Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Sastra & Budaya

Srimpi Limo, Tarian Asal Malang yang Dipercaya Mampu Mengobati Orang Sakit

Redaksi by Redaksi
Desember 19, 2022 7:58 am
in Sastra & Budaya
Tari srimpi limo yang dibawakan oleh Padhepokan Seni Mangun Dharma.

Tari srimpi limo yang dibawakan oleh Padhepokan Seni Mangun Dharma. Foto/Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tari Srimpi biasanya identik dengan keraton, namun tarian ini juga bisa ditemukan di Malang yang tak memiliki keraton. Tari Srimpi asal Malang dikenal dengan nama Tari Srimpi Limo.

Tarian ini dilakukan oleh lima orang penari yang masing-masing memiliki warna sampur yang berbeda.

READ ALSO

Rekomendasi 3 Novel Alternate Universe dengan Cerita Lintas Dimensi

Banyak Keberkahan, 4 Amalan di Hari Jumat Sebagaimana Anjuran Rasulullah SAW

Srimpi Limo berasal dari Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tarian ini biasa dilakukan untuk ruwatan atau ritual pengobatan.

Budayawan asal Kabupaten Malang, Ki Soleh Adi Pramono, mengatakan ruwatan dengan tarian akan sulit diterima oleh masyarakat modern, khususnya milenial dan generasi Z. Namun, ini adalah budaya asli Malang yang perlu diuri-uri atau dihidupkan.

“Kalau di zaman sekarang, orang gila diobati dengan medis, terapi atau secara psikologis. Tetapi di Desa Ngadireso, orang gila yang telanjang (di jalan) itu diruwat dengan Srimpi Limo.

“Insyaallah, Tuhan memberikan kesembuhan,” ujarnya saat memberikan pengantar tentang Tari Srimpi Limo di Museum Singhasari beberapa waktu lalu.

Ki Soleh Adi Pramono (memegang mic) saat membawakan macapat yang mengiringi tari srimpi limo. Foto/Aisyah Nawangsari

Ki Soleh mengisahkan asal mula tarian ini. Konon, seorang gadis bernama Sukamti yang mendapat wangsit saat ia sakit. Wangsit tersebut berasal dari Putri Probo Retno yang mengatakan ia akan menjadikan Sukamti seorang penari.

Mendengar hal tersebut, Sukamti menolak karena ia sedang sakit. Namun, Putri Probo Retno meyakinkan Sukamti bahwa ia akan sembuh jika ia menari. Akhirnya, Sukamti menari dengan diiringi gamelan dan ia pun sembuh dari sakitnya.

“Ini sisa-sisa leluhur kita yang memiliki keampuhan di zaman milenium ini. Kami bangga bisa menguri-uri kebudayaan yang lama ini karena masyarakat sudah tidak mampu melakukan ritus-ritus melalui seni,” ujar pemimpin Padhepokan Seni Mangun Dharma ini.

Menurut Ki Soleh, Tari Srimpi Limo bukanlah satu-satunya kesenian yang digunakan sebagai ritus. Contoh lain adalah kesenian Jarang Kepang Dor asal Malang yang digunakan untuk meminta kesuburan tanah dan memberi hormat pada leluhur.

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Herlianto. A

Tags: Kebudayaan MalangKesenian MalangTari SrimpiTari Srimpi LimoTradisi Malang

Related Posts

Novel Alternate Universe
Sastra & Budaya

Rekomendasi 3 Novel Alternate Universe dengan Cerita Lintas Dimensi

Kamis, 25 Jun 2026
Amalan Hari Jumat sebagaimana anjuran Rasulullah SAW yang diyakini akan membawa keberkahan bagi setiap umat Muslim. /Foto: Pinterest/Herman Adriansyah
Sastra & Budaya

Banyak Keberkahan, 4 Amalan di Hari Jumat Sebagaimana Anjuran Rasulullah SAW

Jumat, 17 Apr 2026
5 Novel Chicklit
Sastra & Budaya

5 Novel Chicklit yang Centil Karya Sophie Kinsella

Sabtu, 28 Mar 2026
KKPK vs Fantasteen
Sastra & Budaya

KKPK vs Fantasteen, Ini Perbedaan Dua Seri Novel untuk Penulis Muda

Rabu, 25 Mar 2026
Cerita anak
Sastra & Budaya

Bukan Sekadar Cerita Anak, KKPK Menjadi Pintu Masuk Literasi dan Kreativitas Generasi Muda

Kamis, 19 Mar 2026
buku Soe Hok Gie
Sastra & Budaya

Mengenal Buku-Buku Soe Hok Gie, Catatan Kritis Intelektual Muda

Kamis, 25 Des 2025
Next Post
Ilustrasi kamar hotel.

Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Saat Nataru Diperkirakan Capai 75 Persen

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.