Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Gus Yahya Tegaskan NU Harus Jadi Penyangga Program Pemerintah

Redaksi by Redaksi
Agustus 28, 2026 10:32 am
in News
Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf.foto/dok.panitia Muktamar NU

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Jombang, Tugumalang.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan NU harus menjadi penyangga efektif dalam menghantarkan berbagai program pemerintah demi kemaslahatan rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Gus Yahya, sapaan akrabnya, dalam sambutan pembukaan Muktamar ke-35 NU yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Gus Yahya menyebut Muktamar ke-35 NU sebagai muktamar pertama NU di abad kedua sejak organisasi tersebut didirikan sebagai ikhtiar untuk mengukuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia melaporkan, muktamar dihadiri 2.232 delegasi dari berbagai pengurus wilayah dan pengurus cabang se-Indonesia. Acara tersebut juga disaksikan sekitar 50.000 warga Nahdliyin.

“Ini semua adalah petikan kecil saja dari keseluruhan landskap Nahdlatul Ulama yang begitu luas menyebar di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Konstituensi Besar, Tanggung Jawab Besar

Mengutip hasil survei, Gus Yahya menyebut warga NU di Indonesia mencapai sekitar 57 persen dari total penduduk muslim Tanah Air. Dengan jumlah penduduk muslim sekitar 244 juta jiwa, ia menghitung populasi warga NU lebih dari 120 juta orang.

“Ini adalah konstituensi yang sangat besar dan sekaligus tanggung jawab yang luar biasa besar,” katanya.

Baca juga: Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

Ia menuturkan, setelah melalui perenungan panjang, kepengurusan PBNU sampai pada satu keyakinan. Jika organisasi ini ingin sungguh-sungguh mendatangkan manfaat dan maslahat nyata bagi warganya, tidak ada jalan lain selain menjalin kerja sama dengan pemerintah.

“Nahdlatul Ulama harus mampu menjadi penyangga yang menyumbang kelancaran penghantaran berbagai macam agenda dan program pemerintah untuk kemaslahatan rakyat agar sungguh-sungguh sampai kepada rakyat,” tegasnya.

Menurutnya, ke depan salah satu prinsip penting jamiah ini adalah kemampuan mengoordinasikan berbagai ikhtiar organisasi dengan pelaksanaan agenda dan program pemerintah.

Dengan begitu, kinerja dan kapasitas NU dapat terus dikembangkan agar menjadi penghantar manfaat yang lebih efektif bagi rakyat.

Selain kerja sama dengan negara, Gus Yahya menyoroti pentingnya NU menyangga kokohnya kehidupan berbangsa melalui semangat tolong-menolong antarwarga.

Ia mengutip mukadimah Qonun Asasi karya pendiri NU, Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari, yang menyebut ta’awun atau tolong-menolong sebagai landasan bagi tegaknya tatanan kemasyarakatan.

Ia menjelaskan, dalam tatanan masyarakat yang dilandasi prinsip tolong-menolong, orientasi warga tidak lagi tertuju pada persoalan kekuasaan atau posisi sosial. Orientasinya adalah kerja sama demi kepentingan, kekuatan, dan kemuliaan bersama.

“Sangat tepat momentum muktamar ini kita jadikan titik tolak untuk ke depan berupaya memperkuat bangsa yang kita cintai ini dengan ta’awun, tolong-menolong di antara warga, bukan hanya warga Nahdlatul Ulama saja, tapi bersama segenap warga bangsa,” ujarnya.

Baca juga: Rais Syuriyah PWNU Jateng Ingatkan Bahaya Politik Transaksional di Muktamar

Dalam sambutan tersebut, Gus Yahya juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang berkenan membuka secara resmi Muktamar ke-35 NU.

Ia sempat berseloroh mengenai keselarasan angka penyelenggaraan muktamar. Gus Yahya juga menyampaikan harapannya agar Muktamar ke-36 NU pada 2031 kelak kembali dibuka Presiden Prabowo.

Ia menegaskan, selama lima hari ke depan, 2.232 pimpinan NU se-Indonesia yang hadir sebagai muktamirin akan menentukan arah organisasi sekaligus arah langkah bagi lebih dari 120 juta warga Nahdlatul Ulama.

“Tidak boleh arah Nahdlatul Ulama ini tidak bersesuaian dengan arah bangsa dan negara,” tegasnya, seraya mengutip pernyataan KH Abdul Wahab Hasbullah bahwa Nahdlatul Ulama dan Indonesia tidak boleh dan tidak mungkin bisa dipisahkan.

Gus Yahya menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada Presiden, Wakil Presiden, dan seluruh hadirin atas kehadiran mereka pada majelis pembukaan Muktamar ke-35 NU. Ia sekaligus berdoa agar keberkahan menaungi seluruh rangkaian acara.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Panitia Muktamar NU/Panji Nur Muhammad Sholih

editor: jatmiko

Tags: Gus YahyaJombangMuktamar ke-35 NUNahdlatul UlamaNUpbnuPonpes Tambak BerasPrabowo subiantota’awun

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

Truk Damkar Terguling di Oro-Oro Ombo, Lima Orang Luka-Luka

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.