TuguMalang.id – Warga peternak sapi di wilayah Malang Barat, tepatnya di Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang dihantui wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sekitar 1.000 ekor sapi ternak di sana terpapar akibat serangan PMK.
Banyak warga di sana kebingungan usai mendapati sapinya bertumbangan. Situasi kepanikan ini dikatakan sudah terjadi sejak 2 minggu lalu. Bahkan, beredar sebuah video menunjukkan mayat-mayat sapi dibuang ke sungai.
Informasi dihimpun, situasi ini masih berlanjut hingga pekan ini. Sejumlah warga di sana akhirnya mengajukan penggunaan lahan di wilayah Perhutani untuk memakamkan mayat-mayat sapi yang mati milik warga akibat PMK.

Kepala Dusun Krajan, Desa Pujon Kidul Asnawi membenarkan jika pengajuan lahan kuburan massal sapi ini sebagai solusi terakhir agar tidak ada lagi bangkai sapi yang dibuang ke sungai. Total ada 3 titik lahan yang dipakai sebagai kuburan massal ini.
”Kurang lebih ada sekitar 100-an ekor sapi yang sudah dikubur di lahan yang kami ajukan ke pihak Perhutani ini sejak 2 pekan lalu,” ungkap Asnawi pada reporter, Senin (13/6/2022).
Lahan penguburan massal ini sebagai solusi atas keterbatasan lahan di desa. Sebelumnya, banyak warga yang terpaksa mengubur mayat sapinya di belakang rumahnya masing-masing. ”Nanti kalau ada yang mati ya dikubur disana lagi,” terangnya.
Lebih lanjut, pihaknya tengah melakukan pendataan populasi sapi yang sehat dan terkena PMK hingga saat ini. Nantinya, data ini akan digunakan untuk pemberian stimulus bantuan dari pemerintah kepada peternak terdampak. ”Harapannya bisa direalisasikan dalam pekan ini,” tuturnya.

Situasi kepanikan ini juga diakui salah seorang peternak, Sukoco, dari 6 sapi yang dimilikinya sejak 5 tahun yang lalu, sebanyak 4 ekor sapi miliknya harus meregang nyawa akibat terserang PMK.
“Awalnya sapi saya ngiler di hari pertama. Terus tidak bisa mengunyah. Pas di hari ketiga itu kena kakinya, lumpuh dan akhirnya mati. Sekarang jadi tinggal 2 ekor,” ungkapnya.
Akibatnya, pasokan susu yang biasanya dia setor ke Kop SAE jadi terhenti. Jika biasanya bisa setor susu hingga 10 liter sehari, sejak 2 pekan lalu dia tidak bisa lagi memproduksi susu.
Sementara itu, sejumlah data menyebutkan, total ada 2.354 ekor sapi di Desa Pujon Kidul terpapar virus PMK. Sebanyak 1051 ekor sapi di antaranya sakit, 1220 sapi sehat dan 115 sapi mati.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID ,
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id