetensi Guru BK
Advertorial

Universitas Negeri Malang dan MGBK SMK Malang Raya Perkuat Kompetensi Guru BK

Rabu, 14 Okt 2026
Universitas Brawijaya dan Sungkyunkwan University Perkuat Human Capital Mahasiswa Indonesia Melalui Program Global Scholars
Advertorial

Universitas Brawijaya dan Sungkyunkwan University Perkuat Human Capital Mahasiswa Indonesia Melalui Program Global Scholars

Rabu, 14 Okt 2026
Dosen Geografi Unikama Dorong Pemanfaatan AI untuk Guru SMAN 1 Lawang
Advertorial

Dosen Geografi Unikama Dorong Pemanfaatan AI untuk Guru SMAN 1 Lawang

Selasa, 13 Okt 2026
Next Post
Efek samping minum kopi

Manfaat dan Dampak Buruk Minum Kopi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.