MALANG, Tugumalang.id – Membangun dan menjalankan bisnis dengan teman atau sahabat merupakan hal yang menyenangkan daripada membangun bisnis bersama orang lain dan asing lainnya.
Hal ini dirasa lebih mudah jika dijalani bersama teman atau sahabat karena ketika harus menyelesaikan sebuah masalah atau ketika melakukan brainstorming lebih ringan dan cepat terselesaikan karena merasa satu frekuensi.
Namun di luar itu, satu sama lain perlu melakukan pemahaman karakter antar partner untuk dapat menjadi modal utama memperkuat jalinan kerja sama. Jika tidak maka akan terhambat.
Baca Juga: Automasi Proses Bisnis, Meningkatkan Produktivitas atau Menghilangkan Pekerjaan?
Sebelum kamu memulai bisnis bersama teman atau sahabatmu, kamu perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut.
1. Kesesuaian Visi dan Misi
Pastikan kamu dan temanmu memiliki visi dan misi yang sejalan untuk bisnis yang akan kalian jalankan. Perbedaan pandangan mengenai tujuan jangka panjang bisa menyebabkan perselisihan di kemudian hari.
Diskusikan secara mendalam tentang harapan dan tujuan masing-masing untuk kedepannya. Sehingga kesepakatan tersebut akan menjadi panduan dalam pengambilan keputusan penting dalam bisnis yang akan kamu jalani.
2. Memisahkan Urusan Pribadi dan Pekerjaan
Aturan utama saat ingin berbisnis dengan teman adalah kemampuan untuk memisahkan antara urusan pribadi dan urusan pekerjaan.
Baca Juga: Keseruan Tugu Inspirasi Talks, Dapat Wawasan Self Leadership hingga Membaca Peluang Berbisnis
Meskipun mitra bisnismu adalah teman dekat, namun kamu tetap perlu menjaga sikap profesional. Hindari mencampur antara hal-hal pribadi dan pekerjaan agar bisnis tetap berjalan lancar dan tidak terganggu oleh konflik personal.
3. Kondisi Keuangan
Pastikan kamu dan temanmu memahami dan setuju mengenai kontribusi finansial masing-masing. Diskusikan mengenai anggaran, investasi awal, dan ekspektasi keuangan serta profit mendatang secara terbuka dan transparan.
Kondisi keuangan yang tidak jelas bisa menyebabkan adanya perselisihan. Sehingga kalian perlu untuk membuat rencana keuangan yang realistis dan pastikan antar pihak merasa nyaman dengan komitmen finansial yang diambil.
4. Komitmen dan Konsistensi
Memulai bisnis memerlukan komitmen yang tinggi dan konsistensi dari semua pihak yang terlibat. Pastikan temanmu memiliki dedikasi yang sama untuk mencapai kesuksesan bisnis.
Kamu bisa melakukannya dengan menjadwalkan pertemuan rutin untuk membahas perkembangan dan tantangan yang dihadapi. Komitmen yang kuat akan membantu kalian tetap fokus menjalani bisnis dan termotivasi.
Jika diperlukan, kamu dapat membuat perjanjian tertulis yang mencakup semua aspek penting dalam kerjasama bisnis, termasuk pembagian keuntungan, investasi awal, dan cara mengatasi perselisihan.
Perjanjian tertulis memberikan kepastian hukum dan melindungi hak serta kewajiban masing-masing pihak dan jangan ragu untuk melibatkan ahli hukum jika diperlukan.
5. Nilai dan Etika Kerja
Pastikan kamu dan temanmu memiliki nilai dan etika kerja yang sejalan. Perbedaan dalam nilai-nilai dasar seperti integritas, etos kerja, dan cara menghadapi tantangan bisa menyebabkan ketidaksepakatan yang berakhir konflik.
Diskusikan nilai-nilai yang penting bagi kalian dan bagaimana menerapkannya dalam bisnis. Kesamaan nilai akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.
Memulai bisnis dengan teman atau sahabat adalah langkah yang menarik tetapi memerlukan persiapan yang matang.
Dengan memperhatikan semua hal yang telah dibahas, kamu dapat meningkatkan peluang kesuksesan dan menghindari potensi konflik terjadi.
Penting untuk selalu menjaga komunikasi terbuka, menghormati peran masing-masing, dan mengutamakan profesionalisme. Dengan cara ini, kerja sama kalian tidak hanya akan bertahan lama tetapi juga akan menjadi sumber kebanggaan dan prestasi bersama.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Malicha Allena (Magang)
Editor: Herlianto. A