Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Sejarah Perkembangan Pasar Besar Kota Malang Sejak Era Kolonial Belanda

Redaksi by Redaksi
Februari 1, 2025 4:19 pm
in News
Pasar Besar kota Malang

Pasar Besar Kota Malang tempo dulu (dok.)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Pasar Besar Kota Malang memiliki sejarah perkembangan yang erat kaitannya dengan masyarakat berbagai etnis di Malang. Pasar ini sudah menjadi pusat perdagangan sejak era kolonial Belanda.

Pemerhati Sejarah dan Budaya Kota Malang, Agung Buana mengatakan bahwa Pasar Besar Kota Malang dahulu merupakan pasar swasta atau pasar partikelir yang dikelola masyarakat etnis Tionghoa hingga tahun 1919.

READ ALSO

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

Lalu sekitar tahun 1920an, Pemerintah Kota Praja Malang diminta membuat pasar sentra perdagangan tingkat kota. Rencananya, akan dibangun di sekitar Pasar Splendid. Karena ada perbedaan pendapat maka rencana lokasinya diganti. Pedagang Tionghoa dan pedagang Arab mengusulkan lokasi di Pasar Pecinan.

“Pedagang Tionghoa dan Arab menawarkan sumbangan pendanaan sekitar 20 ribu golden kepada Pemerintah Praja Malang. Namun saat itu pemerintah Belanda tidak mau menerimanya dan membangun Pasar Pecinan. Jadi dulu pertama namanya Pasar Pecinan,” jelasnya.Pasar Besar Kota Malang Era Kolonial Belanda.

Pasar itu mulai dibangun pada tahun 1920 dan selesai pada 1924. Anggaran pembangunan pasar ini sekitar 547 ribu golden. Saat itu, Pasar Besar masih 1 lantai. Pasar ini kemudian berkembang menjadi pasar umum dengan berbagai dagangan seperti sayuran, buah buahan, makanan, daging, ayam, pakaian dan lainnya.

Lalu pada 1938, pasar ini dikembangkan lagi dengan pembangunan berstruktur beton. Bahkan pemerintah Belanda juga membangun terminal angkutan orang dan barang di belakang pasar ini.

Setelah itu, pemerintah Belanda juga membangun sejumlah pasar lain. Seperti Pasar Bunul, Pasar Kebalen, Pasar Oro Oro Dowo, Pasar Embong Brantas dan Pasar Lowokwaru.

“Tentu pendapatan terbesar pemerintah ya dari Pasar Besar ini. Pertahun rata rata 100 ribu golden. Jadi memang pergerakan ekonominya paling kencang,” ucapnya.

Berkembangnya waktu, Pasar Besar Kota Malang ini kembali dibangun menjadi 2 lantai pada tahun 1973. Lalu tahun 1985 terbakar dan direnovasi menjadi 4 lantai pada 1989. Terakhir, pasar ini direvitalisasi pada 1991. Kemudian mengalami kebakaran lagi pada 2003, 2014 dan 2016.

Kini, Pemerintah Kota Malang kembali menggulirkan rencana revitalisasi Pasar Besar Kota Malang. Jika jadi direvitalitasi, Agung berharap pasar yang berusia lebih dari 100 tahun ini nantinya ada sentuhan heritage atau nuansa masa lalunya.

“Namun dari segi fungsi, tentu perlu memperhatikan perkembangan masa kini. Pasar tak hanya untuk berdagang atau jual beli lagi, tapi perlu ada sisi interaksi sosial atau ruang publik. Entah untuk pertunjukan seni budaya atau lainnya,” kata Agung.

“Pasar harus multi fungsi. Di era Belanda dulu biasa di pasar itu ada pertunjukan tayub, ledek sampai pertunjukan sulap,” sambungnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Malang juga harus bisa mendorong agar para pedagang pasar rakyat terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Sehingga, semua kalangan masyarakat mau dan tertarik untuk datang ke pasar.

“Penjualan tradisional harus tetap ada. Berikan sentuhan yang mampu menghidupkan pasar sampai 24 jam. Karena di Malang itu punya aktivitas ekonomi yang tak ada hentinya,” tuturnya.

“Jadi nanti anak anak muda mau datang ke pasar mesti tak beli sayuran. Karena pasarnya bersih, modern dan menarik,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: Era Kolonial BelandaPasar Besar Kota MalangPasar Besar Kota Malang Tempo DuluSejarah Pasar Besar Kota Malang

Related Posts

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka
News

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

Jumat, 28 Agu 2026
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
News

Gus Yahya Tegaskan NU Harus Jadi Penyangga Program Pemerintah

Jumat, 28 Agu 2026
Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar
News

Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar

Jumat, 28 Agu 2026
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
News

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

Jumat, 28 Agu 2026
Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU dari Balai Kota Among Tani
News

Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU dari Balai Kota Among Tani

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
ketahanan pangan

Dukung Ketahanan Pangan di Kabupaten Malang, Kementerian Pertanian RI Akan Bantu Peralatan hingga Pupuk

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.