Siswa SMAN 1 Pagak Dibekali Ketrampilan Agar Mandiri dan Tak Pengangguran

  • Whatsapp
Praktik menjahit dalam program double track. dok
MALANG — Demi menggenjot keterampilan siswa, SMAN 1 Pagak menggelar sosialisasi program double track kepada orang tua siswa peserta pelatihan, 8 April lalu.
“Ini adalah program langsung dari Gubernur Jawa Timur. Demi membekali siswa yang tidak melajutkan kuliah,” ujar Kepala SMAN 1 Pagak Eny Retno Diwati SPd MPd. Diharapkan, ini menjadi bekal secara mandiri dan menekan angka pengangguran.

SMAN yang beralamat di Jalan Kahuripan No 4, Sumbermanjing Kulon, Pagak, Kabupaten Malang ini melaksanakan sosialisasi dalam tiga gelombang. Yakni gelombang pertama orang tua dan siswa keterampilan desain grafis, gelombang dua tata boga, dan gelombang tiga tata busana.

Kepsek SMAN 1 Pagak, saat sosialisasi program double track. dok

“Di kami, ini sudah memasuki Angkatan kedua. Sebelumnya, kami sudah meluluskan double track Angkatan pertama sejumlah 40 siswa,” sambung perempuan berhijab tersebut.

Bacaan Lainnya


Menurutnya, jika Angkatan sebelumnya hanya ada dua keterampilan yakni desain grafis dan tata boga. Masing-masing bidang keterampilan berisi 20 siswa, sehingga total 40 siswa.

Siswa tata boga praktik langsung di lapangan. dok

Angkatan tahun ini, double track di SMAN 1 Pagak ada tiga program keterampilan. Yakni keterampilan desain grafis, tata boga, dan tata busana. “Yang sekarang lebih banyak, masing-masing keterampilan berisi 30 siswa. Total 90 siswa,” ujar dia.


Double track sendiri diberikan kepada SMA-SMA di daerah yang lulusannya tidak 100 persen melanjutkan ke perguruan tinggi. Dengan tiga trainer yang sebelumnya sudah diberi pembekalan, SMAN 1 Pagak akan melaksanakan program 120 jam pembelajaran double track. Dengan masing-masing program keterampilan dibentuk kelompok usaha siswa untuk melatih kemandirian.
Siswa dibekali ketrampilan design grafis. dok

“Tahun ini tidak seperti Angkatan sebelumnya yang hanya diajari keterampilan tertentu. Tahun ini anak-anak lebih diajari juga ke arah marketing produk,” kata Eny.

Dan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan trainer, membuka stand di pasar takjil Sumbermanjing Kulon, 1 Mei kemarin.

“Kami menggelar kegiatan ini demi menyemarakkan Hardiknas dan Ramadhan. Juga untuk sebagai wujud realisasi pembelajaran kewirausahaan siswa,” pungkas Eny.
Baca Juga  Perjuangan Prof Mochammad Saleh Mendirikan Uniga Malang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *