Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Stop Bullying, Setiap Anak Berhak Atas Rasa Aman dan Terbebas dari Kekerasan

Redaksi by Redaksi
Oktober 12, 2023 9:26 pm
in Pendidikan
Pemaparan Materi oleh Narasumber, Rahayu Suryaningsih, Rabu (11/10).

Pemaparan Materi oleh Narasumber, Rahayu Suryaningsih, Rabu (11/10). (Foto/Dokumentasi Panitia)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kasus bullying telah menjadi isu nasional. Menurut laporan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), angka kasus bullying meningkat drastis dari 226 kasus pada tahun 2022 menjadi 1.138 kasus hingga Februari 2023.

Demikian ungkapan Rahayu Suryaningsih, Duta GenRe Kabupaten Malang saat menjadi narasumber Seminar Anti Bullying di SMA Babussalam, Gondanglegi pada Rabu (11/10/2023).

READ ALSO

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang

Kegiatan yang diadakan oleh PPL IAI Al-Qolam ini mendapatkan apresiasi dari Kepala SMA Babussalam, Hodri, S.E. Dia mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari mahasiswa IAI Al-Qolam yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. “Kegiatan ini menjadi penting karena ini merupakan isu nasional,” ucapnya.

Baca Juga: Wujudkan Sekolah Bebas Bullying, SMPIT Insan Permata Bentuk Generasi Anti Perundungan

Di akhir sambutan, Hodri memberi semangat untuk siswa-siswi dalam mengikuti kegiatan seminar. “Gali ilmu sebanyak-banyaknya dari seminar ini. Perhatikan, catat dan tanyakan kalau ada yang mau ditanyakan,” paparnya.

Dihadapan 150 lebih siswa-siswi SMA Babussalam, Rahayu, sebagai narasumber, kemudian menjelaskan mengapa edukasi tentang bullying sangat penting. Ia menyoroti fakta bahwa bullying semakin menjadi tren di kalangan anak-anak dan remaja, dan jika tidak ada pemahaman yang memadai, perilaku ini cenderung dianggap biasa.

Dampak bullying dapat sangat merusak, tidak hanya secara mental dan emosional, tetapi juga fisik, bahkan bisa menyebabkan kematian. Ia juga menekankan pentingnya upaya preventif, seperti penyuluhan dan edukasi, sebagai langkah terbaik dalam mencegah masalah ini.

Baca Juga: Kasus Bullying Bocah SMP, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Selanjutnya, memberikan penjelasan mendalam mengenai bullying. Bahwa Bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja, tujuannya untuk menyakiti seseorang dan dilakukan secara terus-menerus.

“Anak-anak yang melakukan bullying biasanya berasal dari status sosial atau posisi kekuasaan yang lebih tinggi, seperti anak-anak yang lebih besar, lebih kuat, atau dianggap populer sehingga dapat menyalahgunakan posisinya,” katanya.

“Sedangkan korbannya adalah anak-anak yang berasal dari masyarakat yang terpinggirkan, anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah, anak-anak dengan penampilan atau ukuran tubuh yang berbeda, anak-anak penyandang disabilitas, atau anak-anak migran dan pengungsi,” imbuhnya.

Ada pun dampak dari bullying ini di antaranya adalah dampak fisik; memar, cidera, sakit, dan lainnya. Dampak psikis; takut, cemas, stress, depresi, dan lainnya. Dampak sosial; takut berbaur, dikucilkan, tidak punya teman, dan lainnya.

Dampak akademik; menurunkan prestasi karena di dalam sekolah tidak bisa fokus menerima pelajaran, ketika di rumah sudah malas untuk belajar, dan lainnya. Dan tentunya dampak biologis seperti sulit tidur, tidak nafsu makan, dan lain sebagainya.

Lantas, apa yang harus dilakukan saat menjadi korban bullying? Ceritakan pada orang yang dipercaya, record/catat perilaku bully sebagai bukti, jangan membalas, tapi mempertahankan diri, bertemanlah dengan mereka yang membuatmu aman dan jangan menyalahkan dirimu sendiri.

Setelah satu jam penuh menjelaskan materi, Rahayu membuka sesi tanya jawab, yang diikuti dengan antusias oleh peserta. Ia menjawab sepuluh pertanyaan yang masuk secara bergiliran.

Ia mengakhiri seminar dengan mengingatkan peserta tentang hak setiap anak untuk hidup dalam lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan, serta mendorong semua peserta untuk bersama-sama memutus lingkaran bullying.

“Setiap anak berhak atas rasa aman, lingkungan yang sehat dan terbebas dari kekerasan. Mari ikut andil, dalam putuskan lingkaran bullying,” pungkasnya.

Editor: Herlianto. A

Tags: anakBullyingStop Bullying

Related Posts

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an
Advertorial

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Kamis, 16 Jul 2026
Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang
Advertorial

Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium
Advertorial

Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium

Kamis, 16 Jul 2026
Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan
Pendidikan

Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan

Rabu, 15 Jul 2026
Sempat Terancam Gugur, 122 Siswa Kota Batu Lolos ke OSN Tingkat Provinsi
Pendidikan

Sempat Terancam Gugur, 122 Siswa Kota Batu Lolos ke OSN Tingkat Provinsi

Rabu, 15 Jul 2026
Dosen PWK ITN Malang Raih Doktor IPK 4.00 Lewat Riset Alih Fungsi Lahan Kota Batu
Advertorial

Dosen PWK ITN Malang Raih Doktor IPK 4.00 Lewat Riset Alih Fungsi Lahan Kota Batu

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Efek samping minum kopi

Manfaat dan Dampak Buruk Minum Kopi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.